PARTNERSHIPS LPTK-PTK DENGAN SMK MELALUI INTERNSHIPS SEBAGAI STRATEGI DALAM PENYIAPAN GURU SMK RSBI

Yayat Yayat

Abstract


 

Sesuai amanat Undang Undang No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional,
khususnya pasal 50 ayat 3, maka sejak tahun 2004, pemerintah telah mengembangkan program
tentang Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), termasuk untuk Sekolah Menengah Kejuruan
(SMK) dan memfasilitasi sekolah yang berpotensi untuk menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).
Kebijakan tersebut berimbas terhadap penyediaan dan pengembangan sumber daya yang
dibutuhkan, khususnya guru/pendidik. Guru yang dibutuhkan untuk sekolah RSBI atau SBI, harus
memiliki standar kompetensi pendidik yang sesuai dengan standar nasional pendidikan ((kompetensi
paedagogis, kompetensi personal, kompetensi professional, dan kompetensi sosial) dan diperkaya
dengan standar-standar yang bertaraf internasional. Untuk menyiapkan guru yang memenuhi tuntutan
tersebut, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan-Pendidikan Teknologi Kejuruan (LPTK-PTK)
sebagai lembaga penghasil guru teknologi dan kejuruan memiliki peran strategis, tetapi sekaligus
menjadi tantangan, bahan kajian dan pemikiran bagi LPTK-PTK, guna menghasilkan lulusan/guru
yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan lapangan.

Keberadaan LPTK-PTK sebagai lembaga yang mendidik dan menghasilkan calon guru, tidak
dapat dipisahkan dengan SMK sebagai lembaga tempat melatih calon guru. Oleh karena, kedua
lembaga tersebut sama-sama bertanggung jawab terhadap penyiapan guru berkualitas, khususnya
guru kejuruan. Sehubungan dengan itu, kemitraan (partnerships) antara kedua lembaga tersebut
harus terus dijalin dan dikembangkan. Selain itu, hubungan dan kemitraan antara kedua lembaga
tersebut harus sinergi dan harmonis. Artinya, antara kedua lembaga tersebut harus ada keterbukaan
dan kesamaan visi dalam menghasilkan guru kejuruan sesuai yang dibutuhkan lapangan. Hal ini
dimaksudkan, agar keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara apa yang dibekalkan
kepada para peserta didik di LPTK dengan kompetensi yang menjadi tuntutan di sekolah dapat
terwujud. Untuk itu, adanya program kemitraan antara LPTK-PTK dengan SMK, diharapkan dapat
menjadikan suatu hubungan timbal balik yang menguntungkan. Permasalahannya adalah: 1)
Bagaimana peran LPTK PTK dalam menyiapkan guru SMK RSBI? 2) Bagaimana peran SMK sebagai
lembaga tempat melatih calon guru dalam menyiapkan guru SMK RSBI? dan 3) Bagaimana wujud
partnerships antara kedua lembaga dalam penyiapan guru SMK RSBI? Untuk menyiapkan guru
kejuruan yang berkualitas.
Kata Kunci: Partnerships, Internships, Guru SMK RSBI


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.