PEMBERITAAN SIDANG MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN (MKD) DALAM SURAT KABAR KOMPAS DAN TRIBUN BALI: SEBUAH KAJIAN WACANA KRITIS

Gusti Ayu Putu Pentas Dewianti ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd. .

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kosakata pemberitaan sidang MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) di surat kabar Kompas dan Tribun Bali dan (2) mendeskripsikan tata bahasa pemberitaan sidang MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) di surat kabar Kompas dan Tribun Bali. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi yang berupa pustaka. Instruments pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kartu data. Data dianalisis melalui beberapa tahapan yang meliputi, (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Surat kabar Kompas dan surat kabar Tribun Bali lebih banyak menggunakan kosakata membuat klasifikasi dalam mengontruksi pemberitaan sidang MKD. Dalam surat kabar Kompas ditemukan 25 kosakata membuat klasifikasi, 14 kosakata membatasi pandangan, 1 kosakata pertarungan wacana, dan 2 kosakata marjinalisasi sedangkan dalam Tribun bali ditemukan 31 kosakata membuat klasifikasi, 14 kosakata membatasi pandangan, 4 kosakata pertarungan wacana, dan 9 kosakata marjinalisasi. (2) Surat kabar Kompas dan surat kabar Tribun Bali lebih banyak menggunakan tata bahasa efek bentuk kalimat pasif (penghilangan pelaku) dalam mengontruksi pemberitaan sidang MKD. Dalam surat kabar Kompas ditemukan 18 kalimat pasif dan 2 nominalisasi, sedangkan dalam surat kabar Tribun Bali ditemukan 15 kalimat pasif dan 3 nominalisasi.
Kata Kunci : sidang MKD, Kompas, Tribun Bali, analisis wacana kritis, teori Roger Fowler, dkk.

This research is about descriptive qualitative research study aims to (1) to describe the vocabulary about the reporting of MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) trial in Kompas media and Tribun Bali, (2) to describe the grammatical about the reporting of MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) trial in Kompas media and Tribun Bali. The subject of this research is Kompas media and Tribun Bali. The object of this research the reporting of MKD trial. The gathering of the data done by documentation method such as literature. The instrument in the gathering of the data in this research is card of data. Data analysis of this research used descriptive technique with procedure (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) concluding/verification. The result of this research explain about (1) the Kompas and Tribun Bali use more vocabulary that make the clasification in contruction the report of MKD Trial. In the Kompas newspaper found 25 vocabulary classified, 14 vocabulary restrict the view, first bout vocabulary discourse, and 2 vocabulary marginalization while in Tribun Bali found 31 vocabulary classified, 14 vocabulary restrict the view, 4 vocabulary fight discourse, and 9 vocabulary marginalization. (2) the Kompas and Tribun Bali use more passive grammatical; to lose character in contruction the report of MKD Trial. In the Kompas newspaper found 18 passive and 2 nominalization, whereas in Tribun Bali newspaper found 15 passive and 3 nominalizations.
keyword : MKD trial, Kompas, Tribun Bali, critical discourse analysis, Roger Fowler teory

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v5i3.8689

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :



Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha (JPBSI) indexed by:

 Crossref 




Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.