Akulturasi Kebudayaan Hindu dan Buddha di Vihara Buddha Dharma Sunset Road, Kuta, Bali (Latar Belakang Sejarah, Bentuk Akulturasi dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA)

Authors

  • Ni Wayan Wiwik Astuti .
  • Dra. Tuty Maryati,M.Pd .
  • Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum .

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjps.v4i2.3618

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Desa Legian, Kecamatan Kuta, Badung yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Latar belakang berdirinya Vihara Buddha Dharma Sunset Road, Kuta, Bali dengan arsitektur Hindu dan Buddha, (2) Bentuk akulturasi yang nampak di Vihara Buddha Dharma Sunset Road, Kuta, Bali, (3) Potensi-potensi dari bentuk akulturasi pada bangunan di Vihara Buddha Dharma yang dapat dikembangkan sebagai sumber belajar sejarah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Tahap-tahap yang dilakukan dalam penelitian kualitatif ialah (1) Penentuan Lokasi Penelitian, (3) Penentuan Informan, (4) Pengumpulan Data, (5) Validitas Data yang terdiri dari triangulasi data dan triangulasi metode, (6) Analisis Data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Vihara Buddha Dharma didirikan oleh para Bhikkhu sebanyak tujuh orang dan umat Buddha yang tinggal di Desa Adat Legian. Ada tiga faktor yang melatarbelakangi pembangunan Vihara Buddha Dharma, yakni faktor historis (Sejarah), faktor kultural (keterbukaan) dan faktor politik. (2) Bentuk-bentuk akulturasi yang nampak di Vihara Buddha Dharma dapat dilihat dari bentuk bangunan yang berakulturasi, akulturasi bahan bangunan, akulturasi ornamen pada bangunan dan makna simboliknya. (3) Potensi Vihara Buddha Dharma sebagai sumber belajar sejarah yaitu sejarah Vihara Buddha Dharma memiliki peran penting dalam perkembangan Agama Buddha di Badung, di mana keberadaan Vihara Buddha Dharma sebagai Vihara orang Cina dapat dijadikan bukti sejarah bahwa daerah Badung yang mayoritas penduduknya beragama Hindu ternyata dapat di sentuh pula oleh Agama Buddha. dan arsitektur bangunan Vihara Buddha Dharma yang berakulturasi memiliki potensi yang sangat besar sebagai sumber belajar sejarah mengenai fakta-fakta tentang proses interaksi masyarakat di berbagai daerah dengan tradisi Hindu-Buddha di bidang arsitektur.
Kata Kunci : Kata Kunci: Vihara Buddha Dharma, Bentuk Akulturasi, Potensi Vihara Buddha Dharma Sebagai Sumber Belajar Sejarah.

ABSTRACT The research was conducted in the Legian Village, Kuta district, Badung regency which aimed to determine: (1) The background of Buddha Dharma Vihara, Sunset Road, Kuta, Bali with Hindu and Buddhist architecture. () The form of acculturation who wore in Buddha Dharma Vihara, Sunset Road, Kuta, Bali. (3) The potentialities of acculturation on buildings in Buddha Dharma Vihara which could be developed as a source of historycal acquirement. This research is qualitative research types. The stages of the qualitative research conducted in the: (1) the determination of the location of research. (2) determination of the informant. (3) data collection (4) the validity of data consisting of triangulation data and triangulation method, (5) Analysis of data. The results showed: (1) Buddha Dharma Vihara established by the buddhist monk as many as seven people and buddhists who lives in the village of customary Legian. There are three factors the rationale behind the construction of Vihara Buddhist Dharma, namely historical factors (history), cultural factors (openess) and political factors. (2) The forms acculturation of Buddha Dharma Vihara can be seen through from the shape of the building, building materials, the building ornaments and meaning of symbol that it has build on it (3) The potency of Buddha Dharma Vihara can be used as a sourse of historycal acquirement, Buddha Dharma Vihara history has an important role of buddhism development of Badung region, which is Buddha Dharma Vihara presence as a Chinese Vihara can be used as historical evidence on Badung region that can be touched by Buddhism where most of them has Hindu religion. And architecture Buddha Dharma Vihara acculturated has huge potential as a source of historycal acquirement regarding the facts of interaction process on communities in various regions between buddhism and Hindu tradition can be seen on architecture sector.
keyword : Keywords: Buddha Dharma Vihara, the form of acculturation, potential Buddha Dharma Vihara as a source of historycal acquirement.

Published

2016-08-12

How to Cite

., N. W. W. A., ., D. T. M., & ., D. L. P. S. (2016). Akulturasi Kebudayaan Hindu dan Buddha di Vihara Buddha Dharma Sunset Road, Kuta, Bali (Latar Belakang Sejarah, Bentuk Akulturasi dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA) . Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah, 4(2). https://doi.org/10.23887/jjps.v4i2.3618

Issue

Section

Articles