KONTRIBUSI KECEPATAN REAKSI, POWER OTOT TUNGKAI, DAN KELENTUKAN TUBUH TERHADAPKECEPATAN LARI PADA PELARI 100 METER PADA ATLET PASI KABUPATEN KLUNGKUNG TAHUN 2020

I Gede Bayu Sara, Suratmin Suratmin, Wasti Danardani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kecepatan reaksi, power otot tungkai dankelentukan tubuh terhadap kecepatan lari pada pelari 100 meter. Ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian ini adalah atlet PASI Kabupaten Klungkung yang berjumlah 15 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah whole body reaction yang digunakan untuk mengukur kecepatan reaksi, standing broad jump yang digunakan untuk mengukur power otot tungkai, sit and reach flexibility yang digunakan untuk mengukur kelentukan tubuh dan tes lari 60 meteryang digunakan untuk mengukur kecepatan lari pada pelari 100 meter. Analisis data menggunakan uji korelasi bivariat dengan criteria pengambilan keputusan yaitu bila r-hitung > r-tabel maka dinyatakan terdapat kontribusi antara variabel. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) pada hipotesis pertama diperoleh nilai r-hitung 0.521 > r-tabel 0.514, (2) pada hipotesis kedua diperoleh nilai r-hitung 0.859 > nilai r-tabel 0.514, (3) pada hipotesis ketiga diperoleh nilair-hitung 0.712 > nilai r-tabel 0.514, (4) dan pada hipotesis keempat diperoleh nilai r hitung = 0.868 > r-tabel 0.514. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel kecepatan reaksi berada dalam kategori kuat, sedangkan variabel power otot tungkai, kelentukan tubuh dan kecepatan lari pada pelari 100 meter dalam kategori sangat kuat. Disarankan kepada pelatih agar mampu munyusun program latihan untuk meningkatkan kecepatan reaksi, power otot tungkai dan kelentukan tubuh terhadap atlet PASI Kabupaten Klungkung.
Kata Kunci : Kata kunci: kecepatan reaksi, power otot tungkai, kelentukan tubuh, kecepatan lari pada pelari 100 meter.

This study aimed to determine the contribution of reaction speed, leg power and flexibility to the running speed of the 100 meter runner. This research is a quantitative study with a correlational method. The sample of this study were 15 athletes from PASI Klungkung Regency. The research instrument consisted of 4 types of tests including whole body reaction to measure reaction speed, standing broad jump to measure leg muscle power, sit and reach flexibility to measure body flexibility and a 60 meter running test to measure running speed on 100 meter runners. Data analysis used bivariate correlation test with decision-making criteria, that is, if r-count> r-table, it is stated that there is a contribution between variables. The results showed: (1) in the first hypothesis the r-count value was 0.521> r-table 0.514, (2) in the second hypothesis, the r-count value was 0.859> the r-table value was 0.514, (3) in the third hypothesis the calculated value was obtained 0.712> r-table value 0.514, (4) and in the fourth hypothesis the calculated r-value = 0.868> r-table 0.514. So it can be concluded that the variable reaction speed is in the strong category, while the leg muscle power variables, body flexibility and running speed for the 100 meter runner are in the very strong category.
keyword : Keywords: reaction speed, leg muscle power, body flexibility

Keywords


kecepatan reaksi; power otot tungkai; kelentukan tubuh



DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jjpko.v12i1.34174

Article Metrics

Abstract view : 206 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :



Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

Jurnal Kepelatihan Olahraga Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kepelatihan Olahraga Undiksha indexed by:

 Crossref