ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS KONTEKS BUDAYA LOKAL UNTUK PEMBELAJARAN IPA SMP

Authors

  • Putu Agus Putra Dwipayana Program Studi S1 Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Wayan Redhana Program Studi S1 Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Ganesha
  • Putu Prima Juniartina Program Studi S1 Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/jppsi.v3i1.24628

Keywords:

analisis kebutuhan, multimedia interaktif, budaya

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan prototype multimedia interaktif berbasis konteks budaya lokal yang dapat memudahkan siswa dalam memahami konsep abstrak dan melestarikan budaya aslinya. Analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan informasi mengenai kurikulum di sekolah, analisis konsep IPA dan analisis jurnal penelitian yang mendukung pengembangan multimedia interaktif berbasis konteks budaya lokal. Pada studi literatur dilakukan analisis konsep IPA topik klasifikasi materi dan perubahannya memperoleh hasil 52% konsep abstrak dengan contoh konkret, 36% konsep menyatakan proses, 8% konsep menyatakan sifat, dan 4% konsep konkret. Hasil analisis jurnal penelitian memperoleh bahwa pengembangan multimedia interaktif berbasis konteks budaya lokal sangat penting karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Studi lapangan dilakukan dengan penyebaran angket dalam bentuk google form kepada guru IPA dan siswa SMP pada tiga kecamatan yaitu Buleleng, Sawan, dan Sukasada. Hasil studi lapangan menunjukan 100% guru dan siswa 98,7% menyatakan bahwa multimedia interaktif berbasis konteks budaya lokal penting untuk dikembangkan dan diterapkan dalam proses pembelajaran. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran nyata mengenai perlunya pengembangan multimedia interaktif berbasis konteks budaya lokal.

References

Andriana E., Vitasari M., Oktarisa Y., & Novitasari. (2017). Pengembangan Multimedia Pembelajaran IPA Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(3), 186-200.

Arda, Sahrul S., & Darsikin. (2015). PengembanganMedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Komputer Untuk Siswa SMP Kelas VIII. e-Jurnal Mitra Sains, 3(1), 69-77.

Baker, D. & Taylor, P. C. S. (1995). The effect of culture on the learning of science in non-estern countries: The result of an integrated research preview. Journal Science education.

(6), 695-704.

Baharuddin & Daulay, I. (2017). The Development of Computer-Based Learning Media at a Vocational High School. International Journal of GEOMATE12 (30), 96-101.

Budiman Haris. (2017). Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, (8), 75-83.

Cheung, A., Slavin, R. E., Kim, E., & Lake, C. (2017). Effective secondary science program: A best-evidence synthesis. Journal of Research in Science Teaching, 54(1), 58-81.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Pendidikan Kewarganegaraan, Kurikulum dan Silabus Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Depdiknas

Juniartina, P. P. (2017). Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Dengan Model Group Investigasi Berorientasi Pendidikan Karakter. Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajar annya, 11(2), 154-165.

Kaniawati, I. (2017). Pengaruh Simulasi Komputer terhadap Peningkatan Penguasaan Konsep Impuls- Momentum Siswa SMA. Jurnal Pembelajaran Sains 1(1), 24-26.

Laksana, Labe D. N., & Fransiska W. (2015). Penggunaan Media Berbasis Budaya Lokal dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 27-37.

Lilisari, Supriyanti, S., & Hana, MN. (2016). Students Creative Thinking Enhancement Using Interactive Multimedia of Redox Reaction Creative Thinking Enhancements, 21 (1), 30-34.

Mulyatiningsih, Endang. 2011. Riset Terapan Bidang Pendidikan & Teknik. Yogyakarta: UNY Press

Novianto, L. A., Sudana, I. N. D., & Wedi, A. (2018). Pengembangan Multimedia Interaktif Mata Pelajaran IPA Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah Manusia untuk Kelas VIII SMP Wahid Hasyim Malang. JKTP 1(3), 256-263.

Oyedele, V., Rwambiwa, J., & Mamvuto, A. (2013). Using Educational Media and Technology in Teaching and Learning Processes: A Case of Trainee Teachers at Africa University. Academic Research International, 4(1), 292–300.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, 2007. Jakarta.

Puspita, S., A., & Setiawan, A. (2018). The Development of Internet-Based Economic Learning Media using Moodle Approach. International Journal of Active Learning 3(2), 100- 109.

Riani, S. et al. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Bioteknologi Modern Siswa Kelas XII SMA. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1, 1–8.

Sarini, P., & Selamet, K. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Etnosains Bali bagi Calon Guru IPA. Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya, 13(1), 27-39.

Schlechtendahl, J., Keinert, M., Kretschmer, F., Lechler, A., & Verl, A. (2015). Making existing production systems Industry 4.0-ready. Production Engineering, 9(1), 143-148.

Suardana, I. N., (2014) Analisis Relevansi Budaya Lokal dengan Materi Kimia SMA Untuk Mengembangkan Perangkat Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Budaya. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(1), 337-347.

Sulistiyanto, S., Faridi, A., & Saleh, M. (2018). Developing an Interactive Multimedia Based on Local Culture for Teaching Writing Narrative Texts for the Eighth Graders. English Education Journal 8 (4), 411 – 417.

Syahdiani, Kardi S., Sanjaya I. G. M. (2015). Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Inkuiri Pada Materi Sistem Reproduksi Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya, 5(1), 727-741.

Tsaparlis, G., & Kampourakis, C. (2000). An Integrated Physical-Science (Physics And Chemistry) Introduction For Lower-Secondary Level (Grade 7) Chemical Education in Europe: Curricula and Policies, 1(2), 281-294.

Wira, S., K., O., Wirya I N., & Parmiti D., P. (2015). Pengembangan Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Seririt. e- Journal Edutech Universitas Pendidikan Ganesha 3(1).

Yoni, P., N M., Jampel, N., Suwatra, W. (2014). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Flash Mata Pelajaran PKN Kelas VI SD. e-Journal Edutech Universitas Pendidikan Ganesha 2(1).

Young, P., A. (2017). The Presence of Culture in Learning. Handbook of Research on Educational Communications and Technology.

Downloads

Published

2020-04-29