Pengaruh Pelatihan Skipping Dua Kaki dan Akselerasi Sprint terhadap KemampuanMenggiring Bola dan Ketepatan Shooting pada Sepakbola

Authors

  • I Putu Mahanggara Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Ketut Sudiana Universitas Pendidikan Ganesha
  • Made Agus Dharmadi Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/ika.v20i1.45982

Keywords:

Metode Pelatihan, Kemampuan Menggiring Bola, Ketepatan Shooting Sepakbola.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan pengaruh pelatihan skipping dua kaki dan akselerasi sprint terhadap kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pada sepakbola, 2) perbedaan pengaruh pelatihan skipping dua kakidengan kelompok kontrol terhadap kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pada sepakbola, 3) perbedaan pengaruh pelatihanakselerasi sprint dengan kelompok kontrol terhadap kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pada sepakbola. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimental). Subyek penelitian berjumlah 45 orang ditentukan dengan teknik ordinal pairing. Teknik analisis data menggunakan manova taraf signifikansi 0,05. Instrumen penelitian menggunakan tes dribbling untuk mengukur kemampuan menggiring bola dan tes shooting ke sasaran untuk mengukur keterampilan shooting. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode pelatihan skipping dua kaki dan akselerasi sprint terhadap kemampuan menggiring bola dan ketepatan shootingpada peserta sepakbola dengan nilai sig (0.676) > α (0,05),dan nilai sig shooting (0,299) > α (0,05), 2) Adanya perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode pelatihan skipping dua kaki dengan kelompok kontrol terhadap kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pada peserta sepak bola nilai sig (0.042) > α (0,05), dan nilai sig shooting (0.005) < α (0,05), 3)  Adanya perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode pelatihanak selerasi sprint dengan kelompok control terhadap kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pada peserta sepakbola nilai sig (0.04) > α (0,05),dan nilai sig shooting (0.042) < α (0,05).  Simpulan dari penelitian ini: 1) Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap hasil kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pada peserta yang mendapatkan pelatihan skipping dua kaki dan akselerasi sprint, 2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap hasil kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pada peserta yang mendapatkan pelatihan skipping dua kakidengan kelompok kontrol, 3) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap hasil kemampuan menggiring boladan ketepatan shooting pada peserta yang mendapatkan pelatihan akselerasi sprint dengan kelompok kontrol. Disarankan kepada pembina/pelatih olahraga dapat menggunakan metode pelatihan skipping dua kaki dan akselerasi sprint sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola dan ketepatan shooting pemain sepakbola.

References

Adhi Pradana Saputra. 2016. ” Pengaruh Repetition Sprint dan Skipping Rope terhadap Power Otot Tungkai Ekstrakurikuler Sepakbola”. Tersedia pada https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJIK/article/view/7907(diakses pada tanggal 18 April 2020).

Anam, Khoiril. 2013. Pengembangan Latihan Ketepatan Tendangan dalamSepakbola untuk Anak Kelompok Umur 13-14 Tahun. Tersedia padahttp://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/miki. (diakses pada 20 Oktober 2019).

Anggiat Mangatur Sinaga. 2018. “Pengaruh latihan skipping tehadap hasil shooting menggunakan punggung kaki pada kegiatan ekstrakurikuler sepakbola”. Tersedia pada http://repository.unsri.ac.id/7958/1/ RAMA_85201_06061381419049_0010066002_01_font_ref.%20pdf.pdf. (diakses pada tanggal 18 April 2020).

Arsil. (2010). Evaluasi Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Wineka Media: Malang.

Bompa, Tudor O. 1986. Theory and Metodology of Training (Terjemahan) . Surabaya: Universitas Airlangga.

Candiasa, I Made. 2004. Statistik Multivariat Disertasi Aplikasi dengan SPSS. Singaraja: IKIP Negeri Singaraja.

Danny Mielke. (2007). Dasar-Dasar Sepakbola. Bandung: Pakar Raya Pustaka.

Dantes, 2012. Metode Penelitian. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

Depdiknas. 2008. Ketahuilah Tingkat Kesegaran Jasmani Anda. Jakarta: Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani.

Harsono.1988.Ilmu Coaching dan Aspek-aspek Psikologis.Jakarta:Koni Pusat.

Irianto, Djoko Pekik. 2002. Dasar-Dasar Kepelatihan. Yogyakarta: Perpustakaan FIK Universitas Yogyakarta.

_____, dkk. 2009. Materi Pelatihan Kondisi Fisik Dasar. Jakarta: AsdepPengembangan Tenaga dan Pembina Olahraga.

Kanca, Nyoman. 1990. Pengaruh Latihan Acceleration Sprint dan Latihan Hollow Sprint Terhadap Power dan Speed. (tesis). Surabaya: Universitas Airlangga.

-------, Nyoman. 2004. Pengaruh Pelatihan Fisik Aerobik dan Anaerobik terhadap Absorpsi Karbohidrat dan Protein. Desertasi (tidak diterbitkan). Surabaya: Program Pasca Sarjana UNAIR.

-------, Nyoman.2006. Metodologi Penelitian Olahraga. Singaraja: FOK UNDIKSHA.

Luxbacher, Joseph. 1998. Sepakbola. Edisi kedua. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

-------, 1999. Sepakbola : Taktik dan Teknik Bermain. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

M. Furqon H. dan M. Doewes. 2002. Plaiometrik: Untuk Meningkatkan Power. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Muslim Jakaria. 2018. “Pengaruh Latihan Akselerasi Sprint Training Terhadap Kecepatan Menggiring Bola Pada Permainan Sepak Bola” Tersedia pada http://siat.ung.ac.id/files/wisuda/2018-1-1-85202-832413083-abstraksi-01082018040244.pdf. (diakses pada tanggal 18 April 2020).

Nala, Ngurah. 1992. Kumpulan Tulisan Olahraga.Denpasar: UNUD.

-------, 1998. Prinsip Pelatihan Olahraga. Denpasar: Program Pasca Sarjana UNUD.

Nugraha, Andi Cipta. 2016. Mahir Sepakbola. Bandung: Nuansa.

Nurhasan. 2001. Tes dan Pengukuran Dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga.

Sucipto, dkk. (2000). Olahraga Pilihan: Sepakbola. Jakarta : Depdiknas Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III.

Sugiyanto. 1998. Perkembangan dan Belajar motorik. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sukadiyanto, 2005. Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik.Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Suratmin, 2016. Penerapan Metode Pelatihan Pliometrik dalam Meningkatkan Power Otot Tungkai Atlet PPLM Bali. Tersedia pada https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpehs/article/view/6500/4898. (diakses pada tanggal 11 Oktober 2019).

-------, 2018. Kepelatihan Atletik Jalan dan Lari. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.

Widianinggar dkk. 2002. Ketahuilah Tingkat Kebugaran Jasmani Anda. Dendiknas. Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani.

Widiastuti. 2011. Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta Timur: PT. Bumi Timur Jaya.

Published

2022-03-31

Issue

Section

Articles