PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN MEDIA KARTU KATA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Authors

  • Gusti Ngurah Sutrisna Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/jear.v1i2.12048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan membaca siswa kelas II semester 2 SD No. 2 Penarukan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan media kartu kata dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD No. 2 Penarukan.Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Proses pengumpulan data motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket motivasi belajar dan data kemampuan membaca siswa diperoleh melalui tes membaca.Berdasarkan hasil analisis, pada siklus I skor rata-rata motivasi siswa adalah 30,83 (kategori cukup tinggi) dan pada siklus II skor rata-rata motivasi siswa meningkat menjadi 39,77 (kategori tinggi), maka terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 8,94. Pada siklus I skor rata-rata kemampuan membaca siswa adalah 65,86 (kategori tinggi) dan pada siklus II skor rata-rata kemampuan membaca siswa meningkat menjadi 72,13 (kategori tinggi), maka terjadi peningkatan kemampuan membaca dari siklus I ke siklus II sebesar 6,27 ini berarti sudah ada peningkatan secara signifikan.Implikasi dari penelitian ini bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan media kartu kata dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan membaca siswa kelas II semester II di SD No. 2 Penarukan. 

References

Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Depdikbud, 1997.Materi Pokok Pembelajaran Terpadu D-II PGSD. Jakarta: Ditjen Dikti.

Depdiknas, 2003.Pendekatan Kontekstual (Contextual Teacing and Learning). Jakarta: Direktorat Pendidikan Dasar dan Direktorat Pendidikan Lanjut.

Hairuddin, dkk. 2008. Pembelajaran Bahasa Indonesia. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departeman Pendidikan Nasional.

Hamalik, Oeamar. 1986. Media Pendidikan. Bandung: Alumni.

Huda, M. (2011). Cooperative Learning: Metode, Teknik, Struktur, dan Model Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Kemmis, Stephen & Taggrat, Robin Mc.1998. The Action Research Planner. Victoria: Deakin University.

Kotha, Made. 2003. Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Dengan Menggunakan Kartu Huruf Dan Media Gambar Pada Anak Kelas I Sekolah Dasar Negeri Subuk, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2003/2004.

Lie, A. 2004. Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo.

Monika. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Minat Siswa Kelas Viii A Smp Kanisius Kalasan Pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia. Artikel . https://repository.usd.ac.id/5604/2/091434005_Full.pdf.

Nasution, S. 1986.Didaktik Asas-Asas Mengajar. Bandung: Jemars.

Natawidjaja, Rochman dan Moein Moesa. 1991. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Nurkancana, wayan dan Sunartana. 1990. Evaluasi Hasil Belajar. Surabaya: Usaha Nasional.

Purwanto, M. dan Jeniah Alim. 1997. Metodologi Pengajaran Bahasa Indonesia diSekolah Dasar. Jakarta: PT. Roesda Jayaputra.

Sardiman. 2007. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Slavin, E. Robert. 2005. Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. Bandung: Nusa Media.

Slavin, Robert. 2008. Cooperative Learning, Teori, Riset dan Praktik.Bandung: Nusa Media.

Suarnaya, ketut. 2003. Meningkatkan Kemampuan Membaca Dan Menulis Permulaan Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Media Belajar Kartu Kata Pada Siswa Kelas II Semester I Sekolah Dasar NO 5 Sembiran Tahun Pelajaran 2003/2004.

Subana, M. Et. al. 2000.Strategi belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Pusaka Setia.

Sudarma,I Komang dan Parmiti, Desak Putu. 2007. Media Pembelajaran. Singaraja: Undiksha.

Sudiantara, I Kadek. 2009. Penggunaan Media Kartu Suku Kata dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I Semester I SD Negeri 3 Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasen. Skripsi (tidak diterbitkan). Jurusan PGSD, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.

Sugiyanto. 2008. Modul Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Model-Model Pembelajaran Inovatif. Surakarta: Panitia Sertifikasi Guru Rayon 13.

Sumantri, Iwan. 2008. Dua Model Pembelajaran yang Inovatif. http://iwansmtri.blogspot.com/2009/01/dua-model-pembelajaran-inovatif.html. diakses tanggal 25 Desember 2009.

Suryanti, Ni Nengah Tunjung. 2009. Penerapan Pembelajaran Kooperatif dengan Model TGT untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar IPA pada Siswa Kelas V SD N 1 Kubu.Skripsi (tidak diterbitkan). Jurusan PGSD, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.

Suyatno. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka.

Taniredja, dkk. 2011. Model-model Pembelajaran Inovatif. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Tarigan, Hendry Guntur. 1986. Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan. Bandung: Angkasa.

Tarigan, Hendry Guntur. 1989. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan. Bandung: Angkasa.

Tegeh, I Made. 2008. Media Pembelajaran. Malang: Universitas Negeri Malang.

Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Tukiran Taniredja, Efi Miftah Faridli dan Sri Harimianto., 2011. Model-Model Pembelajaran Inovatif. Bandung : Alfabeta.

Downloads

Published

2017-10-16

How to Cite

Sutrisna, G. N. (2017). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN MEDIA KARTU KATA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. Journal of Education Action Research, 1(2), 160–174. https://doi.org/10.23887/jear.v1i2.12048