PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU SOSIAL SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014

I Gusti Bagus Alit Putra Padmayana ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps .

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh konseling dengan pendekatan behavioral teknik penguatan positif dapat meningkatkan prilaku sosial siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja Tahun ajaran 2013/2014 dan membandingkan dengan konseling konvensional di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VII 5 di SMP Negeri 2 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII 4 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis dinyatakan bahwa hipotesis penelitian yang diajukan diterima berdasarkan taraf signifikansi 5%. Dari hasil pengujian hipotesis didapatkan thitung sebesar 54,98 dengan df = 18, maka pada taraf signifikansi 5% didapatkan t tabel sebesar 2,101. Karena t hitung lebih besar dari ttabel pada taraf signifikan 5% berarti Ho ditolak maka Ha diterima. Dari hasil analisis uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahwa “penggunaan konseling behavioral teknik penguatan positif lebih efektif dari pada perlakuan konvensional untuk meningkatkan perilaku sosial siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014”.
Kata Kunci : konseling behavioral, penguatan positif, perilaku sosial

This study aims to determine how the effect of a behavioral approach to counseling with positive reinforcement techniques can improve the social behavior of Class VII students of SMP Negeri 2 Singaraja school year 2013/2014 and compared with conventional counseling in schools. This research is an experimental study. Samples from this study were students of class VII in SMP Negeri 5 2 as an experimental class 4 and class VII as a control class. Based on the results of the analysis revealed that the proposed research hypothesis is accepted based on a significance level of 5%. From the results obtained t count hypothesis testing 54.98 with df = 18, then the 5% significance level obtained t table 2,101. Because of t greater than t table at the significant level of 5% means that Ho is rejected, Ha is accepted. From the analysis of test hypotheses can conclude that "the use of behavioral counseling techniques of positive reinforcement is more effective than conventional treatment to improve the social behavior of a class VII student of SMP Negeri 2 Singaraja academic year 2013/2014".
keyword : behavioral counseling, positive reinforcement, social behavior

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jibk.v2i1.3920

Article Metrics

Abstract view : 123 times
PDF file view : 266 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :

Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License


Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.