Penghidupan Pedagang Kecil pada Masa Pandemi Covid-19 di Kawasan Pelabuhan Kampung Ujung Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Elisabet Yunita Enggok Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Putu Sriartha Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Made Sarmita Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjpg.v10i1.38123

Keywords:

Pedagang Kecil, Pandemi covid-19, Penghidupan

Abstract

Pariwisata memiliki peran penting dalam perekonomian Nasional. Tujuan penelitian ini untuk 1) Mengindetifikasi kapasitas pedagang kecil selama masa pandemi. 2) Mengidentifikasi strategi yang dilakukan selama masa pandemi. 3) Mengindetifikasi kontribusi sosial ekonomi pedagang terhadap fasilitas pendidikan anaknya. Popuasi dalam penelitian ini adalah pedagang kecil yang mempunyai anak dan sedang sekolah yaitu berjumlah 25 pedagang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif dengan pengumpulan data kuisioner dan wawancara, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, kapasitas pedagang kecil selama masa pandemi lebih dominan menggunakan modal sosial dan fisik. Kedua strategi yang digunakan pedagang kecil selama masa pandemi adalah mengurangi konsumsi, seperti memanfaatkan umbi-umbian untuk mengatasi krisis pangan. Ketiga kontribusi pedagang kecil terhadap fasilitas pendidikan anaknya rendah. Menurunnya pendapatan pedagang kecil sehingga pemenuhan kebutuhan hidup pedagang kecil terganggu dan juga pemenuhan aktivitas belajar anak tidak terpenuhi yang mengakibatkan anak tidak bisa melaksanakan belajar dengan maksimal.

References

Amalia, M., & dkk. (2014). Peluang Usaha serta kerja akibat kehadiran wisatawan pada komunitas Tugu. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2(2), 96–102.

Asyari. (2016). Model Strategi Bertahan Hidup Rumah Tangga Miskin. Jurnal of Islamic & Sosial Studies, 2(2), 1–11.

Awaloedin, D. T., & dkk. (2020). Strategi Menghadapi Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Usaha Kecil dan Menengah. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. Kecamatan Komodo Dalam Angka 2019. , (2019).

Budiyanti, E. (2020). Dampak Virus Corona Terhadap Sektor Perdagangan dan Pariwisata Indonesia. Info Singkat, 12(4), 19–24.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Manggarai Barat. (2019). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Manggarai Barat.

Hermawan, H., Brahmanto, E., & Hamzah, F. (2018). Pengantar Manajemen Hospitality. Penerbit NEM.

Kementrian Pariwisata. (2016). Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementrian Pariwisata Tahun 2016.

Kompas.com. (2020). Komodo Terus Memikat Turis, Kunjungan Turis Asing ke Labuan Bajo Naik. Http://Kompas.Com.

Nugraha, H. S. (2015). Strategi Bertahan Hidup Petani di Kelurahan Made Surabaya. Komunitas, 4(1), 1–10.

Nurhayati, N., & Hayani, I. (2021). Pembelajaran Daring di masa Pandemi covid-19;Perspektif Orang Tua. 1(1), 25–30.

Pos Kupang.com. (2018). Penjual Kuliner di Kampung Ujung wajib menggunakan Gula dan Kopi Manggarai. Kupang.Tribunnews.Com.

Sholik, A., & Sujali. (2013). Pengaruh keberadaan Objek Wisata Makam dan Perpustakaan Bung Karno Terhadap Kondisi Ekonomi Masyakat Pelaku Usaha Perdagangan di Sekitarnya. Jurnal Bumi Indonesia, 2(3), 252–260.

Ulfa, A. Y., & Mutiah, H. (2021). Dampak Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus orang tua didik). Jurnal Pendidikan Sang Surya, 7(1), 22–30.

Utami, E. W. (2020). Kendala dan Peran Orang Tua dalam Pembelajaran daring Pada Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (PROSNAMPAS), 3(1), 471–479.

Wijayanti, R., Baiquni, M., & Harini, R. (2016). No Title. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 4(2), 133–152.

Published

2022-06-02