Upaya Pencegahan Covid-19 dengan Pembuatan Hand Sanitizer Alami Ekstrak Daun Sirih
DOI:
https://doi.org/10.23887/jwl.v11i2.45672Keywords:
hand sanitizer, daun sirih, antiseptik alami, desa karangwangiAbstract
Wabah Virus COVID-19 hingga saat ini masih belum bisa teratasi dengan baik, termasuk Indonesia, sampai saat kasus Positif Covid-19 terus mengalami peningkatan cukup signifikan perharinya. Salah satu upaya mencegah penularan Covid-19 adalah selalu memakai hand sanitizer. Desa Karangwangi Depok, Kabupaten Cirebon kaya akan tanaman daun sirih yang belum dioptimalkan pemanfaatannya, sehingga tujuan kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi pembuatan hand sanitizer berbahan dasar ekstrak daun sirih (Piper betle Linn) pada warga Desa Karangwangi. Komponen utama ekstrak daun sirih adalah senyawa fenol yang mempunyai sifat antimikroba dan antijamur kuat dan efektif menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri. Namun karena daun sirih mudah teroksidasi yang ditandai dengan perubahan warna air ekstraknya sehingga dapat diatasi dengan menambahkan jeruk nipis sebagai anti oksidan. Dari hasil kuesioner yang disebarkan bahwa warga Desa Karangwangi merasakan penggunaan dan sosialisasi handsanitizer dari ekstrak daun sirih sangat bermanfaat. Hasil kuetionernya memuaskan terlihat prosentase nilai diatas 60 %.
References
Aiello, Susan E. The Merck etinary manual. USA: Merck Sharp & Dohme Corp; 2012.
Alodokter.com. (2020). Virus Corona. Dikutip:15 September 2020. https://www.alodokter.com/virus-corona.
Anggraini, Mutiara. (2020, 1 April). Cara Membuat Hand Sanitizer dari Daun Sirih, Sangat Mudah Dipraktikkan. Dikutip: 10 September 2020 dari Merdeka.com: https://www.merdeka.com/trending/cara-membuat-hand-sanitizer-dari-daun-sirih-sangat-mudah-dipraktikkan-kln.html?page=6.
Armianty, A., & Mattulada, I. K. (2014). Efektivitas antibakteri ekstrak daun sirih (Piper betle Linn) terhadap bakteri Enterococcus faecalis (Antibacterial effectiveness of betel leaf extract (Piper Betle Linn) to Enterococcus faecalis). Journal of Dentomaxillofacial Science, 13(1), 17.
Ayu Kurniawati, K. R., Santosa, F. H., & Bahri, S. (2020). Sosialisasi Hidup Sehat di Tengah Wabah Virus Corona. JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter, 3(1), 58–65.
Bustanussalam, B., Apriasi, D., Suhardi, E., & Jaenudin, D. (2015). Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(2), 58–64.
Carolia, N., & Noventi, W. (2016). The Potential of Green Sirih Leaf (Piper betle L.) for Alternative Therapy Acne vulgaris. Jurnal Majority, 5, 140–145.
Cut Fatimah, R. A. (2018). Pembuatan Hand Sanitizer (Pembersih Tangan Tanpa Air) menggunakan Antiseptik Bahan Alami. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian, 336–343, 336–343
Hapsari, D.N., Lilik, H., Sri, M. (2019). Manfaat ekstrak daun sirih (piper betle linn) Sebagai hand sanitizer untuk menurunkan angka kuman tangan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol 7, no 1.
Kursia, S., Lebang, J. S., Taebe, B., Burhan, A., Rahim, W. O. ., & Nursamsiar. (2016). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etilasetat Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 3(2), 72–77.
Muhlisah, F. 2010. Tanaman Obat Keluarga. Penebar Swadaya. Jakarta. Fitofarmaka, Vol.5, No.2.
Putri, Z. F. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih (Piper betle L.) terhadap Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus multiresisten [skripsi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2010.
Satuan Tugas Penanganan COVID-19. (2020). Dikutip 18 September 2020. https://covid19.go.id/.
Tim Penyusun RPJMDes, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Desa, Desa Karangwangi: 2014.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with the Widya Laksana agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)