AKTIVITAS ANTIFUNGI KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle) DAN EKSTRAK KULIT BUAH JERUK (Citrus reticulata) UNTUK MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Candida albicans

Authors

  • Ni Made Nita Setiari
  • Ni Putu Ristiati
  • I. W. Sukra Warpala

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjpb.v6i2.21931

Keywords:

Antifungi, Kombinasi Ekstrak Daun Piper betle dan Kulit Buah Citrus reticulata, Diameter Daerah Hambat, Candida albicans

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan diameter daerah hambat (DDH) pertumbuhan Candida albicans dengan variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata, (2) Variasi kombinasi ekstrak Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan penelitian randomized post test only control group design. Variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10%:10%; 10%:20%; 10%:30%; 10%:40% dan 10%:50%. Metode uji aktivitas antifungi menggunakan uji sumur difusi. Efek perlakuan ini adalah dengan adanya diameter daerah hambat (DDH) pertumbuhan Candida albicans. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Candida albicans  dari stok kultur yang dibiakkan kembali pada media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), sedangkan sampelnya adalah Candida albicans yang diberi perlakuan variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata pada konsentrasi yang berbeda. Hasil penelitian ini adalah: (1) Ada perbedaan diameter daerah hambat pertumbuhan Candida albicans akibat pemberian variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata. Hal ini diperoleh dari hasil uji hipotesis bahwa nilai signifikansi 0,0001 < 0,05. 2) Variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dalam penelitian ini adalah variasi kombinasi 10%:50%.

References

AAK. 1994. Budidaya Tanaman Jeruk. Yogyakarta: Kanisius

Aliyu, M. S., B. Musa, I. M. Hussaini, dan A. S. Charanchi. 2016. “Effects of Feminine Wash (Soap) on Some Pathogenic Bacteria Causing Urinary Tract Infections (UTIS)”. International Journal of Innovative Research & Development, Vol. 5 (1).

Aziz, T., R. K. N. Cindo, A. Fresca. 2009. Pengaruh Pelarut Heksana dan Etanol, Volume Pelarut, dan Waktu Ekstraksi terhadap Hasil Ekstraksi Minyak Kopi. Skripsi. Sumatera Selatan: Universitas Sriwijaya.

Aznita, H.W.H., N. Mohd-Al-Faisal, A.R. Fathilah. 2011. “Determination of The Percentage Inhibition of Diameter Growth (PIDG) of Piper betle Crude Aqueous Extract Against Oral Candida species”. Journal of Medicinal Plant Research, Vol. 5 (6):878-884.

Begum, N., B. Sharma., S.P. Ravi. 2013. “Calotropis procera and Annona squamosa: Potential Alternatives to Chemical Pesticides”. British Journal of Applied Science & Technology, Vol. 3 (2) : 254-267.

Berkhout, C. M. 1923. De Schimmelgeslachten Monilia, Oidium, Oospora en Torula. Tesis. Utrecht: University of Utrecht.

Chairunnisa, S., T. Setyawati, & Nursyamsi. 2015. Inhibition of Betel Leaf Extract (Piper betle Linn) Against Candida albicans. Tesis. Sulawesi Tengah: Medical Student, Faculty of Medicine and Health Science, Tadulako University.

Crann, S. E., S. Cunningham, A. Albert, D. M. Money dan K. C. O’Doherty. 2018. “Vaginal Health and Hygiene Practices and Product Use in Canada: A National Crosssectional Survey”. Research Article. Canada: Department of Psychology, University of Guelph.

Daherlin. 2011. Kandungan dan Manfaat Daun Sirih. Tersedia pada laman: https://daherlin.wordpress.com/tag/zat-yang-terkandung-dalam-daun-sirih/. Diakses pada tanggal 28 Oktober 2018.

Davis, W. W. dan T. R. Stout. 1971. “Disc Plate Method of Micribiological Antibiotic Assay”. Journal Applied Microbiology, Vol. 22 No. 4, page 659-665

Deshpande, S. N. dan D. G. Kadam. 2013. “GCMS Analysis and Antibacterial Activity of Piper Betle (Linn) Leaves Against Streptococcus mutans”. Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, Vol 6, Suppl 5, pp. 99101.

Departemen Kesehatan RI. 2002. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta: Departemen Kesehatan RI, 9-12.

Dias, I. J., E. R. I. S. Trajano, R. D. Castro, G. L. S. Ferreira, H. C. M. Medeiros, D. Q. C. Gomes. 2017. “Antifungal activity of linalool in cases of Candida spp. isolated from individuals with oral candidiasis”. Brazilian Journal of Biology, Vol.78 No.2. Tersedia pada laman: http://dx.doi.org/10.1590/1519-6984.171054

Dwivedi, V. dan S. Tripathi. 2014. “Review Study on Potential Activity of Piper betle”. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, Vol. 3 (4): 93-98.

Franklin, T. J. dan G. A. Snow 2005. Biochemistry and Molecular Biology of Antimicrobial Drug Action. Springer Science & Business Media

Gultom, M. 2013. Analisis Dampak CAFTA terhadap Perdagangan Jeruk Sumatera Utara. Skripsi. Sumatera Utara: Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Hasija, S. 2015. “Antimicrobial Activity of Citrus sinensis (Orange), Citrus limetta (Sweet Lime) and Citrus limon (Lemon) Peel Oil on Selected Food Borne Pathogens”. Research Report, Mumbai: Department of Food, Nutrition and Dietetics, College of Home Science, Nirmala Niketan.

Istianto, M., Muryati. 2014. Minyak Atsiri Jeruk: Manfaat dan Potensi Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Kulit Jeruk. From: http://balitbu.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/component/content/article/16-penelitianpengkajian2/593-minyak-atsiri-jeruk-manfaat-dan-potensi-peningkatan-nilai-ekonomi-limbah-kulit-jeruk. Diakses pada tanggal 11 Maret 2018.

Jawetz, Melnick, dan Adelberg. 2005. Mikrobiologi Kedokteran. Jilid 2, Jakarta: Salemba Medika, hal 343 – 345.

Katno, S. P. 2002. Tingkat Manfaat dan Keamanan Tanaman Obat dan Obat Tradisional. Tersedia pada laman: cintaialam.tripod.com/keamanan-_obat%-20tradisional.pdf. Diakses pada tanggal 8 Desember 2018.

Khatima, R. K., C. Chotimah, A. F. Z. Eva. 2017. Uji Daya Hambat Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) terhadap Pertumbuhan Candida albicans pada Gigi Tiruan Akrilik. Skripsi. Makasar: Universitas Muslim Indonesia.

Kusumaningtyas, E. 2015. Mekanisme Infeksi Candida albicans pada Permukaan Sel, Veteriner Lokakarya Nasional Penyakit Zoonosis, Bogor: Balai Penelitian. Tersedia pada laman: peternakan.litbang.pertanian.go.id/fullteks/lokakarya/lkzo05-48.pdf. Diakses pada tanggal 9 November 2018.

Magaldi, S., S. Mata-Essayag, C. Hartung de Capriles, C. Perez, M.T. Colella, C. Olaizola, & Y. Ontiveros. “Well diffusion for antifungal susceptibility testing”. International Journal of Infectious Diseases, Vol. 8, page: 39-45

Maharani, S. 2012. Pengaruh Pemberian Larutan Ekstrak Siwak (Salvadora persica) Pada Berbagai Konsentrasi Terhadap Pertumbuhan Candida albicans. Karya Tulis Ilmiah. Semarang: Universitas Diponegoro. Tersedia pada laman: https://id.123dok.com/document/zp2ln8ry-setiawati-maharani-g2a007-162-laporan-akhir-kti.html. Diakses pada tanggal 11 Desember 2018.

National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound. Tersedia pada laman: https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/ 10364. Diakses pada tanggal 16 Januari 2019.

Okunowo, W. O., O. Oyedeji, L. O. Afolabi, E. Matanmi. 2013. “Essential Oil of Grape Fruit (Citrus paradisi) Peels and Its Antimicrobial Activities”. American Journal of Plant Sciences, Vol 4:1-9.

Parwata, I M. A. O., S. R. Santi, I M. Sulaksana, & I A. A. Widiarthini. 2011. “Aktivitas Larvasida Minyak Atsiri pada Daun Sirih (Piper betle linn) terhadap Larva Nyamuk Aaedes aegypti”. Jurnal kimia 5 (1): 88-93.

Pierce, C.G., A. Srinivasan, P. Uppuluri, A.K. Ramasubramanian, & J.L. López-Ribot. 2013. “Antifungal Therapy with an Emphasis on Biofilms”. Current Opinion in Pharmacology, Vol. 13, No. 5, pp. 726-730. PMid:24011516. http://dx.doi.org/10.1016/j.coph.2013.08.008.

Pribakti, B. 2012. Resep “Rahasia Kesehatan Wanita”. Banjarmasin: CV. Sagung Seto

Putra, I P. A. 2017. Efektivitas Ekstrak Biji Srikaya (Annona squamosal) pada Konsentrasi Berbeda terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Skripsi. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Radji, M. 2010. Mikrobiologi Panduan Mahasiswa Farmasi & Kedokteran. Jakarta: EGC

Rahardi, Y. H. I., Haryono. 1999. Agribisnis Tanaman Buah. Jakarta: Penebar Swadaya

Robinson, T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Bandung: ITB.

Rozi, 2017. Metode Perhitungan Bakteri Standard McFarland. Tersedia pada laman: rozi-fpk.web.unair.ac.id. Diakses pada tanggal 11 Desember 2018.

Sari, L. O. R. K. 2006. “Pemanfaatan Obat Tradisional Dengan Pertimbangan Manfaat dan Keamanannya”. Review Artikel Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. III, No.1, April 2006, 01 – 07, ISSN : 1693-9883.

Sastroasmoro, S. 2008. Dasar–Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: CV. Sagung Seto

Siddik, M. B., L. B. Yulia & Edyson. 2016. “Perbandingan Efektivitas Antifungi antara Ekstrak Metanol Kulit Batang Kasturi dengan Ketoconazole 2% Terhadap Candida albican In Vitro”. Berkala Kedokteran, Vol. 12, No.2, halaman: 271-278.

Simatumpang, M. M. 2009. Candida albicans. Departemen Mikrobiologi: Fakultas Kedokteran USU.

Siregar, R. S. 2002. Penyakit Jamur Kulit. Jakarta: 2th EGC.

Sookto, T., T. Srithavaj, S. Thaweboon, B. Thaweboon & B. Shrestha. 2013. “In vitro effects of Salvia officinalis L. essential oil on Candida albicans”. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, Vol. 3, No. 5, pp. 376-380. PMid:23646301. http://dx.doi.org/10.1016/S2221-1691(13)60080-5.

Sugumaran, M., M. S. Gandhi, K. Sankarnarayanan, M. Yokesh, M. Poornima, & R. S. Rama. 2011. “Chemical Composition and Anti- microbial Activity of Vellaikodi Variety of Piper betle Linn Leaf Oil against Dental Pathogens”. International Journal of PharmTech Research, Vol.3, No.4, pp 2135-2139.

Sundari, D. dan M.W. Winarno. 2001. Informasi Tumbuhan Sebagai Anti Jamur. Tersedia pada laman: http://www.kalbe.co.id/files-/cdk/files/cdk_130_kulit_dan_kelamin.pdf. Diakses tanggal 11 Desember 2018.

Suprapta, D. N. 2014. Pestisida Nabati, Potensi dan Prospek Pengembangan. Denpasar: Pelawasari

Thakre, A., G. Zore, S. Kodgire, R. Kazi, S. Mulange, R. Patil, A. Shelar, B. Santhakumari, M. Kulkarni, K. Kharat & S. M. Karuppayil. 2018. “Limonene Inhibits Candida albicans Growth by Inducing Apoptosis”. Medical Mycology, Vol. 56, No. 5, page 565-578.

Utami, T. C. 2012 Makalah Kesehatan Reproduksi Keputihan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Surakarta

Program Studi DIII Kebidanan.

Widyarto, A. N. 2009. Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Jeruk Keprok (Citrus nobilis Lour.) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Zuraidah, 2015. “Pengujian Ekstrak Daun Sirih (Piper sp.) yang Digunakan Oleh Para Wanita di Gampong Dayah Bubue, Pidie dalam Mengatasi Kandidiasis Akibat Cendawan Candida albican”. International Journal of Child and Gender Studies, Vol. 1, No. 2, September 2015, 109-117, Banda Aceh: UIN Ar-Raniry

Downloads

Published

2019-11-25

Issue

Section

Articles