Implikatur Wacana Poster Demonstrasi Mahasiswa Tolak Rancangan Undang-Undang KUHP dan Revisi UU KPK

Authors

  • Angger Gilang Praditama Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjpbs.v12i1.42425

Keywords:

Demonstrasi, Implikatur, Poster.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan fungsi implikatur yang terdapat dalam poster demonstrasi mahasiswa tolak RUU KUHP dan revisi UU KPK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang merupakan wujud implikatur dalam poster demonstrasi mahasiswa tolak rancangan RUU KUHP dan revisi UU KPK. Sumber data dari berita pada media massa. Data dikumpulkan dengan teknik baca catat. Data dianalisis dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu makna implikatur yang terdapat dalam poster demonstrasi mahasiswa tolak RUU KUHP dan revisi UU KPK berupa sindiran, kritikan, dan ajakan. Fungsi yang ditemukan dalam poster demonstrasi mahasiswa tolak RUU KUHP dan revisi UU KPK berupa fungsi asertif, direktif, ekspresif, dan rogatif.

References

Abdul, R., Arifin B., & Martutik. (2006). Analisis Wacana sebuah Kajian Bahasa dalam Pemakaian. Malang: Bayumedia Publising

Anshori, D. S. (2018). Bahasa Kritik Mochtar Lubis: Analisis Wacana Kritik Tajuk Rencana Korupsi pada Harian Indonesia Raya (1966-1974). Arkhais-Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 1-11.

Effendy, O. U. (1984). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Grice, H. P. (1975). Logic and Conversation dalam Cole et all. Syntax and Semantics Volume 3, 41-58: Speech Act. Academic Press. New York.

Herawati, D. M. 2016. Penyebaran Hoax dan Hate Speech sebagai Representasi Kebebasan Berpendapat. Jurnal Promedia, 2(2), 138-155.

Hidayah, N., Misnah M., & Mantasiah. (2021). Implikatur Percakapan dalam Drama Serial Extra Deutsch. Insight: Indonesian Journal Social Studies and Humanities, 1(2), 329-339.

Istichomaharani, I. S., & Habibah, S. S. (2016). Mewujudkan Peran Mahasiswa sebagai Agent of Change, Social Control, dan Iron Stock. Prosiding Seminar Nasioanal, Vol. 2, 1-6.

Jiwandono, I. S., & Oktaviyanti, I. (2020). Analisis Aksi Demonstrasi Mahasiswa Menolak RUU KUHP dan RUU KPK Antara Sikap Kritis dan Narsis. Jurnal Asketik, 4(1), pp. 154-162.

Johnstone, B.. (2002). Discourse Analysis. UK: Blackwell Publishers Ltd.

Leech, G. N. (1983). Principles of Pragmatics. London: Longman.

Lyndon W. & İrem İ. (2022). From More to Less ‘Civil’ Borderline Discourses in Mainstream Media and Government Reflections on Turkey since 2002. Journal of Language and Politics, March 2022. DOI: https://doi.org/10.1075/jlp.21008.way

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage.

Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pangastuti, D., & Wijayanti, D. (2021). Makna Implikatur pada Poster Gejayan Memanggil 2019 di Media Massa Online serta Kaitannya dengan Bahan Ajar Teks Editorial SMA Kelas XIIP. Seminar Nasional SAGA# 3 (Sastra, Pedagogik, dan Bahasa), 3(1), 265-269.

Pratama, R. K., & Utomo, A. P. Y. (2020). Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Wacana Stand Up Comedy Indonesia Sesi 3 Babe Cabita di Kompas TV. Caraka, 6(2), 90-103.

Pratamanti, E. D., Daryono, & Dliya U. (2021). Implikatur pada Meme Islam di Instagram Sebagai Wujud Digitalisasi Media Dakwah: Kajian Pragmatik. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 23(1), pp. 22-37.

Rahmawati, N., Muslichatun, & M. Marizal. (2021). Kebebasan Berpendapat Terhadap Pemerintah Melalui Media Sosial Dalam Perspektif UU ITE. Widya Pranata Hukum: Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum, 3(1), 62-75. DOI: https://doi.org/10.37631/widyapranata.v3i1.270

Rongiyati, S. (2015). Surat Edaran Kapolri Tentang Ujaran Kebencian: Menjaga Kebebasan Berpendapat dan Harmonisasi Kemajemukan. Info Singkat, 2(21).

Saparina, A. S., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Praktik Kebebasan Berpendapat di Indonesia. Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 18(1), 49-62.

Sari, O. P. (2021). Penggunaan Bahasa Persuasi pada Komentar Warganet dalam Pencegahan Wabah Covid-19 di Media Sosial Instagram. Locana, 4(1), 99-108.

Savitri, E. D. (2018). Wacana Ekspresi Kritik Sosial Masyarakat terhadap Sinetron melalui Meme Internet. IPTEK Journal of Proceedings Series, (5), 13-21.

Shelanda, B. R., & Ermawati, S. (2021). Analisis Kalimat Interogatif dalam Talkshow Mata Najwa. J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture, 1(3), 36-40.

Waljinah S., Harun J. P., Eko P., Ani R., & Erry W. K. (2019). Tindak Tutur Direktif Wacana Berita Online: Kajian Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital. SeBaSa, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 118-129.

Yulianti, Y., & Utomo, A. P. Y. (2020). Analisis Implikatur Percakapan dalam Tuturan Film Laskar Pelangi. Matapena: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(1),1-14.

Yuniati, I., Reni K, Abdi K., & Hasmi S. (2020). Implikatur dalam Wacana Kampanye Pemilihan Legislatif 2019. Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran), 3(2), 276-288. DOI: https://doi.org/10.31539/kibasp.v3i2.1249.

Zamzani & Yayuk E. R. (2017). Yang Penting Wacana. Yogyakarta: UNY Press.

Downloads

Published

2022-03-20

Issue

Section

Articles