KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PESISIR KARANGANTU

Authors

  • Ira Ardila Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Indonesia
  • Nurul Hayat Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Indonesia

Keywords:

Karakteristik, Sosial, Ekonomi, Masyarakat Pesisir, Pelabuhan Karangantu

Abstract

Masyarakat pesisir merupakan masyarakat yang memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan kebutuhan pangan seperti berbagai jenis ikan untuk kebutuhan masyarakat luas. Luasnya wilayah perairan Indonesia menyebabkan Indonesia memiliki masyarakat pesisir yang bergantung pada potensi laut. Tantangan kehidupan yang berhadapan dengan laut memberikan karakteristik sosial ekonomi tersendiri pada masyarakat pesisir. Dalam penulisan ini akan dibahas kehidupan sosial seperti struktur sosial, yang menempati lapisan teratas hingga bawah yaitu: pemimpin nelayan, bos/tengkulak, nelayan sekaligus pemilik kapal, dan buruh nelayan. Ciri-ciri masyarakat pesisir Karangantu yaitu memiliki identitas, berbeda suku namun kegiatannya masih homogen, padat penduduk, dan pemenuhan kebutuhan relatif terbatas. Faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan ekonomi yaitu faktor alam, sarana prasarana, permodalan, kebijakan, dan harga pasar.

References

Anah, E. S. (2017). Pengembangan Potensi Ekonomi Kawasan Pesisir dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 3, 138–153. https://doi.org/https://doi.org/10.32678/lbrmasy.v3i2.1186

Dishub Provinsi Banten. (2021). Potensi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Karangantu. Retrieved from dishubbantenprov.go.id website: https://dishub.bantenprov.go.id/Artikel/topic/184

Fatmasari, D. (2016). Analisis Sosial Ekonomi dan Budaya Masyarakat Pesisir Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 6, 144–166. Retrieved from https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/amwal/article/view/255

Pratama, O. (2020). Konservasi Perairan Sebagai Upaya menjaga Potensi Kelautan dan Perikanan Indonesia. Retrieved from KKP.go.id website: https://kkp.go.id/djprl/artikel/21045-konservasi-perairan-sebagai-upaya-menjaga-potensi-kelautan-dan-perikanan-indonesia

Ratnasari, L., & Setiawan, R. (2019). Strategi Eksistensi Pencak Silat Bandrong di tengah Industri Kebudayaan. Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika, 5(1), 47. https://doi.org/10.30870/hermeneutika.v5i1.7202

Ridha, A. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan di Kecamatan Idi Rayeuk. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 8(1), 646–652. https://doi.org/10.33059/jseb.v8i1.205

Satria, A. (2015). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sutisna, N. W., & Effane, A. (2022). Fungsi Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Jurnal Karimah Tauhid, 1, 226–233. Retrieved from https://fungsi.co.id/fungsi-manajemen-sarana-dan-prasarana-pendidikan/

Syahrial, M. (2021). Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Ekonomi Islam. IndraTech, 2(1), 51–61. https://doi.org/10.56005/jit.v2i1.47

Usop, T. B. (2016). Kajian Literatur Metodologi Penelitian Fenomenologi dan Etnografi. Researchgate Netgate Net, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.15786.47044

Wahidmurni. (2017). Pemaparan Metode Penelitian Kualitatif. Retrieved from Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim website: http://repository.uin-malang.ac.id/1984/

Yusuf, R., Hendawati, H., & Wibowo, L. A. (2020). Pengaruh Konten Pemasaran Shoppe Terhadap

Downloads

Published

2023-11-25