INDUSTRI PERDESAAN INDUSTRI TEMPE

Putu Esa Purwita

Abstract


Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Seririt dengan tujuan untuk memahami sistem industri yang diterapkan industry tempe, dan menganalisis faktor penentu lokasi industri dalam penempatan lokasi industri perdesaan. Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu lokasi yang dipertimbangkan dalam penentuan lokasi industri tempe adalah lahan yang tersedia, tempat pembuangan limbah, sejarah sebelumnya dan arah datangnya sinar matahari. Industri perdesaan cenderung memanfaatkan lahan yang ada dirumahnya jadi kebanyakan dari tempat industri tempe menyesuaikan dengan sisa lahan yang ada pada rumah pemiliki indusri. Arah datangnya sinar matahari juga dipertimbangkan karena untuk membuat tempe maka diperlukan suhu yang stabil.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2015. Garis Kemiskinan Kabupaten Buleleng. bulelengkab.bps.go.id

Renner, George T: Durand Jr., White, C Landon: Gibson, Weldon B, 1957, World Economic Geography, An Intocuction Geonomics. New York: Thomas Y. Crowell Company.

Setyawan, A. 2015. 11 Faktor Penentuan Lokasi Industri. https://www.gurugeografi.id/2017/01/11-faktor-penentuan-lokasi-industri.html. Diakses pada 15 Mei 2015

Sumodisastro, Harjantho. 1985. Pembangunan Ekonomi Indonesia dan Kapita Selekta, Penerbit Gunung Agung, Jakarta.

Wijayanti, H. 2015. Teori Lokasi Industri dan Faktornya. https://portal-ilmu.com/teori-lokasi-industri/.




DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jiis.v1i1.20170

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.23887/jiis.v1i1.20170.g12197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :

Universitas Pendidikan Ganesha



Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial indexed by:

Crossref



Creative Commons License
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.