Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK <p><strong>Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga</strong> is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November).</p><p><strong><br /></strong></p><p><strong>p-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1512019474" target="_blank">2599-1434</a> (cetak) dan e-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1511514065" target="_blank">2599-1442</a> (online)</strong></p><strong>No Charges for Processing (APcs) and Submission.</strong> en-US <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br /><br /><a href="/index.php/JJPKK">Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga</a> is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>. risa.panti@undiksha.ac.id (Dr.Dra.Risa Panti Ariani, M.Si) pkk@undiksha.ac.id (Kadek Sutrisna) Tue, 06 Dec 2022 03:45:29 +0000 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Strategi Promosi Objek Wisata Di Desa Wisata Taman Gerih Abiansemal Kabupaten Badung https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/52729 <p>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan strategi promosi objek wisata pada Desa Wisata Taman Gerih melalui <em>website </em>resmi. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dengan informan pengelola dan wisatawan dengan pengambilan data komponen pariwisata, desa wisata 6A diantaranya, (<em>attraction, accessibilities, aminities, accommodation, activities, ancillary)</em>. Hasil dari penelitian ini diperoleh data dengan kriteria komponen pariwisata di Desa Wisata Taman Gerih yaitu,&nbsp;&nbsp; (a)<em>attraction</em> yaitu wisata sampan, wisata perkebunan, wisata jogging dan bersepeda, wisata tempat bermain anak, wisata taman membaca; (b)<em>accessibilities</em> terdapat akses jalan Desa Gerih, rambu-rambu petunjuk Desa Wisata Taman Gerih; (c)<em>aminities </em>memiliki toilet, tempat parkir, dan layanan tiket masuk; (d)<em>accommodation</em> diantaranya <em>restaurant </em>dan <em>homestay</em> dan <em>villa; </em>(e)<em>activities </em>terdapat kegiatan seperti <em>wedding party, birthday party </em>dan <em>gathering;</em> (f)<em>ancillary</em> terdapat layanan informasi seperti <em>instagram </em>dan <em>website.</em> Dari data yang diperoleh tersebut peneliti melakukan pembuatan <em>website </em>resmi sebagai bentuk strategi promosi dalam mempublikasikan objek wisata baru dalam upaya mempromosikan Desa Wisata Taman Gerih. Upaya promosi ini dilakukan untuk memperkenalkan Desa Wisata Taman Gerih sebagai objek wisata baru kepada para wisatawan melalui media <em>online</em>, dengan adanya <em>website</em> untuk memudahkan wisatawan untuk mengakses informasi lengkap mengenai desa wisata taman gerih.</p> Wibie Verdian, Ni Made Suriani, Cokorda Istri Raka Marsiti Copyright (c) 2022 Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/52729 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0000 Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tutorial Pada Mata Pelajaran Rias Wajah Panggung https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/53519 <p>Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata pelajaran tata rias wajah panggung, 2) mengetahui respon siswa dalam uji kelompok kecil terhadap media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata pelajaran tata rias wajah panggung. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE dengan tahapan, yaitu analyze (menganalisis), design (mendesain), development (mengembangkan), implement (menerapkan), dan evaluate (mengevaluasi). Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data menggunakan observasi dimana data dikumpulkan dari penyebaran angket. Penelitian ini melibatkan 2 orang ahli isi/materi, 2 orang ahli media, dan 6 orang siswa. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pengembangan media berbasis video tutorial pada mata pelajaran tata rias wajah panggung berhasil dilakukan dengan menggunakan model ADDIE, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Berdasarkan uji materi/isi diperoleh rata-rata skor 95,78% termasuk kategori sangat tinggi dan uji terhadap media diperoleh rata-rata skor 96,81% termasuk kategori sangat tinggi. Respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata pelajaran Tata Rias Panggung menunjukkan respon positif dengan rata rata skor 94,2%.</p> <p>&nbsp;</p> <p>This study aimed to 1) describe the development of learning media based on video tutorials on stage makeup subjects, and 2) determine student responses in small group tests to video tutorial-based learning media on stage makeup subjects. This research was research and development using the ADDIE model with stages, namely analyze, design, development, implement, and evaluate. The technique used in data collection was observation in which data were collected from the distribution of questionnaires. This study involved 2 content/material experts, 2 media experts, and 6 students. The type of data in this study is descriptive qualitative and quantitative data. The results of this study indicated that 1) the development of video tutorial-based media on stage makeup subjects was successfully carried out using the ADDIE model, namely Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This study involved two experts, namely content experts who showed 95.78% test results and media experts 96.81%; and 2) Students showed a positive attitude in an average interval of 94.2 in which students got benefits from the development of the video tutorial-based learning media.</p> Dika Ayu Fitriana, I Dewa Ayu Made Budhyani, Made Diah Angendari Copyright (c) 2022 Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/53519 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0000 Pengembangan Hiasan Busana Pesta Anak Dengan Recycle Kain Perca https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/53278 <p>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang pengembangan hiasan busana pesta anak dengan bahan <em>recycle</em> kain perca. Jenis peneIitian yanggdigunakan merupakanmpenelitian pengembangan,<em> Research anddDevelopment</em> <em>(R</em><em>.</em><em>&amp;</em><em>.</em><em>D)</em> dengan model ,pengembangan PPE. Metode pengambilan data yang digunakan adalah metode kuesioner kemudian datamdianalisis0 dengan metode kuaIitatif dan kuantitatIf.mHasil peneIitianoyang diperoleh yaitu: tahap perencanaan <em>(planning) </em>dan analisis data ialah perencanaan produk meliputi membuat moad board, membuat desain sketsa, menganalisis desain, memilih model peraga dan pengambilan ukuran, menggambar pola hiasan busana pesta anak, memilih bahan dan alat. Tahapan produksi <em>(production)</em> meliputi proses menggambar pola hiasan pada pola, peletekan pola pada bahan, penjiplakan hiasan pada kain, membentuk pola hiasan pada kain, menempel kain kapas pada hiasan, pemotongan dan pembentukan hiasan, membuat tali, memasang hiasan pada bahan busana, memotong bahan busana, penjahitan dan hasil jadi pengembangan hiasan busana pesta anak dengan<em> recycle </em>kain perca. TahapangevaIuasi <em>(evaluation)</em> denganokuaIiitas hasil produkibusana pesta dengankdenganhujimproduk melalui penilaian oleh dua orang ahli busana. Berdasarkan hasil uji produkopengembangan hiasancbusana pesta anak dengan <em>recycle </em>kain perca darivahli busana I mendapatkan 89%, dan dari ahlixbusanaxII mendapatkanz86% berdasarkanzperhitungan rata-rata diperoleh hasiI 87%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan hiasan busana pesta anak dengan<em> recycle</em> kain perca memiliki nilai baik sehingga layak untuk digunakan.</p> renianggraini renianggraini, Ni Ketut Widiartini, Putu Agus Mayuni Copyright (c) 2022 Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/53278 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0000 Development Of Gluten Free Moringa Choux Paste As A Culinary Tourism Product https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/54199 <p>Bandung is known as the city of culinary tourism, because there are so many culinary delights that tourists can enjoy when visiting the city of Bandung. The characteristics of cakes that are widely sold as souvenirs are bakery and pastry products. Pastry and bakery products use flour as the basic ingredient. For some consumers who have health problems, products made from wheat flour cannot be consumed because they can affect their health status. Choux paste is a type of pastry with light characteristics and soft texture with the basic ingredients of wheat flour. One effort to replace the use of gluten in wheat flour is to optimize the use of local food ingredients that are gluten-free, such as rice flour and glutinous rice flour. The addition of Moringa leaf flour has the potential as a natural dye and is rich in vitamins, minerals and amino acids. The author innovates to make a gluten free Choux Paste product with the addition of Moringa leaves (moringa oleifera) which contains fiber and complete vitamins to increase nutritional content and is good for consumption by the general public so that it has the potential to become a culinary tourism product. The purpose of this research is to develop gluten Free moringa Choux Paste as a culinary tourism product. The research method is experimental. The results showed that the formula with the addition of 6g of Moringa leaf flour was the formula with the highest acceptability and the color was most favored by the panelists, so it was highly recommended.</p> <p>Keywords: &nbsp;Choux Paste, Gluten free flour, Moringa flour, Culinary tourism product</p> Cica Yulia, Sri Subekti Copyright (c) 2022 Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/54199 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0000 Pengembangan Modul Perawatan Kulit Wajah Dengan Teknologi https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/53279 <p>Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui proses pegembangan modul bahan ajar perawatan kulit wajah dengan teknologi. 2) mengetahui penilaian kelayakan modul bahan ajar perawatan kulit wajah dengan teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima langkah, yaitu: analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket. Subjek dalam penelitian ini yakni 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, dan 6 siswa tata kecantikan SMK Negeri 2 Singaraja yang telah mengikuti pembelajaran perawatan kulit wajah dengan teknologi untuk uji kelompok kecil. Teknik analisis data ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pengembangan modul bahan ajar perawatan kulit wajah dengan teknologi menghasilkan 3 pengembangan materi pembelajaran yang diharapkan dapat digunakan sebagai bantuan belajar mandiri bagi siswa. 2) penilaian kelayakan modul bahan ajar perawatan kulit wajah dengan teknologi mendapatkan hasil melalui uji coba para ahli yaitu, ahli isi materi mendapat penilaian dengan persentase rerata 95,7%, hasil uji coba ahli media mendapat persentase rerata 90,4% sehingga modul dikatakan sangat layak dan tidak perlu direvisi. Pada uji coba kelompok kecil modul bahan ajar perawatan kulit wajah dengan teknologi mendapat persentase rerata yaitu 93,33%, sehingga hasil uji kelayakan modul dinyatakan sangat layak tanpa revisi.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> Ni Putu Wulan Hartawati, I Dewa Ayu Made Budhyani, Made Diah Angendari Copyright (c) 2022 Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/53279 Tue, 06 Dec 2022 00:00:00 +0000 Masker Jagung https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/54074 <p>Masalah kulit terutama pada wajah merupakan hal yang dianggap mengurangi penampilan dan harus mengeluarkan banyak biaya padahal merawat wajah dengan bahan alami lebih aman karena tidak mengandung campuran bahan kimia. Bahan alami yang dimaksud adalah jagung mengandung berbagai vitamin A, B, B1, C, E, dan K, karbohidrat, protein, dan mineral yang baik untuk kesehatan kulit. Jenis penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui 1. Jenis kulit wajah yang dapat digunakan untuk mengaplikasikan masker jagung 2. Hasil penggunaan masker jagung pada kulit wajah ibu-ibu di Kab. Gowa. Pengumpulan data melalui observasi, FGD, dokumentasi, angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Dinyatakan dari persentase skala likert, hasil penelitiannya adalah 1. Untuk mengaplikasikan masker jagung dapat digunakan pada jenis kulit kering dan berminyak, untuk kulit kering setelah 1 bulan perawatan hasilnya terlihat lebih lembut, cerah dan terjadi pelembab sedangkan untuk kulit berminyak efeknya masih belum maksimal dan masih memakan waktu lebih lama karena pori-pori besar dan kandungan minyak berlebih. 2. Hasil penggunaan masker jagung pada kulit wajah wanita di Kab. Gowa pada jenis kulit kering dan berminyak merasakan tekstur yang lembut, aroma khas jagung manis. Aroma masker jagung ini dapat bertahan dalam kondisi kering selama kurang lebih 3 bulan dan setelah lebih lama, aromanya akan berubah menjadi apek dan tidak segar</p> <p>&nbsp;</p> Nurhijrah, A. Nur Maida Copyright (c) 2022 Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPKK/article/view/54074 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0000