STUDI TENTANG PEMANFAATAN TUMBUHAN BERGUNA BAGI MASYARAKAT DESA ADAT TENGANAN PEGERINGSINGAN BERORIENTASI SOSIO BUDAYA BALI AGA

Authors

  • Ni Made Ayu Pratiwi .
  • Prof. Dr.Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si .
  • Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan, M.Si. .

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjpb.v4i2.18597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, manfaat, bagian/organ yang digunakan serta cara pemanfaatan tumbuhan berguna bagi masyarakat setempat yang berorientasi sosio budaya Bali Aga Desa Adat Tenganan Pegeringsingan. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi penelitian eksplorasi (vegetasi) dan sosiosistem (kemasyarakat). Lokasi penelitian bertempat di Desa Adar Tenganan Pegringsingan. Pada aspek ekosistem populasinya berupa seluruh tumbuhan yang terdapat di Bukit Kangin Desa Adat Tenganan Pegeringsingan. Sosiosistem meliputi seluruh aparat desa, tokoh masyarakat dan masyarakat umum yang ada di Desa Tenganan Pegeringsingan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh tumbuhan yang terkover dalam kuadrat 20x20m2 sebanyak 65 kuadrat. Sampel dari aspek sosiosiste (kemasyarak) dalam penelitian ini adalah aparat desa, tokoh masyarakat, balian, tukang banten, pengerajin dan masyarakat umum yang ada di Desa Tenganan Adat Pegeringsingan. Hasil penelitian ini adalah 1) Terdapat 46 spesies tumbuhan berguna dari 26 familia tumbuhan berguna di Bukit Kangin yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Adat Tenganan Pegeringsingan bersosio budaya Bali Aga; 2) Masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan dalam memanfaatkan tumbuhan berguna digunakan sebagai upacara (35,5%), obat (21,6%), pagan (19,2%), papan (18,9%), sandang (2,4%) dan industri (2,4%); dan 3) Dalam pemanfaatan tumbuhan berguna, masyarakat Desa Adat Tenganan Pegringsingan mempunyai beberapa metode/cara pemanfaatan yang khusus.
Kata Kunci : pemanfaatan, tumbuhan berguna, bali aga

This study aimed to find out the types, benefits, parts / organs used and how to use the beneficial plants for the local people who are oriented towards the Bali Agasocio-cultural in Tenganan Pegeringsingan Traditional Village. The research types that conducted in this study include exploration research (vegetation) and sociosystems (community).The research location is located at the Tenganan Pegringsingan Traditional Village. The ecosystem aspect is in the form of all the beneficial plants that found in Bukit Kangin, Tenganan Pegeringsingan Traditional Village. Meanwhile, the sociosistem includes all the village officials, community leaders and the general public in Tenganan Pegeringsingan Village.The sample used in this study was all plants covered in a square of 20x20m2 of 65 squared.Samples from the sociosist aspect (community) in this study were village officials, community leaders, priest, carpenters, craftsmen and the local villager in Tenganan Pegeringsingan Traditional Village.The results of this study are 1) There are 46 species of useful or beneficial plants from 26 useful plant families in Bukit Kangin that are used by the villager in Tenganan Pegeringsingan with a social culture of Bali Aga; 2) The amount of the villager at Tenganan Pegringsingan in utilizing the useful plants are calculated such as used as a ceremony (35.5%), medicine (21.6%), food (19.2%), board (18.9%), clothing (2.4 %) and industry (2.4%);3) In utilizing the useful or the beneficial plants, the villager community of Tenganan Pegringsingan has several specific special utilization methods or technique.
keyword : utilization, useful plants, Bali Aga

Published

2019-07-17

Issue

Section

Articles