https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/issue/feed Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha 2022-05-23T02:22:41+00:00 I Gede Arjana igede.arjana@undiksha.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha </strong>is an open-access scientific journal published by the physics education study program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to spread original, theoretical and practical advances in multidisciplinary research findings related to physics education. Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha creates and give a global description to our academic society about the research and development of science and technology in education.</p><p>Jurnal Pendidikan Fisika was first published in 2014 and has been published consistently twice a year in <strong>May and November</strong>. All manuscripts submitted for publication will be previewed by the editor and if appropriate, sent for blind peer review.</p><p><strong>p-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1512018925" target="_blank">2599-2554</a> (Print)</strong></p><p><strong>e-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1511512750" target="_blank">2599-2562</a> (online)</strong></p> https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/31295 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ALAT PERAGA PADA MATERI KONVERSI ENERGI GERAK MENJADI ENERGI LISTRIK UNTUK SISWA SMA KELAS X 2021-11-22T13:07:25+00:00 faradila aulia alifteria faradilaulia31@gmail.com mita anggaryani anggaryani mitaanggaryani@unesa.acid Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas media kognitif untuk menjelaskan konsep konversi energi. Metode penelitian menggunakan ADDIE yang terdiri dari 5 aspek yaitu: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi, dengan batasan implementasi pada skala uji laboratorium. Penelitian ini memuat tujuh prosedur pengembangan, yaitu: (1) desain (2) analisis; (3) revisi; (4) uji laboratorium; (5) analisis data; (6) laporan dan (7) validasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji alat peraga dan uji validasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis hasil tes alat peraga dan validitas alat peraga menggunakan skala likert yang divalidasi oleh dua orang dosen ahli, dua orang guru fisika SMA dan dua alumni program studi pendidikan fisika. Kesimpulan dari analisis dan pembahasan uji alat peraga menunjukkan bahwa alat peraga dapat mengubah energi dari gerak menjadi energi listrik mengikuti teori yang diajarkan. Beberapa faktor yang menunjukkan gejala konversi energi gerak menjadi energi listrik, sehingga cocok digunakan sebagai alat peraga dan alat praktikum fisika pada materi konversi energi kelas X SMA. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa alat peraga layak digunakan dengan hasil validasi 90% (sangat valid). 2021-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/33427 STUDI LITERATUR : ANALISIS PRAKTIK PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH 2021-05-22T20:50:02+00:00 Churoni Fryda Hajar Ayudha churonifrydaha@gmail.com Woro Setyarsih worostyarsih@unesa.ac.id <p>Pemecahan masalah (<em>problem solving</em>) merupakan salah satu keterampilan yang wajib dimiliki peserta didik di abad 21, terutama pada mata pelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikator yang digunakan pada keterampilan pemecahan masalah, menganalisis praktik pembelajaran (model, media pembelajaran, dan materi) fisika yang dapat melatih keterampilan pemecahan masalah peserta didik tingkat SMA, dan menganalisis penyebab peserta didik kesulitan memecahkan masalah fisika. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan analisis bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari 21 artikel yang diseleksi melalui <em>Publish or Perish</em> yang terindikasi <em>Scopus</em> dari tahun 2016-2020 dalam bentuk <em>article journal</em> dan <em>conference paper</em>. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 15 penulis artikel memenuhi empat indikator keterampilan pemecahan masalah menurut G. Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah sesuai rencana, dan melakukan pengecekan kembali terhadap semua langkah dan melakukan evaluasi. Berdasarkan hasil kajian studi literatur didapatkan beberapa rekomendasi model pembelajaran yang dapat melatih keterampilan pemecahan masalah, yaitu model pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang menekankan pada <em>student centered</em> <em>learning </em>dan bantuan media teknologi, seperti PBL, pembelajaran inkuiri, PjBL, dan pembelajaran kolaboratif, terutama pada materi mekanika. Hasil lain didapatkan faktor utama penyebab peserta didik kesulitan memecahkan masalah fisika adalah guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. </p> 2021-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/33436 PENGEMBANGAN HANDOUT FISIKA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA 2021-05-22T20:48:26+00:00 Ahmad Amin aminyubi@gmail.com Sulistiyono Sulistiyono suliswae85@gmail.com <p>Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk berupa handout fisika berbasis contextual teaching and learning<em> </em>yang layak untuk<em> </em>meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa; (2) mengetahui besar peningkatan aktivitas belajar siswa setelah menggunakan handout fisika berbasis contextual teaching and learning dan (3) mengetahui besar peningkatan hasil belajar fisika siswa setelah menggunakan handout fisika berbasis contextual teaching and learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (<em>R&amp;D</em>) dengan model 4D <em>(FourD Models)</em>, yaitu: tahap <em>Define</em>, <em>Design</em>, <em>Develop</em>, dan <em>Disseminate. </em>Instrumen penelitian ini berupa lembar validasi handout, lembar observasi aktivitas belajar dan soal tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Handout fisika berbasis CTL hasil pengembangan layak digunakan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa dengan kategori sangat baik; 2) Peningkatan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan handout fisika berbasis CTL<em> </em>ditunjukkan dengan nilai <em>standard gain</em> sebesar 0,72 dengan kategori tinggi dan 3) peningkatan hasil belajar fisika sebesar 0,92 dengan kategori tinggi. </p> 2021-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/32396 HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN MINAT BACA SISWA DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMP PGRI 2 SEKAMPUNG 2021-05-22T20:52:21+00:00 Ayang Kinasih kinasihayang@gmail.com Erni Mariana marianaerni558@gmail.com <p><br />Abstract<br />Berdasarkan hasil pengamatan di kelas yang telah dilakukan pada saat proses pembelajaran berlangsung banyak siswa yang mengobrol sendiri, tidak memperhatikan penjelasan guru pada saat pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara Motivasi Belajar dan Minat Baca Siswa dengan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP PGRI 2 Sekampung semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah Korelasi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIc SMP PGRI 2 Sekampung yang terdiri dari 36 siswa sebagai sampel. Rancangan penelitian yang telah dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kuantitatif. Hasil penelitian tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dan minat baca siswa dengan hasil belajar fisika siswa. Hal ini terlihat pada fhit &gt; fdaf bernilai positif artinya motivasi belajar dan minat baca siswa sebesar 33,3% dalam meningkatkan hasil belajar fisika siswa.</p> 2021-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/33288 PENERAPAN METODE PRAKTIKUM VIRTUAL BERBASIS SIMULASI PHET BERBANTUAN GUIDED-INQUIRY MODULE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KONTEN FISIKA 2021-05-22T20:50:25+00:00 Aprina Defianti aprina.defianti@unib.ac.id Dedy Hamdani dedy.hamdani@unib.ac.id Ahmad Syarkowi ahmadsyarkowi@unib.ac.id <p align="center"><strong>Abstrak<em></em></strong></p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan konten fisika melalui penerapan metode praktikum virtual berbasis simulasi <em>PhET </em>berbantuan<em> </em><em>Guided-Inquiry Module</em><em>.</em> Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah 1 kelas mahasiswa yang mengambil mata kuliah Fisika Dasar pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan<em> </em>konten mahasiswa<em> </em>adalah sebesar 50.56 pada siklus I, 60.76 pada siklus II, dan 70.08 pada siklus III. Persentase ketuntasan belajar yang diperoleh kelas adalah sebesar 20% pada siklus I, 24% pada siklus II, dan 56% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian tersebut,dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan konten mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode praktikum virtual berbasis simulasi <em>PhET </em>berbantuan<em> </em><em>guided-inquiry module</em>.</p><p> </p><p><strong>Kata kunci: </strong>Pengetahuan Konten Fisika,Praktikum Virtual, Simulasi PhET, <em>Guided-Inquiry Module</em></p><p> </p><p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p><em>This research aimed to determine the increase in student's physics content knowledge through the application of a virtual practicum method based on a PhET simulation assisted by the guided-inquiry module. The method used in this research was a classroom action research method. The research subjects were 1 class of students who took the Basic Physics course in odd semester of the 2019/2020 academic year. The results showed that the average score of student content knowledge was 50.56 in the first cycle, 60.76 in the second cycle, and 70.08 I n the third cycle. The percentage of subject matter mastery obtained by the class was 20% in the first cycle, 24% in the second cycle, and 56% in the third cycle. Based on these results, it can be concluded that there is an increase in student’s physics content knowledge after participating in learning with a virtual practicum method based on a PhET simulation assisted by the guided-inquiry module.</em></p><p> </p><strong><em>Keywords : </em></strong><em>Physics Content Knowledge, Virtual Practicum, PhET Simulation, Guided-Inquiry Module</em> 2021-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/24501 PEMAHAMAN SISWA TENTANG APLIKASI KONSEP SUHU DAN KALOR YANG BERKAITAN DENGAN KOMPUTER 2021-05-22T20:49:25+00:00 Zainul Mustofa zainulmustofa1993@yahoo.com <p>Berbeda dengan level pendidikan menengah lainnya, pembelajaran fisika di SMK Teknik memiliki kewajiban lebih yaitu untuk mengintegrasikan konsep-konsep fisika dalam bidang keahliannya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman siswa terkait aplikasi konsep suhu dan kalor yang berkaitan dengan komputer. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa teknik komputer dan jaringan (TKJ), SMK Al Munawwariyyah Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami aplikasi konsep suhu dan kalor yang berkaitan dengan komputer lebih dari 80%. Aplikasi konsep yang telah mereka pahami antara lain persamaan kalor dan maknanya, jenis perpindahan kalor dan dampaknya, dan identifikasi permasalahan komputer yang berkaitan dengan kalor (troubleshooting).</p> 2021-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/47251 PENGARUH MODEL BELAJAR EKSPERENTIAL BERBANTUAN EKSPERIMEN VIRTUIL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP MISKONSEPSI SISWA 2022-05-23T01:36:02+00:00 Ida Bagus Putu Mardana putu.mardana@undiksha.ac.id Putu Yasa yasa17310@gmail.com <p>Selama ini pembelajaran fisika di tingkat Sekolah Menengah Atas masih dipandang sebagai pembelajaran yang sulit dan kurang disukai oleh siswa, karena kemasan pembelajaran fisika di kelas kurang menarik, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa. Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa adalah masalah miskonsepsi. Berbagai pendekatan pembelajaran fisika telah dikembangkan sebagai strategi untuk mereduksi&nbsp; miskonsepsi siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih bermakna adalah model belajar eksperential fisika berbatuan eksperimen virtuil. Dengan model ini, proses internalsiasi konsep fisika dapat dilakukan siswa dengan baik.&nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk menguji keunggulan komparatif model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtuil dengan model pembelajaran konvensional dalam mereduksi miskonsepsi siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Singaraja. Populasi penelitian adalah siswa kelas II MIPA. Sampel penelitian adalah siswa kelas II MIPA 1 dan II MIPA 2. Penelitian menggunakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan <em>non-equivalent pre-test post-test control group</em>. Data penelitian adalah hasil belajar awal dan miskonsepsi siswa, yang dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis kovarians (anacova). Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi siswa yang dibelajarkan dengan model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtuil lebih rendah dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F* = 8,013, p&lt;0,05; ∆μ = 12,441, p&lt;0,05).</p> 2021-05-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha