https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/issue/feed International Journal of Community Service Learning 2022-07-24T14:50:41+00:00 I Wayan Widiana wayan_widiana@yahoo.co.id Open Journal Systems <p><strong>International Journal of Community Service Learning</strong> is a scientific journal Community Service published by Universitas Pendidikan Ganesha. This journal is published 4 times a year, ie in February, May, August, and November. The article was published on the results of community service related to education, science, technology, socio-economics, and entrepreneurship.</p><p><strong>e-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1487326494" target="_blank">2549-6417</a> (Online)</strong></p><p><strong>p-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1487814136" target="_blank">2579 -7166</a> (Print)</strong></p> https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/46068 Meningkatkan Minat Belajar Siswa Selama Pembelajaran Online Melalui Bimbingan Belajar 2022-04-22T11:01:54+00:00 Friska J. Purba friska.purba@uph.edu Kelly Sinaga kellysinaga54@gmail.com Debora Suryani Sitinjak deborasiti@gmail.com Candra Yulius Tahya yuliuscandra8@gmail.com Karnelasatri karnelasatri22@gmail.com Pandemik COVID-19 telah merenggut kenyamanan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Kenyamanan belajar mengajar terenggut dikarenakan pemerintah menutup sekolah dan perguruan tinggi untuk menekan penyebaran virus COVID-19 yang kian merebak. Akibatnya, sistem pembelajaran harus diubah dari tatap muka (luring) menjadi tatap maya (daring). Pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilakukan menyebabkan dampak negatif bagi siswa, salah satunya ialah penurunan minat dan semangat belajar. Hal ini terjadi dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang menarik dan bermakna. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka Program Studi Pendidikan Kimia bekerja sama dengan jemaat GKPS Tangerang untuk membuat Pos Bimbingan Belajar <em>Online</em> Gratis yang diberi nama Pos Diakonia untuk membantu anak-anak, khususnya anak-anak jemaat GKPS dalam memahami materi sekolah dan meningkatkan minat dan semangat belajar siswa. Kegiatan ini berlangsung selama 8 minggu. Dari survei yang dilakukan kepada 83 <em>tutee</em>, hanya 44 yang memberikan respon. Dari respon tersebut didapatkan bahwa setelah mengikuti bimbel <em>online</em> hampir semua <em>tutee</em> merasakan peningkatan pemahaman, minat dan semangat belajar. Namun sayangnya, masih banyak juga <em>tutee</em> yang mengalami kesulitan dan minat belajar yang kurang bertumbuh. 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/48563 Tourism Village Development through Pagar Budaya 2022-06-21T06:46:42+00:00 Octarina Hidayatus Sholikhah octariana@unipma.ac.id Dewi Tryanasari dewi@unipma.ac.id Hendra Erik Rudyanto hendra@unipma.ac.id Hartini Hartini hartini@unipma.ac.id <p><em>Candimulyo village has local cultural potential that can become a tourism trademark, including a home-based batik industry typical of Candimulyo, "bersih desa" customs and the village government's efforts to revive "peken lawas" as cultural icons, as well as several art associations. The problems that occur in each of the local cultural tourism potentials that are found have not been managed systemically and are only managed sporadically by certain community groups. The main challenges faced by the village for further development of the existing potential are that the available resources are not maximized in managing cultural resources, as well as the erosion of local culture with other cultures that are considered more modern by the younger generation which makes the process of inheriting local wisdom difficult. Starting from the problems found, it is necessary to strengthen resources in the field of cultural tourism in Candimulyo Village. Pagar Budaya Program is one of the pilot programs for community empowerment that needs to be synergized with related fields.</em></p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/45080 PELATIHAN KETERAMPILAN PENGOLAHAN BUAH CEMPEDAK UNTUK JAJANAN PASAR BAGI IBU PKK RT 03 MUGIREJO 2022-04-10T17:31:10+00:00 Hepy Tri Winarti hepytriwinarti.triwinarti51@gmail.com Mustangin Mustangin mustangin1992@gmail.com Evitha Haltania Aulia pls@fkip.unmul.ac.id Nur Alya kuliahonlinepls@gmail.com <p>Sebagian besar, ragam kebudayaan masyarakat Pulau Kalimantan mempunyai ikatan serta kedekatan yang begitu kuat dengan alam lingkungannya. Salah satunya bisa dilihat dari ragam kuliner jajanan pasar atau kuliner tardisional yang semuanya menunjukkan eratnya hubungan saling menguntungkan yang di bangun oleh masyarakat dengan alam lainnya. Olahan dari cempedak merupakan jajanan tradisional yang berasal dari indonesia terutama Kalimantan. Beberapa olahan makanan yang berbahan dasar buah cempedak yang menghasilkan cita rasa baru tanpa menghilangkan dari buah cempedaknya sendiri. Salah satu cara pengembangan dalam mengolah buah cempedak yang keberadaanya melimpah saat musim panen dan agar dapat meningkatkan pengetahuan maupun pendapatan masyarakat terutama bagi Ibu-Ibu PKK. Upaya mengolah cempedak ini agar memiliki varian jajanan pasar dengan kreasi yang berinovasi serta bernilai ekonomis untuk di jual. Melalui pelatihan pengolahan kue Jajan Pasar (Gabin Fla Cempedak dan Brownies Cempedak Kukus) kepada masyarakat yaitu memperkenalkan cara mengolah buah cempedak yang cenderung tidak diperhatikan saat musim panen kerena memiliki niai jual rendah akibat keberadaanya melimpah. Pelatihan tersebut ditujukan kepada Ibu-ibu PKK Rt 03 Mugirejo Samarinda. Pelatihan tersebut untuk mencoba mengkolaborasikan keunggulan yang dimiliki buah cempedak, khususnya pada pengolahan kue Jajan Pasar (Gabin Fla Cempedak dengan kreasi yang lebih berinovasi.</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/48470 Phygital-Based Approach in Bridging The Gap in Digital Transformation 2022-06-20T04:36:47+00:00 Gulam Hazmin gulam@upy.ac.id Ajeng Wijayanti ajeng.wijayanti@uta45jakarta.ac.id <p>Vacathon 2022 is an annual activity of the Bandung City Culture and Tourism Office with the theme of successful economic recovery affected by the pandemic and strengthening digitalization in the creative economy sector. Vacathon 2022 consist of three main activities, they are Hackaton, Bandung Apps Festival, and various workshops held with the aim of creating applications in the creative field of tourism that are made 24 hours non-stop through hackathon exhibitions that can be used and support the development of the Patrakomala website. The writer's session focused on discussing digital transformation, by utilizing the initial capital of digitalization in Indonesia to achieve the digital transformation goals by 2025. The writer became the main speaker who discussed the development of digital transformation in the digital era in Indonesia, digital transformation frameworks and solutions that can be used as a bridge to minimize the gaps in digital transformation. The solution that the writer explained in the presentation session is a phygital-based transformation approach. Phygital is a combination of physical and digital, which focuses on combining the best elements of physical and digital components to develop a better customer experiences when customers use products. The success of the phygital approach depends on three main components, which are Instant, Connected and Engaging. Success in executing these three components of phygital well will increase service success rate and customer satisfaction.</p> 2022-06-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/50662 Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian melalui Pemasaran Digital Marketing 2022-07-24T14:50:41+00:00 khurin In Ratnasari khurininratnasari@gmail.com Asnawan khurininratnasari@gmail.com <p>Dalam Perkembangan teknologi masih banyak masyarakat yang belum secara optimal memanfaatkan kecanggihan teknologi, masyarakat beranggapan bahwa teknologi hanya digunakan sebagai alat komunikasi saja padahal teknologi bisa membantu untuk mendapatkan penghasilan salah satu caranya dengan market online atau melakukan pemasaran online. Dijaman teknologi yang serba canggih ini bisa memesan makanan bisa lewat online, berbelanja bisa lewat online, memesan ojek bisa lewat online dan yang sekarang sering kita jumpai dimusim pandemi yaitu sekolah online. Di era perkembangan teknologi yang berkembang ini harus dimanfaatkan untuk pengembangan kewirausahaan marketing online yaitu&nbsp; melalui&nbsp; internet&nbsp; marketing&nbsp; atau&nbsp; E-Commerce. Penelitian ini berupaya mendapatkan model pengembangan pemasaran kewirausahaan dalam upaya meningkatkan kinerja UMKM di Desa Keting metode pengabdian yang digunakan menggunaka EBR yaitu EBR (Empowerment-Based Reseacrh). Dimana strategi ini terdapat empat tahapan antara lain Eksporation, Creat and Action, Evaluation dan yang terakhir Report and Dissemination. Dari adanya program pemasaran ini, selain menguntungkan pemilik pabrik juga menguntungkan masyarakat yang terlibat dalam program dan akan sangat membantu masyarakat dalam meningkan pengetahuan terhadap peluang usaha melalui digital marketing yang ada serta memberdayakan potensi masyarakat maupun sumber daya alam dilingkungan sekitar yang masih belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menambah pemasukan ekonomi.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Pemberdayaan, Pemasaran, Digital Marketing.</em></p> 2022-07-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/33887 Lymphatic Filariasis Control: School-based One Health Initiative on The Usage of Local Plants as Alternative Mosquito Repellants in Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur 2022-04-21T02:21:19+00:00 Maria Aega Gelolodo gelolodo.m@staf.undana.ac.id Julianty Almet yanti.almet@yahoo.com Annytha I. R Detha detha.air@staf.undana.ac.id <p class="abstract">Lymphatic filariasis is a mosquito-borne disease caused by parasites that pose a serious public health concern. Mosquito control is known to have a significant role in supporting the annual mass drug administration program in eliminating this disease. Mosquito methods of control today are mostly depending on synthetic moieties that, unfortunately, resulting in environmental problems and resistance of important mosquito species. Consequently, the development of alternative environmentally friendly, harmless, and long-term mosquito control methods based on herbal compounds is urgently needed. This one-health community outreach program aims to educate and raise public awareness on the importance of mosquito control and to inspire the community to utilize local plants as alternative mosquito repellents. This school-based program. targeting students and teachers at SMAN 1 Amanuban Tengah. A series of talks and discussions about lymphatic filariasis and the selection of local plants that can be used as herbal repellants were presented in this event. <strong></strong></p><p class="abstract"><strong> </strong></p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/47195 Pelatihan Pengolahan Pangan Sumber Protein pada Kelompok Pemberdayaan Perempuan dalam Upaya Mencegah Stunting di Desa Fatumonas, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang 2022-05-20T06:46:41+00:00 Annytha - Detha detha.air@staf.undana.ac.id Grace Maranatha detha.air@staf.undana.ac.id Magdarita Riwu detha.air@staf.undana.ac.id Sandra Clarissa Umbu Datta detha.air@staf.undana.ac.id <p>Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi provinsi dengan persentase balita stunting tertinggi nasional. Faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stunting yaitu adanya praktik kebersihan dan sanitasi lingkungan, tingkat kecukupan protein dan tingkat pengetahuan gizi ibu. Potensi alam di wilayah Nusa Tenggara Timur sangat potensial untuk produksi ikan dan tanaman kelor yang dapat memenuhi kebutuhan protein masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kelompok Pemberdayaan Perempuan Fatumonas merupakan kelompok tani yang berada di Desa Fatumonas, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang. Pemanfatan pangan sumber protein oleh kelompok ini memiliki peluang yang menjanjikan. Hasil alam tanaman kelor memiliki kandungan nutrisi yang tinggi sekaligus sumber protein sangat baik untuk dimanfaatkan sebagai produk pangan dengan diversifikasi pengolahan seperti Nugget dan Mie Kelor. Demikian pula dengan pengolahan dendeng ikan.Pelaksaanan kegiatan pelatihan ini terdiri dari 4 tahap yaitu 1) tahap penyuluhan, dilakukan dalam dua jenis yang diarahkan untuk peningkatan pengetahuan/pemahaman dalam hal edukasi tentang dampak buruk gizi buruk dan Stunting bagi pertumbuhan anak sehingga memberikan kesadaran pada Kelompok Pemberdayaan Perempuan Fatumonas untuk berupaya mengatasi masalah terbut dalam rumah tangga anggota kelompok; 2) Tahap praktik pengolahan pangan sumber protein melalui teknik pembuatan dendeng ikan, nugget dan mie kelor yang dengan mudah ditemukan oleh kelompok dan mudah diaplikasikan; 3) Tahap percontohan dalam mengolah pangan sumber protein menjadi nugget dan mie kelor; 4) Tahap monitoring dan evaluasi yang dilakukan guna melihat manfaat pengolahan nugget dan mie kelor bagi Kelompok Pemberdayaan Perempuan Fatumonas. Pelatihan ini memberikan manfaat bagi kelompok pemberdayaan perempuan Fatumonas, dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan perempuan dalam memanfaatkan potensi pangan local sumber protein untuk diolah secara berkelanjutan menjadi sumber proien harian yang dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga.&nbsp;</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/48564 Teacher Professionalism Development: Scientific Writing Training for Teachers in Madiun 2022-06-21T07:00:25+00:00 Pinkan Amita Tri Prasasti pinkan.amita@unipma.ac.id Marheny Lukitasari Lukitasari lukitasari@unipma.ac.id Cicilia Novi Primiani Novi Primiani primiani@unipma.ac.id Jeffry Handhika Handhika jhadhika@unipma.ac.id Wasilatul Murtafi’ah Murtafiah wasila.mathedu@unipma.ac.id Syamsiyatuz Zahroatul Khoirotil Umath Zahroatul Khoirotil Umath syamsiyatuz@gmail.com Qurul Khasanah Khasanah qurul.khasanah@gmail.com <p><em>Writing scientific papers is a very important activity for a professional and competent teacher in their field. This activity does not only need to be carried out in order to obtain credit scores for promotions or for accreditation purposes, but also to increase the professionalism of teachers. The purpose of this activity is to assist teachers in the district Madiun in improving the professionalism of teachers by producing scientific publications based on the results of the preparation of CAR. Activities carried out The implementation of activities is carried out separately for each teacher with different educational levels. The training is carried out in a planned manner so as to support the goals set. In detail, the series of activities are described as follows: 1. Coordination of the community service team of FKIP UNIPMA with the Education Office of Madiun Regency; 2. The office sends a letter of assignment to the appointed committee and resource persons and determines the date of activities at each level; 3. The committee prepares administrative needs (correspondence, attendance), place of activity, contacting resource persons and providing supporting equipment to support activities; 4. Resource persons carry out activities according to the provisions. Based on the results of the mentoring, scientific papers from 60 participants at every level of kindergarten, elementary and junior high school education have been given recommendations by the team to be continued in scientific publications. All participants produced CAR and scientific articles. 20% of the total scientific articles have been published in scientific journals.</em></p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/45559 Implementasi E-Tourism sebagai Upaya Peningkatan Kegiatan Promosi Pariwisata 2022-05-28T02:49:59+00:00 Saniati Saniati saniati@teknokrat.ac.id Maulana Aziz Assuja aziz.maulana.assuja@gmail.com Neneng Neneng neneng@teknokrat.ac.id Ajeng Savitri Puspaningrum ajeng.savitri@teknokrat.ac.id Desi Ratna Sari desi.ratna@teknokrat.ac.id Pariwisata merupakan salah satu destinasi wisata dengan daya tarik tersendiri bagi pengunjung, seperti wisata pada Kabupaten Pesisir Barat dengan 65 destinasi wisata seperti wisata alam, pantai, budaya, dan kuliner. Permasalahan yang dihadapi Dinas Pariwisata Pesisir Barat yaitu belum adanya sistem untuk mempromosikan destinasi wisatanya. Informasi wisata di website Dinas tersebut juga tidak lengkap, seperti kurangnya informasi promosi wisata, atraksi wisata, fasilitas, dan biro perjalanan. Website hanya menampilkan video wisata yang diarahkan ke YouTube. Kegiatan PKM berjalan dalam tiga fase yaitu fase awal, proses, dan akhir. Langkah awal yaitu merumuskan masalah Dinas Pariwisata Pesisir Barat yaitu belum memiliki sistem untuk mempromosikan objek wisatanya. Tahap kedua, memutuskan solusi untuk masalah tersebut yaitu mengembangkan sistem informasi pariwisata. Promosi menggunakan teknologi internet, biasa disebut dengan e-tourism merupakan cara untuk mempromosikan pariwisata dengan mudah ke informasi yang dapat diakses kapanpun, dimanapun. Tahap akhir yaitu menyosialisasikan dan melatih penggunaan Sistem Informasi Pariwisata di Kabupaten Pesisir Barat. 2022-07-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/48479 Digital Entrepreneurship Assistance for Handicraft SMEs in Cileng Village, Poncol District, Magetan Regency 2022-06-20T07:08:44+00:00 Richo Diana Aviyanti rdiana@unipma.ac.id Anny Widiasmara annywidiasmara@unipma.ac.id Heidy Paramitha Devi heidy@unipma.ac.id Puji Nurhayati pujinurhayati@unipma.ac.id Diaz Martha Chairunnisa diazchairunnisa@gmail.com Moh. Tajuddin Azzam Zami azzamzami123@gmail.com <p><em>The increase in the number of MSMEs will not contribute and support them if they cannot compete with the changing times. Internet of Things (IoT) is one form of changing times that impacts all aspects, including business. The impact of IoT on business is the existence of businesses, from conventional businesses to digital businesses. MSMEs must respond to these business changes, one of which is by changing conventional marketing to digital marketing. The target of this PKM program is a group of MSMEs producing handicrafts in Cileng Village, Magetan, which still lacks literacy about marketing and information technology. This activity aims to increase literacy on marketing strategies and information technology, develop marketing reach, and increase turnover. The method of service is mentoring and training. Mentoring and training related to product photos, making product descriptions using copywriting techniques, and opening an online store. The program is expected to increase knowledge about digital marketing training, market reach, and meeting the desired turnover target.</em></p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/40890 PKM Development of Waterfalls and Penikit Hot Springs Tourism Objects in Belok Sidan Village, Petang District, Badung Regency 2022-02-20T09:59:12+00:00 Nyoman Dwika Ayu Amrita muliahandayani29@gmail.com Agus Wiryadhi Saidi agussaidi@gmail.com Made Mulia Handayani muliahandayani29@gmail.com <p>he attraction of Penikit Waterfall is unique, which is known as a hot and cold waterfall. However, the development of Penikit Waterfall tourism has not sufficiently affected the economy of the local community. The lack of visitors and the lack of information in the wider community about the place is one of the weaknesses of this tourist attraction. In addition, the infrastructure at this tourist attraction is still lacking. For this reason, it is necessary to hold a PKM for the development of Penikit Waterfalls and Hot Springs in Belok Sidan Village, Petang District, Badung Regency. The target partner in this PKM is the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) Wana Giri, totaling 33 people. The PKM activities carried out are, repairing toilets (structural work and finishing work), installing clean water for toilets, parking lot cleaning, hardening and cementing hot water pools, making WEB, training on using WEB and simple bookkeeping.</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/48028 Pelatihan Digital Marketing dan Inovasi Produk Pada UKM Hasil Olahan Udang Di Desa Laladan Kabupaten Lamongan Guna Mempertahankan Perekonomian di Masa Pandemi COVID 19 2022-06-11T11:45:42+00:00 Yunni Rusmawati DJ yunnirusmawati@unisla.ac.id Luluk Nur Azizah lulukazizah@gmail.com <p>Salah satu hasil perikanan di desa Laladan adalah udang rebon, namun dalam hal ini masyarakat desa telah melakukan inovasi produk untuk nilai jual yang lebih tinggi dengan menghasilkan produk makanan olahan berupa tepung berbahan dasar udang. Pengolahan hidangan udang rebon ini sudah ada sejak lama di desa Laladan. sehingga sangat terkenal dengan udang rebon yang di buat di desa Laladan ini dan sebagian besar masyarakat di desa Laladan ini mencari bahan yang digunakan untuk membuat terasi ini. Alat yang digunakan untuk mencari produk terasi ini adalah dari sarang besar yang digunakan untuk menyedot udang rebon di tambak. Sebelumnya, pembelian bahan baku oleh pemilik usaha tidak dilakukan, tetapi pada saat yang sama, mereka juga mencari ikan rebon yang telah terlebih dahulu diolah di tambak dan dijual ketika sudah menjadi terasi. Dan meletakkannya di pasar untuk membeli dan menjual. Dan setiap tahun semakin langka karena terasi jenis ini sangat sulit dibuat. Solusi yang ditawarkan tim layanan adalah memberikan pelatihan digital marketing dan dukungan manajemen bisnis untuk produk-produk kelas atas desa kerajinan terkenal di sejumlah bidang.</p> 2022-06-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/48601 Sosialisasi Aplikasi Akad-Akad Pembiayaan Syariah pada Sumber Daya Insani Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah Se Jabodetabekten 2022-06-21T14:14:48+00:00 A. Hubur hubur424@gmail.com Rizqullah Thohuri thohuririzqu@gmail.com Jakaria jakariajj45@gmail.com Acep R Jayaprawira acepjayaptawira@gmail.com Muammar Kadafi muammarkadafi@gmail.com Syakif Ahmad syakifahmd@gmail.com <p>Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) merupakah salah satu lembaga keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi Islam terutama masyarakat ekonomi menengah kebawah dimana lokasinya biasanya ada di pinggiran kota dan pedesaan yang belum terjangkau secara maksimal oleh layanan bank Umum. Implementasi prinsif syariah tentunya sangat diharapkan dapat terlaksana dengan baik agar sesuai dengan maqhasid syariah.&nbsp; Diantara permasalahan yang sering terjadi adalah sulitnya melakukan penyesuaian antara teori dan praktek dilapangan terkait akad-akad pembiayaan syariahnya, sehingga dipandang perlu peningkatan kualitas sumber daya insani agar akad-akad syariah terimplementasi dengan baik dan bukan hanya slogan semata. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini untuk meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif tentang akad-akad pembiayaan syariah pada sumber daya insani Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah (KOMPARTEMEN BPRS ASBISINDO) se JABODETABEKTEN. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi melalui webinar dengan para peneliti sebagai narasumber dan perwakilan dari masing-masing BPRS yang berjumlah 150 orang menjadi pesertanya. Hasil dari kegiatan ini adalah sumber daya insani BPR Syariah memiliki pemahaman yang komprehensif dan integral serta mampu&nbsp; mengaplikasikan akad-akad syariah di tempat mereka bekerja yang sesuai dengan ketentuan perbankan dan maqhasid syariah.</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 International Journal of Community Service Learning