PENGARUH TEKNIK SHAPING DENGAN POSITIVE REINFORCEMENT TERHADAP KECEMASAN BERPISAH PADA ANAK

Michelle Natasha Lois ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi. .

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari teknik shaping dengan positive reinforcement terhadap kecemasan berpisah anak pada seting kelas. Kecemasan berpisah yang dialami oleh anak terhadap figur lekat memiliki dampak yang negatif terhadap interaksi sosial serta keterlibatan anak saat proses pembelajaran di kelas berlangsung. Dampak negatif ini dikhawatirkan semakin meningkat jika kecemasan berpisah anak tidak mendapat penanganan yang tepat. Teknik keperilakuan terbukti efektif pada kasus anak dengan kecemasan berpisah. Oleh sebab itu teknik shaping dengan positive reinforcement diterapkan dalam penelitian ini sebagai bentuk intervensi terhadap kecemasan berpisah anak. Penelitian eksperiman kasus tunggal ini menggunakan desain A-B dimana A adalah fase baseline atau fase tanpa penerapan teknik dan B adalah fase intervensi atau fase penerapan teknik. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode observasi dan wawancara. Data kuantitatif dianalisis secara visual (visual inspection), sedangkan data kualitatif dipaparkan secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknik shaping dengan positive reinforcement pada seting kelas memiliki pengaruh dalam kecemasan berpisah anak, ditunjukkan dengan menurunnya gejala kecemasan berpisah serta meningkatnya kemandirian anak di dalam kelas.
Kata Kunci : kecemasan berpisah, positive reinforcement, teknik shaping

The aim of this study was to determine the effect of shaping technique with positive reinforcement toward the anxiety of child’s separation in classroom setting. Separation anxiety negatively impact child’s social interaction and his classroom learning acitivities. This negative impact could increase if the anxiety aren’t handled appropriately. Behavioral techique has been proven effective in handling child with separation anxiety. Therefore, this study involved behavioral technique called shaping with positive reinforcement as an intervention to child with separation anxiety. This single case experimental study used A-B design, the A phase involved baseline observations of the natural frequency and the B was the intervention phase where the technique applied. Quantitative data were analyzed visually (visual inspection) using inter-condition and between condition analysis, also the qualitative data were presented in narrative form. The result of the study showed that shaping with positive reinforcement technique have an influence to child with separation anxiety, indicated by the decreasing of separation anxiety’s symptomps and the increasing of child’s autonomy in classroom.
keyword : positive reinforcement, separation anxiety, shaping technique

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/paud.v4i1.7534

Article Metrics

Abstract view : 1497 times
PDF file view : 8102 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :


Universitas Pendidikan Ganesha


Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini  Undiksha indexed by:

Akreditasi SINTA 4 Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha    Crossref      


Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.