PENGGUNAAN ENZIM ALFA-AMILASE DAN WAKTU FERMENTASI DALAM PEMBUATAN BIOETANOL DARI TEPUNG BIJI BUAH DURIAN (Durio zibethinus)

Ni Putu Oka Milarika ., Prof. Dr. Ni Putu Ristiati, M.Pd. ., Drs. Sanusi Mulyadiharja,M.Pd. .

Abstract


Pengembangan energi alternatif bioetanol perlu dilakukan karena tingginya konsumsi dan ketersediaan bahan bakar terbatas. Untuk mengoptimalkan hasil bioetanol yang diperoleh maka diperlukan bahan baku alternatif serta optimalisasi dalam proses pembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan volume bioetanol yang dihasilkan dari tepung biji buah durian (Durio zibethinus) dengan penggunaan enzim α-amilase, waktu fermentasi dan interaksi antara keduanya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap berdasarkan pola penyusunan faktorial 4x4. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan enzim α-amilase dan waktu fermentasi sedangkan variabel terikatnya adalah volume bioetanol. Pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali dengan total sampel 48. Tahapan dari penelitian ini adalah persiapan, pelaksanaan (pretreatment, hidrolisis, fermentasi, destilasi), observasi serta analisis data. Dari hasil uji hipotesis didapatkan bahwa penggunaan enzim α-amilase 0,20 ml menghasilkan volume bioetanol dengan rata-rata tertinggi yaitu 13,3 ml. Volume bioetanol yang dihasilkan tertinggi pada waktu fermentasi 48 jam, serta terdapat interaksi antara penggunaan enzim α-amilase dan waktu fermentasi.
Kata Kunci : bioetanol, enzim α-amilase, tepung biji buah durian, waktu fermentasi

Development of alternative energy bioethanol was necessary because of high consumption and limited fuel availability. To optimize the results of bioethanol necessary alternatives raw material and optimization process. This study was aims to determine the differences in the volume of bioethanol produced from durian (Durio zibethinus) seeds flour with the use of the α-amylase enzyme, fermentation time and the interaction between them. This study was an experimental study with a randomized complete design based on 4x4 factorial pattern. The independent variables in this study was the use of α-amylase enzyme and fermentation time while the dependent variable was the volume of bioethanol. Repetition done 3 times with a total sample are 48. The stages of this research was preparation, execution (pretreatment, hydrolysis, fermentation, distillation), observation and data analysis. From the results of hypothesis test show that the use of 0.20 ml α-amylase enzyme produces the highest bioethanol with an average 13.3 ml. The highest volume of bioethanol produce in the fermentation time of 48 hours, and there are an interaction between the use of α-amylase enzyme and fermentation time.
keyword : bioethanol, α -amylase enzyme, durian (Durio zibethinus) seeds flour, fermentation time

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :



Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

 Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha indexed by:

 Crossref