PERAN ORANG TUA DALAM PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN ANAK PADA MASA BELAJAR DARI RUMAH

Oksiana Jatiningsih, Siti Maizul Habibah, Rahmanu Wijaya, Maya Mustika Kartika Sari

Abstract


Pandemi COVID-19 berdampak pada keharusan dilakukannya pembelajaran dari rumah. Hal ini berdampak pada perubahan cara anak dalam belajar dan peran orang tua untuk melakukan pendampingan dalam belajar. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimanakah peran orang tua dalam melakukan pendampingan belajar terhadap anaknya. Penelitian ini dirancang untuk menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Surabaya, pada keluarga yang memiliki anak dengan usia sekolah dasar. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah sembilan orang diambil dengan menggunakan teknik purposive, berdasarkan kriteria memiliki anak yang sedang bersekolah di jenjang sekolah dasar. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara. Selanjutnya, data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara naratif kualitatif dengan menggunakan teknik interaktif dari Miles dan Huberman. Adapun peran orang tua dalam pemenuhan hak anak untuk memperoleh pendidikan adalah mendampingi anak dalam belajar, menyediakan fasilitas belajar anak, dan memotivasi anak. Sedangkan pembagian peran orang tua dalam pendampingan belajar anak, dapat dijelaskan bahwa sebagian besar peran itu dijalankan oleh ibu. Sesuai dengan konstruksi gender patriarkhi, ayah berperan mencari nafkah, sehingga kegiatan pendampingan anak tanpa disadari telah disepakati dikerjakan oleh ibu. Temuan ini menunjukkan kuatnya nilai gender patriarkhi berlaku di masyarakat. 


Keywords


Belajar Dari Rumah; Peran Orang Tua; Anak; Hak Pendidikan

References


Aji, R. H. S. (2020). Dampak COVID-19 Pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, Keterampilan, dan Proses Pembelajaranle. SALAM; Jurnal Sosial & Budaya Syar-I FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 7, 395–402.

Beauvoir, S. D. (1953). The Second Sex. London: Jonathan Cape Thirty Badford Square.

Benardes, J. (2002). Family Studies: An Introduction. New York: Routledge.

Cahyati, N. & Kusumah, R. (2020). Peran Orang Tua dalam Menerapkan Pembelajaran di Rumah Saat Pandemi COVID 19. Golden Age, Universitas Hamzanwadi, 4, 152–59.

Damatun, M. (2017). Peran Tenaga Kerja Wanita dalam Usahatani Hortikultura di Kelurahan Wailan, Tomohon Utara, Kota Tomohon. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, 13, 169 – 182.

Dewi, W. A. F. (2020). Dampak COVID-19 terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar. Ilmu Pendidikan, 2, 55–56.

Eliana, N. & Ratina, R. (2007). Faktor-Faktor Yyang Mempengaruhi Curahan Waktu Kerja Wanita. Ketenagakerjaan, EPP, 4, 11–18.

Fujiati, D. (2014). Relasi Gender dalam Institusi Keluarga dalam Pandangan Teori Sosial dan Feminis. MUWÂZÂH, 6, 32–54.

Gade, F. (2013). 40 Ibu sebagai Madrasah dalam Pendidikan Anak. Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, 8, 31–40.

Hasan, N. & Bin, M. Z. (2017). Pola Komunikasi Gender dalam Keluarga. Wardah, 18, 181–200.

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Terjemahan) Live Span Development. Jakarta: Erlangga.

Jatiningsih, O. (2018). The Perspective of Family-Gender Role of PPKn Teacher Candidates at Universitas Negeri Surabaya. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 226, 228–33.

Lips, H. M. (2014). Gender. The Basics. New York: Routledge.

Lips, H. M. (2017). A New Psychology of Women. Gender, Culture, and Ethnicity. Fourth Edition. Illinois: Waveland Press.

Miles, M. B. & Huberman, A. M. (1992). Qualitative Data Analysis. Terjemahan Oleh: Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: UI Press.

Poloma, M. M. (2000). Sosiologi Kontemporer. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sabiq, A. F. (2020). Persepsi Orang Tua Siswa Tentang Kegiatan Belajar Di Rumah Sebagai Dampak Penyebaran COVID 19. Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya, 4, 01–07.

Umar, N. (2010). Argumen Kesetaraan Gender: Perspektif Al Qur’an. Jakarta: Paramadina.

Wardani, A. & Ayriza, Y. (2020). Analisis Kendala Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah pada Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5, 772–82.

Yaqin, M. A. (2005). Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media.




DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jish-undiksha.v10i1.29943

Article Metrics

Abstract view : 1074 times
PDF (Bahasa Indonesia) file view : 521 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :



Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.