KEHAMILAN EKTOPIK

Authors

  • Kadek Resa Widiasari Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Made Sri Dewi Lestari Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/gm.v1i1.31699

Keywords:

kehamilah ektopik, laparotomi, terapi expectant, methotrexate

Abstract

Kehamilan ektopik merupakan suatu kehamilan yang terjadi di luar endometrium kavum uteri. Tujuan pembuatan artikel ini untuk mengetahui definisi, faktor risiko, tanda dan gejala, cara mendiagnosis, dan tatalaksana dari kehamilan ektopik sehingga dapat menghindari komplikasi yang mungkin terjadi. Berbagai faktor risiko kehamilan ektopik yaitu pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya, operasi panggul sebelumnya, penggunaan alat kontrasepsi, riwayat penyakit radang panggul, dan merokok pada saat pembuahan. Kehamilan ektopik ini dapat diklasifikasikan berdasarkan tempatnya menempel dan paling sering terjadi di tuba fallopi khususnya bagian ampula dan diikuti oleh isthmus. Biasanya penderita tidak mengalami gejala yang khas, mirip seperti ibu hamil muda normal, tetapi terdapat trias gejala klinis kehamilan ektopik yaitu amenorea, nyeri abdomen, dan perdarahan pervaginam. Untuk mendiagnosis kehamilan ektopik diperlukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang tepat. Tatalaksana yang dapat diberikan yaitu terapi medis dengan methotrexate, terapi expectant, dan terapi pembedahan yang terdiri atas laparoskopi, laparotomi, salpingotomi, dan salpingektomi yang dilakukan sesuai dengan indikasinya masing-masing dan yang paling sering dilakukan adalah laparotomi. Kehamilan ektopik tidak dapat dicegah tetapi komplikasi serius dapat dihindari dengan diagnosis dan perawatan dini serta faktor risikonya dapat dikurangi.

 

Kata kunci: kehamilah ektopik, laparotomi, terapi expectant, methotrexate

References

Abdulkareem, T. A., & Eidan, S. M. (2017). Ectopic Pregnancy: Diagnosis, Prevention dan Management. Intech, 3, 49–66.

Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Spong, C. Y., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Casey, B. M., & Sheffield, J. S. (2014). Williams Obstetrics (24th ed.). Mc Graw Hill Education.

Juneau, C., & Bates, G. W. (2012). Reproductive outcomes after medical dan surgical management of ectopic pregnancy. Clinical Obstetrics dan Gynecology, 55(2), 455–460.

Lee, R., Dupuis, C., Chen, B., Smith, A., & Kim, Y. H. (2018). Diagnosing ectopic pregnancy in the emergency setting. Ultrasonography, 37(1), 78–87.

Logor, S. C. D., Wagey, F. W., & Loho, M. F. T. (2013). Tinjauan Kasus Kehamilan Ektopik Di Blu Rsup Prof. Dr. R. D. Kdanou Manado Periode 1 Januari 2010 – 31 Desember 2011. Jurnal E-Biomedik, 1(1), 40–44.

Prawirohardjo, Sarwono. (2016). Ilmu Kebidanan (Ed. 4, Cet. 5). Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. ISBN 978-979-8150-25-8

Santoso, B. (2011). Analisis Faktor Kehamilan Ektopik. Ners, 6, 164.

Sari, R. D. P., & Prabowo, A. Y. (2018). Buku Ajar : Perdarahan pada Kehamilan Trimester 1. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Sivalingam, V. N., Duncan, W. C., Kirk, E., Shephard, L. a, & Danrew, W. (2012). Diagnosis dan management of ectopic pregnancy. 37(4), 231–240.

Soliman, A. T., & Salem, H. A. (2014). Undisturbed tubal ectopic pregnancy. Evidence Based Womenʼs Health Journal, 4(4), 179–183.

Sotelo, C. (2019). Ovarian Ectopic Pregnancy: A Clinical Analysis. Journal for Nurse Practitioners, 15(3), 224–227.

Taran, F. A., Kagan, K. O., Hubner, M., Hoopmann, M., Wallwiener, D., & Brucker, S. (2015). Diagnosis dan Treatment of Ectopic Pregnancy. Deutsches Arzteblatt International, 112, 693–704.

Varma, R., Parikh, B., Beyer, C., Ghosh, S., Du, D., Aaron, G., & Kamath, A. (2019). Magnetic resonance imaging of tubal ectopic pregnancy: correlation with intraoperative findings. Clinical Imaging, 58(May), 194–200.

Downloads

Published

2021-10-15

Issue

Section

Articles