Feminisme dan Kebebasan Perempuan Indonesia dalam Filosofi

Dhiyaa Thurfah Ilaa

Abstract


Kebebasan seharusnya adalah hal yang absolut untuk dimiliki seluruh individu terlepas dari jenis kelaminnya. Namun, sejak terciptanya masyarakat, kebebasan perempuan selalu dibatasi. Hak dan kesempatan laki-laki hingga kini masih tidak setara dengan perempuan. Perempuan Indonesia sejak dahulu sudah mulai memperjuangkan kesetaraannya, didorong dengan berkembangnya zaman dan globalisasi, perjuangan perempuan Indonesia akan kesetaraan semakin berkembang. Gerakan feminisme bertujuan untuk membantu perempuan memperjuangkan hak dan kebebasan perempuan di masyarakat Indonesia yang masih dominan patriarki. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari filosofi dari feminisme dan kebebasan perempuan. Metode penelitian adalah dengan studi literature deskriptif dan interpretif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa beberapa ahli filosofis feminis menjelaskan bahwa guna mencapai kesetaraan, laki-laki dan perempuan harus diberikan pendidikan yang sama, serta tidak diberi perlakuan yang diskriminatif. Ahli filosofis feminis lainnya meyakini bahwa perempuan dan laki-laki hakikatnya berbeda, namun memiliki hak yang sama dalam hal kebebasan. Kebebasan memiliki dua jenis, yakni kebebasan positif dan negatif. Keduanya merupakan hal yang bertolak belakang yang perlu dikritisi lebih lanjut, serta masih perlu dipertimbangkan sebab dan akibat yang ditimbulkan bagi perempuan khususnya di Indonesia.


Keywords


feminisme; filosofi feminisme; kebebasan; perempuan indonesia

Full Text:

PDF

References


Berlin, Isaiah. 2008. Two Concepts of Liberty. Oxford: Oxford University Press. pg.166-217.

Harrison, Kevin & Boyd, Tony. 2003. Understanding Political Ideas and Movements. Manchester and New York: Manchester University Press.

Kristeva, Julia. 1986. The Kristeva Reader. New York: Columbia University Press.

Prameswari, N.P.L.M., Nugroho, W.B., & Mahadewi, N.M.A.S. 2019. Feminisme Eksistensial Simone De Beauvoir: Perjuangan Perempuan di Ranah Domestik. Jurnal Ilmiah Sosiologi. 1 (2).

Therborn, Göran. 2004. Between Sex and Power: Family in The World, 1900-2000. London and New York: Routledge.

Tutupary, Victor Delvy. 2016. Kebebasan Kehendak (Free Will) David Ray Griffin Dalam Perspektif Filsafat Agama. Jurnal Fisafat. 26 (1).

Walby, Sylvia. 1990. Theorizing Patriarchy. Oxford: Blackwell.

Weitz, Rose. 2003. The Politics of Women’s Bodies: Sexuality, Appearance, and Behavior. New York: Oxford University Press.

Wollstonecraft, Mary. 1989. The Works of Mary Wollstonecraft. New York: New York University Press, Volume V - VI.

Wollstonecraft, Mary. 1995. A Vindication of the Rights of Men, in a Letter to the Right Honourable Edmund Burke‖. Political Writings of the 1790s. London: Pickering, pg. 11-58.




DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jfi.v4i3.31115

Article Metrics

Abstract view : 1599 times
PDF file view : 1447 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :



Universitas Pendidikan Ganesha

Creative Commons License

Jurnal Filsafat Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Filsafat Indonesia indexed by:

Akreditasi SINTA 5    Crossref JPI


Creative Commons License

Jurnal Filsafat Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.