GAYA BAHASA KUMPULAN CERITA ANAK-ANAK MUSIM KARYA PEREMPUAN PENULIS GALUH

Authors

  • Wienike Dinar Pratiwi Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Dian Hartati Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Sutri Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Ahmad Abdul Karim Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.23887/jpbsi.v13i4.70887

Keywords:

cerita anak, gaya bahasa, perempuan penulis Galuh

Abstract

Maraknya kuantitas buku anak yang disokong dengan mudahnya akses penerbitan buku tentu menimbulkan permasalahan sisi kualitas. Tujuan penelitian mendeskripsikan gaya bahasa kumpulan cerita Anak-Anak Musim karya Perempuan Penulis Galuh. Penelitian menerapkan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif analitis. Subjek penelitian dilakukan pada lima cerita bertema keluarga. Data kajian berupa kata, frasa, kalimat, maupun wacana yang memuat penggunaan gaya bahasa. Teknik pengumpulan data mengaplikasikan teknik membaca, mencatat, serta studi pustaka. Data-data yang terkumpul diolah melalui beberapa tahapan, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan Perempuan Penulis Galuh memanfaatkan gaya bahasa beragam dalam mengonstruksi cerita anak. Gaya bahasa yang digunakan berupa gaya bahasa bermakna perbandingan yakni alegori, alusio, simile, metafora, metonimia, hiperbola, personifikasi, dan eufemisme; serta gaya bahasa bermakna penegasan yakni pleonasme, repetisi, eksklamasio, enumerasio, dan alonim. Penggunaan gaya bahasa tersebut membantu anak-anak memahami konsep-konsep kompleks dalam kehidupan, merangsang kreativitas dan pemikiran kritis, memperkaya pengetahuan, serta membantu anak-anak memahami pentingnya toleransi dalam berbicara. Hasil penelitian memberikan kontribusi bagi para penggiat dongeng, orangtua, maupun guru taman kanak-kanak dalam memberikan alternatif dongeng. Selain itu, hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai alternatif materi ajar keterampilan berbicara jenjang SD, serta relevan dengan mata kuliah berbicara dan retorika di perguruan tinggi.

References

Adji, A. N. (2016). Seri Fantasteen Ghost Dormitory: Produksi Komersial Sastra Di Indonesia. Jurnal Pena Indonesia, 2(2), 102–120.

Agoestyowati, R. (2017). Branding Serial KKPK: Tinjauan pada Minat Literasi Anak-Anak. Majalah Ilmiah Bijak, 14(1), 60–69.

Anwar, S., & Nirmala, A. A. (2020). The Language Style in the Lyrics of Dara Ayu’S Song and Its Learning Implications. SeBaSa, 3(2), 176–185. http://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/sbs

Faizun, M. (2020). Analisis Gaya Bahasa Dalam Puisi Ada Tilgram Tiba Senja Karya W.S. Rendra: Kajian Stilistika. KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 4(1), 67–82. https://doi.org/10.24176/kredo.v4i1.4658

Fauziyah, R., & Nugroho, R. A. (2023). Analisis Gaya Bahasa Personifikasi Dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono. Kabasastra, 2(2), 103–112.

Firdaus, A., & Wati, R. (2022). Politik Penerbitan Mayor dan Minor Dalam Ranah Siber. Literasi: : Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Pembelajarannya, 6(2), 324–332.

Giftia, S. H., & Riyadi, S. (2022). Penggunaan Gaya Bahasa Dalam Kumpulan Puisi Pada Akun Instagram Panjiramdana. SeBaSa, 5(2), 353–363. https://doi.org/10.29408/sbs.v5i2.6194

Hendrayani, H., Gumiati, T., & Waridah, W. (2022). Anak-Anak Musim. Bandung: Balatin Putera Puteri.

Hidayah, A. N., & Oktavia, W. (2019). Metafora dalam Naskah Drama “Senja dengan Dua Kelelawar” Karya Kirdjomulyo. SeBaSa, 2(1), 55–64. https://doi.org/10.29408/sbs.v2i1.1353

Kalsum. (2010). Kearifan Lokal dalam Wawacan Sulanjana: Tradisi Menghormati Padi pada Masyarakat Sunda di Jawa Barat, Indonesia. Sosiohumanika, 3(1), 79–94.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023). KKBI Daring [Online]. https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Keraf, G. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Meliala, R. R. S., Widodo, S. T., & Subiyantoro, S. (2018). Analisis Diksi, Gaya Bahasa, dan Citraan dalam Empat Cerita Anak Indonesia Karya Murti Bunanta. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 18(1), 95–105.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE Publications.

Nastiti, T. S. (2020). Dewi Sri Dalam Kepercayaan Masyarakat Indonesia. Tumotowa, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.24832/tmt.v3i1.48

Nurliza, E. N. E. (2017). Analisis Gaya Bahasa Dalam Cerita Rakyat Aceh Besar. Jurnal Serambi Ilmu, 29(2), 106–111. http://ojs.serambimekkah.ac.id/serambi-ilmu/article/view/456%0Ahttp://ojs.serambimekkah.ac.id/serambi-ilmu/article/viewFile/456/417

Pertiwi, T., & Rosmiati, A. (2022). Kajian Stilistika Pada Kumpulan Cerita Anak Oleh Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia. Jurnal Basataka (JBT), 5(1), 155–162.

Pintubatu, N. R., Tarigan, H., & Setiawan, D. S. A. (2022). Analisis Gaya Bahasa Dan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel “Seperti Sungai Yang Mengalir” Karya Paulo Coelho. Jurnal Basataka (JBT), 5(1), 9–18. http://jurnal.pbsi.uniba-bpn.ac.id/index.php/BASATAKA/article/view/141%0Ahttps://jurnal.pbsi.uniba-bpn.ac.id/index.php/BASATAKA/article/download/141/94

Prasetyo, S. A. (2020). Kajian Stilistika Diksi dan Gaya Bahasa Sastra Anak Pada Cerita Anak Majalah Bobo. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran |, 3(1), 1–8.

Putra, G. A. S., Artawan, G., & Wirahyuni, K. (2020). Analisis Gaya Bahasa pada Berita Seni Budaya dalam Surat Kabar Bali Post Edisi Mei 2018. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha, 10(2), 28–36.

Putri, A. Al, Astri, N. D., Simanullang, R. S., & Tanjung, T. (2020). Analisis Gaya Bahasa Dalam Lirik Lagu Fourtwnty: Kajian Stilistika. JPBSI: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(2), 110–118.

Rastini, D. S., & Laksono, K. (2022). Diksi dan Gaya Bahasa dalam Akun TikTok @Edwin_ gst. Bapala, 9(7), 106–117.

Ratna, N. K. (2013). Stilistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rohana, Y., Santosa, R., & Djatmika, D. (2017). Gaya Bahasa, Teknik Penerjemahan, Dan Kualitas Terjemahan Dalam Dongeng Disney Dwibahasa Berjudul Cinderella: My Bedtime Story Dan Tinkerbell and the Great Fairy Rescue. PRASASTI: Journal of Linguistics, 2(1), 150–166. https://doi.org/10.20961/prasasti.v2i1.1736

Rohman, A. S., Fitrahayunitisna., Astawan, I. Y. (2022). Nilai Ekologis Cerita Rakyat Dewi Sri dan Implikasinya dalam Kehidupan Pragmatis Masyarakat Petani Jawa Timur. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 6(1), 86–95.

Sari, N. A. (2020). Bentuk-Bentuk Penyimpangan dalam Novel Kiat Sukses Hancur Lebur Karya Martin Suryajaya: Kajian Stilistika. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 3(2), 125–138. https://doi.org/https://doi.org/10.30872/diglosia.v3i2.34

Setiawati, A. M., Ayu, D. M., Wulandari, S., & Putri, V. A. (2021). Analisis Gaya Bahasa Dalam Lirik Lagu “Bertaut” Nadin Amizah: Kajian Stilistika. Jurnal Penelitian Humaniora, 26(1), 26–37. https://doi.org/10.21831/hum.v26i1.41373

Setyawan, B. W., & Saddhono, K. (2020). Gaya kebahasaan Rahmat Djoko Pradopo dalam antologi Geguritan Abang Mbranang. KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching, 6(2), 142–155. https://doi.org/10.22219/kembara.v6i2.13618

Soelistyarini, T. D., & Setyaningsih, R. W. (2012). Bercerita Tanpa Menggurui: Gaya Bahasa Dalam Buku Cerita Anak Untuk Membangun Karakter. Atavisme, 15(2), 187–196. https://doi.org/10.24257/atavisme.v15i2.59.187-196

Sofyaningrum, R. (2021). Gaya Bahasa Kiasan Dalam Dongeng Anak Berbahasa Inggris (Studi Kasus Karya Brothers Grimm). RUANG KATA: Journal of Language and Literature Studies, 1(1), 56–72. https://doi.org/10.53863/jrk.v1i01.196

Suprapto. (1991). Kumpulan Istilah Sastra dan Apresiasi Sastra. Jakarta: Dian.

Wohlgemuth, G. T. (1998). Children’s Literature And Its Translation: An Overview. Unpublished Dissertation. University of Surrey: School of Language and International Studies.

Yaqutunnafis, N., Sriasih, A. S. P., & Indriani, M. S. (2021). Analisis Gaya Bahasa Cerpen Pada Surat Kabar Mingguan Jawa Pos 2019. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(2), 161–174.

Downloads

Published

2023-12-30

Issue

Section

Articles