CONCERNS BASED ADOPTION MODEL (CBAM) DAN INOVATION PROFILE DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (Sebuah gagasan dalam implementasi kurikulum D-3 TEKNIK)

Iwa Kuntadi

Abstract


Implementasi kurikulum dalam dunia pendidikan tak habis-habisnya untuk selalu dibahas,
karena kurikulum sebagai jantungnya pendidikan selalu berubah sesuai dengan karakteristik, sifat,
dan perkembangan komponen-komponennya. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya
dinamika perkembangan kurikulum.
Sejalan dengan dinamika perkembangan tersebut, para pakar kurikulum telah banyak
menggali dan mencoba melakukan berbagai penyempurnaan, diantaranya adalah membuat modelmodel
implementasi kurikulum. Model ini banyak manfaatnya untuk mengidentifikasi kesulitankesulitan
dalam strategi implementasi dan pengembangan kurikulum.
Beberapa model yang dikembangkan dalam implementasi kurikulum diantaranya :
Pertama, Model Concerns-Based Adoption Model CBAM), yang dikembangkan oleh Hall dan Loucks
(1978), bertujuan mengidentifikasi berbagai tingkatan guru yang berhubungan dengan inovasiinovasinya
dalam kelas. Model ini merupakan model deskriptif, sehingga dapat membantu pekerja
kurikulum dan guru mengembangkan strategi implementasinya.
Kedua, Model Profil Inovasi, yang dikembangkan oleh Leithwood (1982), model ini juga
memusatkan perhatiannya pada guru. Model ini memberikan kesempatan kepada guru dan pekerja
kurikulum untuk mengembangkan suatu profil, tantangan terhadap perubahan, sedemikian sehingga
para guru dapat menghilangkan hambatan-hambatan yang terjadi. Model ini tidak hanya deskriptif,
akan tetapi memberikan strategi kepada guru untuk menghilangkan/memperkecil hambatan-hambatan
dalam implementasi kurikulum.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.