DEBIASING AUDIT JUDGMENT : AKUNTABILITAS DAN TIPE PEMBUAT KEPUTUSAN

Haryanto .

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan menyediakan temuan empiris mengenai pengaruh akuntabilitas dimana dimoderasi tipe pengambil keputusan (individu-kelompok)  untuk membuat debiasing audit judgment oleh auditor. Pengujian hipotesis menggunakan eksperimen laboratorium: dengan disen subjek faktorial 2x2, pendekatan dengan 60 mahasiswa sebagai partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas dan tipe pembuat keputusan berpengaruh pada debiasing audit judgement oleh auditor. Konsisten dengan beberapa penelitian terdahulu, keputusan kelompok sejalan dan lebih baik atau atu lebih rendah daripada keputusan individu yang membuat lebih diutamakan dan adanya popularitas keputusan kelompok.

Kata kunci: akuntabilitas, tipe pembuat keputusan, debiasing audit judgement, auditor

Abstract

This study aims to predict and provide empirical finding about the influence of accountability which is moderated by type of decision maker (individual-group) for making debiasing an audit judgment by the auditor.  The hypothesis testing used a laboratory experiment: within subject design factorial 2x2, approach with 60 students as participants. The results show that accountability influences an audit judgment, and the interaction between accountability and type of decision-maker affects on debiasing audit judgment by the auditor. Consistent with several previous studies, the group's decision is in line and greater or smaller then individual decision has been made previously and exist group polarization decision.

Keywords:  accountability, types of decision maker, debiasing, audit judgment, the auditor.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :


Universitas Pendidikan Ganesha



Jurnal Ilmu Akutansi dan Humanika indexed by:

 Crossref




Creative Commons License

Jurnal Ilmu Akutansi dan Humanika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.