KEHARMONISAN SOSIAL PADA MASYARAKAT MULTIETNIS DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI (DI DESA CELUKANBAWANG, BULELENG, BALI)

Authors

  • Firawati Ariska Program Studi Pendidikan Sosiologi, Universitas Pendidikan Ganesha
  • Nengah Bawa Atmadja Program Studi Pendidikan Sosiologi, Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Ketut Margi Program Studi Pendidikan Sosiologi, Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/jpsu.v2i1.28050

Abstract

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Faktor-fakor pendukung terciptanya masyarakat harmonis di Desa Celukanbawang; (2) Strategi yang digunakan oleh masyarakat Desa Celukanbawang untuk menjadikan masyarakat yang harmonis; (3) Cara pemanfaatan keharmonisan sosial di Desa Celukanbawang yang memiliki potensi sebagai sumber belajar di SMA/MA. Konsep yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah tersebut yakni Integrasi sosial, sosialisasi, dan teori AGIL Talcott Parsons. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan langkah: penentuan informan yang terdiri dari masyarakat Desa Celukanbawang yang bercorak multietnis serta tokoh agama Hindu, Islam yang merupakan warga Desa Celukanbawang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen.Analisa data dilakukan dengan langkah pengorganisasian data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terciptanya masyarakat multietnis yang hidup harmonis di Desa Celukanbawang 2) Pembentukan keharmonisan masyarakat multietnis yang harmonis dengan dibentuk melalui pendidikan didalam keluarga, sekolah serta masyarakat. 3) Aspek-aspek sosiologi yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi pada masyarakat celukanbawang dalam kehidupan masyarakat multietnis antara lain: integrasi sosial, sosialisasi, toleransi dan aktivitas sosial. Aspek ini dapat dikaitkan dengan materi pembelajaran Sosisologi SMA pada topik Perbedaan, Kesetaraan dan Harmoni Sosial.
Kata Kunci : Harmonisasi, Masyarakat Multietnis dan Sumber Belajar.

References

Daftar Pustaka

Hamdi, Ahmad Zainul dan Mukhtafi. 2017. Wacana dan Praktil Pluralisme keagamaan di Indonesia. Jakarta: Daulat Jakarta Press.Nasution. 2011. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sanjaya , Wina. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Rirzer, George. 2014. Teori Sosiologi Moderen Edisi Ketuju. Jakarta: Prenada Media Group

Adipurnomo, Haryono. 2006. Sumber dan Media Pembelajaran. Departemen Pendidikan NasionalHendropuspito, 1983.Sosiologi Agama. Yogyakarta: Yayasan Kanisuis (anggota IKAPI)

Sukardi.2003. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya.Jakarta: PT Bumi Aksara.

Raga, Gede.Dkk. 2003.Integrasi Sosial Antar Umat Hindu dan Islam di Bali (Study Kasus di Desa Candikuning, Tabanan, Bali).IKIP Singaraja

Saputra, Herman, dkk. 2013. Integrasi Sosial Masyarakat Multietnik Di Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Jurnal Pendidikan, 5(12): 12-15.Ayu Armini. 2013. Toleransi Mayarakat Multi Etnis Dan Multiagama Dalam Organisasi Subak Di Bali. Jurnal Pendidikan

Abdul Rahman Sinaga. 2016. Pola Komunikasi Masyarakat Kampung Bali (Study Deskriptifetnografi Pola Komunikasi Masyarakat Suku Bali Dalam Berinteraksi Dengan Masyarakat Yang Multietnis Di Desa Cipta Dharma).

Downloads

Published

2020-09-23