https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/issue/feed Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha 2022-08-31T13:41:52+00:00 Ketut Udy Ariawan udy.ariawan@gmail.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Journal of Mechanical Engineering Education is a scientific journal published by Department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Engineering and Vocational, Ganesha University of Education. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of educating and technical learning. This journal can provide a description of the development of science and technology in mechanical engineering education for the academic community. JPTM was accredited by the <strong>Ministry of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia</strong>, which is ranked <strong>Fifth Grade (Peringkat 4, Sinta 4)</strong> from 2021 to 2025 based on <strong>Decree No. 30/E/KPT/2019</strong>.This journal is published by 2 times a year (<strong>March and August</strong>).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>p-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1512015328" target="_blank" rel="noopener">2614-1876</a> (print) dan e-ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1511512448" target="_blank" rel="noopener">2614-1884</a> (online)</strong></p> https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/45831 Kajian Penerapan Sistem Fuel Cell Sebagai Sumber Energi Alternatif Ramah Lingkungan Pada Kendaraan Bermotor 2022-08-25T07:01:55+00:00 Erwin erwin.dosen@gmail.com Rico Fernanda Erwin.dosen@gmail.com Malvin Dharma Erwin.dosen@gmail.com Navis Faiq Erwin.dosen@gmail.com Izza Rafi Erwin.dosen@gmail.com <p>Fuel cell merupakan perlengkapan konversi tenaga yang menggunakan prinsip elektrokimia yang mereaksi hidrogen dan oksigen menjadi air. Fuel cell dapat memproduksi listrik seiring dengan ketersediaan suplai dari bahan bakar eksternal, sehingga sifatnya bertentangan dengan penggunaan dari baterai. Karya ilmiah ini mengkaji mengenai topik pengaplikasian sistem fuel cell pada kendaraan bermotor sebagai salah satu bentuk alternatif ramah lingkungan untuk menanggulangi dampak buruk penggunaan BBM yang berlebihan. Metode yang digunakan pada kajian ini yaitu deskripsi kualitatif dan didasarkan pada tinjauan beberapa artikel penelitian terdahulu disertai dengan literatur yang relevan. Berdasarkan penelusuran dan pengkajian dari beberapa referensi terdahulu, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan, antara lain pengolahan gas hidrogen fuel cell ialah suatu tahapan awal sebelum gas tersebut dimasukkan ke dalam sistem fuel cell untuk dijadikan sebagai bahan bakar, proses reforming ialah suatu tahapan alternatif yang menggunakan gas metanol sebagai bahan bakar fuel cell untuk menghindari kendala-kendala yang ditimbulkan gas hidrogen, dan sistem thermal fuel cell ialah suatu tahapan yang digunakan untuk mengatur suhu agar sistem fuel cell tidak cepat rusak akibat panas yang ditimbulkan dari hasil samping kinerja sistem tersebut.</p> 2022-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/27600 Pengembangan Media Film Pembelajaran Perawatan Sepeda Motor Bermuatan Nilai Karakter 2022-08-25T01:35:08+00:00 I Kadek Purnama Yasa purnamayasa68@gmail.com Kadek Rihendra Dantes rihendra-dantes@undiksha.ac.id Luh Joni Erawati Dewi joni.erawati@undiksha.ac.id <p align="justify">Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengembangkan media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan nilai karakter (2) Menguji tingkat kelayakan media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan niali karakter. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian (R&amp;D) Research and Development dengan model pengembangan Hannafin and Peck. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu angket/kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berupa (1) pengembangan media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan nilai karakter (2) tingkat kelayakan dan tanggapan audiens pada media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan nilai karakter yang sudah divalidasi menurut: (a) ahli materi memperoleh persentase nilai sebesar 85,84% dengan kriteria sangat layak (b) ahli media memperoleh persentase nilai sebesar 86,67% dengan kriteria sangat layak (c) uji coba kelompok kecil memperoleh persentase nilai sebesar 89,67% dengan kriteria sangat layak dan (d) uji coba kelompok besar memperoleh persentase nilai sebesar 89,62% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan media ini sangat layak dari segi materi, media, dan tanggapan dari audiens, sehingga media ini dapat dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran.</p> 2022-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/51046 The Karakterisasi Performa Genset Diesel Menggunakan Syngas Hasil Gasifikasi Kombinasi Serbuk Kayu dan Sekam Padi Dengan Variasi Pembebanan 2022-08-18T03:00:33+00:00 Fachry Muhammad Fachry Naufal fachrynaufal290897@gmail.com Slamet Wiyono fachrynaufal290897@gmail.com Erwin maswie@untirta.ac.id <p>Untuk mengatasi krisis energi yang sedang terjadi diperlukan sumber energi alternatif baru yang lebih murah, berlimpah dan dapat diperbaharui. Energi alternatif yang saat ini banyak dikembangkan ialah biomassa, dan salah satunya adalah serbuk kayu dan sekam padi. Gasifikasi biomassa khususnya di Indonesia memiliki potensi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik unjuk kerja genset diesel 5kW terhadap berbagai pembebanan dengan bahan bakar solar dan syngas dari hasil gasifikasi campuran serbuk kayu dan sekam padi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Rekayasa Energi Baru Terbarukan Fakultas Teknik UNTIRTA. Penelitian ini menggunakan variasi pembebanan dengan total lampu halogen berjumlah 5,2kW. Pada penelitian ini penulis hanya menggunakan beban maksimum 3,2kW dikarenakan kondisi yang “tidak optimal” pada genset yang mengakibatkan putaran mesin menjadi tidak maksimal. Hasilnya nilai daya generator diesel pada pembebanan kecil meningkat, namun pada pembebanan tinggi mengalami penurunan</p> 2022-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/43722 Analisis Pengaruh Variasi Beban Pendinginan Ruangan Terhadap Unjuk Kerja Prototype Mini Water Chiller 2022-01-18T14:18:56+00:00 Ryan Pratama Putra sutrisnak443@gmail.com I Nyoman Pasek Nugraha paseknugraha@undiksha.ac.id I Gede Wiratmaja wiratmaja@undiksha.ac.id <p>Dari waktu ke waktu teknologi mesin pengkodisian udara sudah mengalami perkembangan yang pesat. Mulai dari sistem untuk skala kecil (<em>direct exspansion) </em>hingga untuk skala besar (<em>water chiller). </em><em>Adapun </em><em>protot</em><em>y</em><em>pe</em><em> mini water chiller telah dibuat sebelumnya oleh mahasiswa konsentrasi pendingin program studi pendidikan teknik mesin undiksha belum pernah diuji performansinya dengan pemberian beban pendinginan pada kabin/ruangannya. Sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan u</em>ntuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi beban pendinginan yang mana dalam penelitian ini menggunakan variasi pembebanan temperatur 30 ºC, 35 ºC, 40 ºC, 45 ºC, 50 ºC terhadap laju pendinginan ruangan serta <em>coefficient of performance </em>(COP) pada unit <em>prototype mini water chiller.</em> Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen (percobaan) dengan variabel bebas yaitu variasi beban pendinginan ruangan yang mana menggunakan variasi pembebanan temperatur 30 ºC, 35 ºC, 40 ºC, 45 ºC, 50 ºC yang diperoleh dari penggunaan <em>hair dryer </em>berukuran 400 <em>watt</em> serta variable terikat yaitu laju pendinginan ruangan dan <em>coefficient of performance </em>(COP) mesin pendingin. Proses pengujian dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan pengambilan data pada setiap variasi pembebanan dengan total jumlah pengambilan data sebanyak 15 kali. Hasil dari pengujian mendapatkan data – data sebagai berikut : untuk laju pendinginan ruangan terendah terjadi pada pembebanan dengan temperatur 30 ºC sedangkan untuk untuk laju pendinginan ruangan tertinggi terjadi pada pembebanan dengan temperatur 50 ºC dan untuk <em>coefficient </em><em>o</em><em>f perfomance </em>(COP) terendah terjadi pada pembebanan dengan temperatur 50 ºC sedangkan untuk <em>coefficient </em><em>o</em><em>f perfomance </em>(COP)<em> </em>tertinggi terjadi pada pembebanan dengan temperatur 30 ºC.<em></em></p><p> </p><p>Kata kunci : <em>coefficient of perfomance (</em><em>COP</em><em>)</em>, laju pendinginan ruangan, <em> prototype </em><em>mini water chiler</em>.</p><p> </p><p>T<em>he rapid growth of air-coding technology from time to time. Ranging from a smal scale (direct expansion) to a large scale (water chiller system)</em><em> the </em><em>p</em><em>rototype mini water chiller has been made previously by cooling concentration students undiksha mechanical engineering education study program has never been tested for performance by providing cooling load on the cabin/room. So more research is needed to find out how the variations in cooling load in this study used variations in temperature loads of </em><em>30</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 35</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 40</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 45</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 50</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em> </em><em>on room cooling rates and coefficient of performance (C</em><em>O</em><em>P) on prototype mini water chiller units. The methods used in this study are comparative experiments with free variables that are variations in the cooling load of the room which uses variations of temperature loads of </em><em>30</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 35</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 40</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 45</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em>, 50</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em> </em><em>obtained from the use of a 400 watt hair dryer and variable bound that is cooling rate in the cab and coefficient of performance (c</em><em>o</em><em>p) of cooling machine. The test process is carried out as many as </em><em>3</em><em> repetitions of data retrieval on each variation of the burden with a total amount of data retrieval of </em><em>1</em><em>5 times. The results of the test obtained the following data: for the lowest room cooling rate occurred at a charging temperature of 30</em><em> </em><em>ºc while for the highest room cooling rate occurred at a charging temperature of 50</em><em> </em><em>º</em><em>c</em><em> and for coefficient </em><em>o</em><em>f perfomance (C</em><em>O</em><em>P) the lowest occurred at a charging temperature of 50</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em> while for coefficient </em><em>of</em><em> perfomance (C</em><em>O</em><em>P) the highest occurred at a charging temperature of 30</em><em> </em><em>º</em><em>C</em><em></em></p><p> </p><p><em>Keywords : coefficient of perfomance (</em><em>COP</em><em>),</em><em> </em><em>room cooling rate</em><em>,</em><em> prototype mini water chiler.</em></p> 2022-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/32626 Pengaruh Variasi Derajat Lobe Separation Angle Camshaft Terhadap Torsi, Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Motor Bensin 4 Langkah 2022-01-18T14:32:39+00:00 A’an Adji Ahmad Sya’bani aandblt7@gmail.com Kadek Rihendra Dantes rihendra-dantes@undiksha.ac.id I Gede Wiratmaja gede.wiratmaja@undiksha.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) mengetahui pengaruh derajat <em>lobe separation angle</em> pada <em>camshaft </em>terhadap torsi mesin motor bensin 4 langkah, (2) Untuk mengetahui pengaruh derajat <em>lobe separation angle</em> pada <em>camshaft </em>terhadap daya mesin motor bensin 4 langkah, (3) Untuk mengetahui pengaruh derajat <em>lobe separation angle</em> pada <em>camshaft </em>terhadap konsumsi bahan bakar motor bensin 4 langkah. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model dokumentasi, dengan memanfaatkan <em>print out </em>atau cetakan hasil pengukuran dari alat uji torsi, daya dan konsumsi bahan bakar. Analisis data penelitian menggunakan metode eksperimen. Kemudian hasil dari pengukuran dilakukan analisis data menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah menafsirkan data yang diperoleh dari hasil eksperimen. Data ini akan dimasukan ke dalam tabel, dan ditampilkan dalam bentuk grafik kemudian di analisis. Adapun hasil yang didapatkan dari penelitian ini (1) Torsi maksimum yang dihasilkan menggunakan LSA 108° adalah sebesar 8.14 Nm pada 6500 RPMsedangkan menggunakan LSA 110° sebesar 8.59 Nm pada 5000 RPM, dan menggunakan LSA 112,5° sebesar 8.60 Nm pada 5500 RPM. (2) Daya maksimum yang dihasilkan menggunakan LSA 108° adalah sebesar 7.46 HP pada 7000 RPM, sedangkan menggunakan LSA 110° sebesar 6.94 HP pada 6500 RPM, dan menggunakan LSA 112,5° sebesar 7.55 HP pada 7000 RPM. (3) Konsumsi Bahan Bakar maksimum yang dihasilkan menggunakan LSA 108° adalah sebesar 0,802 kg/jam pada 7500 RPM, sedangkan menggunakan LSA 110° sebesar 0,835 kg/jam pada 7500 RPM, dan menggunakan LSA 112,5° sebesar 0.901 kg/jam 7500 RPM.</p> 2022-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/29717 Pengaruh Variasi Campuran Pertalite Dengan Bahan Bakar Limbah Plastik Terhadap Unjuk Kerja Motor Bensin 4 Langkah 2022-01-18T14:23:16+00:00 Anak Agung Gede Windhu Gandhi Putra gungwindhu80@gmail.com Kadek Rihendra Dantes Rihendra-dantes@undiksha.ac.id I Gede Wiratmaja wiratmaja@undiksha.ac.id <p>Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran bahan bakar pertalite dengan bahan bakar plastik terhadap torsi dan daya pada sepeda bensin 4 langkah dengan melakukan perbandingan variasi bahan bakar 0%, 20% dan 40%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimen, metode eksperimen adalah satu cara untuk mencari hubungan sebab akibat antara mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor lain yang mengganggu. Pengujian dan pengambilan data dilakukan di bengkel Gede Widi Motor Denpasar, pengujian dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan Hasil dari penelitian ini terdapat perbandingan dimana torsi tertinggi diperoleh pada variasi 20% dengan hasil 10.2 N.m pada putaran mesin 3000 Rpm lebih tinggi dibandingkan dengan torsi yang dihasilkan variasi 0% yaitu 9,56 N.m pada putaran mesin 3000 Rpm. Sedangkan daya tertinggi diperoleh pada variasi 40 % yang memperoleh daya 8,4 HP pada putaran mesin 7000 Rpm lebih tinggi dibandingkan dengan variasi 0% yang mendapatkan hasil daya 8,04 Hp.</p><p>Kata kunci : Torsi, daya, bahan bakar limbah plastik, pertalite</p> 2022-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/51315 Proses Bending Plat Pada Pembuatan Produk Round filter Di PT Inovasi Pro Filter Indonsesia 2022-08-25T01:47:09+00:00 Rizky Mulya Manullang 1810631150109@student.unsika.ac.id Iwan Nugraha Gusniar iwan.nugraha@ft.unsika.ac.id <p>Dalam dunia industri teknologi merupakan suatu hal penting yang dapat membantu meningkatkan kualitas industri. Teknologi tersebut dapat berupa, perancangan produksi, mesin produksi yang digunakan, desain produksi, alat dan bahan, serta fasilitas penunjang lainnya. Di setiap perusahaan yang menggunakan teknologi pasti akan memerlukan sistem perancangan alat yang akan di produksi. Untuk pendapatkan konsumen dan keuntungan yang maksimal, perusahaan memiliki banyak strategi baik dari segi menimalisasi biaya, efektifitas marketing, kecepatan proses produksi, ketepatan proses produksi, hingga peningkatan imej perusahaan. Bending merupakan pengerjaan dengan cara memberi tekanan pada bagian tertentu sehingga terjadi deformasi plastis pada bagian yang diberi tekanan. PT. Inovasi Pro Filter Indonesia bergerak dalam bidang Pemfilteran diantaranya Bahan tekstil, Polimer, Oil dan Gas. Yang banyak bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang lainnya sehingga membuat produk yang sangat berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan round filter, mengetahui spesifikasi round filter, proses produksi dan menganalisa proses bending pada round filter. penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian observasi dan wawancara, yaitu mengamati secara langsung dan melihat secara langsung permasalahan yang terjadi.</p> <p><br>Kata kunci: Bending, Round Filter, PT Inovasi Pro Filter Indonesia</p> 2022-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/29970 Studi Eksperimental Penggunaan Arak Bali Pada Biogasoline Sebagai Bahan Bakar Alternatif Terhadap Emisi Gas Buang Pada Kendaraan Bermotor 2022-01-18T12:33:19+00:00 I Wayan Bayu Widiadnyana widiadnyanabayu9@gmail.com Kadek Rihendra Dantes rihendra-dantes@undiksha.ac.id I Gede Wiratmaja wiratmaja@undiksha.ac.id <p align="center"><strong>Abstrak<em></em></strong></p><p> </p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan emisi HC, CO, CO<sub>2</sub> dan O<sub>2</sub> pada kendaraan bermotor dengan menggunakan <em>biogasoline </em>dari bahan baku nira pohon kelapa, nira pohon <em>ental</em>/siwalan dan nira pohon aren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode eksperimenjadalah penelitianiyang dilakukanjuntuk mengetahuijakibatjyang ditimbulkanidari suatujperlakuan yangjdiberikan secarajsengaja olehjpeneliti. Dalam penelitian ini menggunakan uji analisis anova satu jalur. Proses pengujian dan pengambilan data dilakukan di Politeknik Transportasi Darat Bali, pengambilan data dilakukan sebanyak 10 kali pengulangan pada setiap pengujian dengan putaran mesin 2000 rpm. Setelah melakukan pengujian terdapat perbandingan emisi HC pada kendaraan bermotor dengan menggunakan biogasoline dari bahan baku nira pohon kelapa, nira pohon ental/siwalan, dan nira pohon aren. Pada biogasoline A1 rata-rata penurunannya sampai 298,55 ppm vol, biogasoline A2 rata-rata penurunannya sampai 205,75 ppm vol, dan biogasoline A3 rata-rata penurunannya sampai 321,05 ppm. Pada emisi CO biogasoline A1 rata-rata penurunannya sampai 5,534% vol, biogasoline A2 rata-rata penurunannya sampai 3,384% vol, dan biogasoline A3 rata-rata penurunannya sampai 5,733%. Pada emisi CO<sub>2</sub>biogasoline A1 rata-rata penurunannya sampai 1,97% vol, biogasoline A2 rata-rata penurunannya sampai 0,86% vol, dan biogasoline A3 rata-rata penurunannya sampai 2,14% vol. sedangkan pada emisi O<sub>2</sub> mengalami kenaikan yaitu pada biogasoline A1 rata-rata kenaikannya sampai 8,05 % vol, biogasoline A2 rata-rata kenaikannya sampai 5,45 % vol, dan biogasoline A3 rata-rata kenaikannya sampai 9,50 % vol.</p><p> </p><p>Kata- kunci : Emisi gas buang, Pertamax, <em>Biogasoline, </em>Arak Bali<em></em></p> 2022-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/32712 Analisa Variasi Campuran Minyak Kelapa Sawit Untuk Oli Peredam Kejut Shock Absorber Ganesha Electric Vehicles 1.0 Generasi 2 2022-01-18T14:33:38+00:00 Gede Wisnu Prayuda dedewisnu1411@gmail.com Kadek Rihendra Dantes rihendra-dantes@undiksha.ac.id I Nyoman Pasek Nugraha paseknugraha@undiksha.ac.id <p><em>Shock absorber</em> atau <em>shock breaker</em> adalah sebuah alat mekanik yang didesain untuk meredam hentakan yang disebabkan oleh energi kinetik. Dalam kendaraan, alat ini berfungsi untuk mengurangi efek dari kasarnya permukaan jalan. Dalam penelitian ini, perlakuan berupa pencampuran minyak sawit (CPO) dengan oli peredam kejut, kemudian akan dilihat hasil berupa perubahan yang terjadi pada <em>shock absorber </em>yang diujicobakan, <em>force kompresi</em>, suhu, dan <em>rebound</em> di setiap variasi campuran minyak kelapa sawit dengan oli peredam kejut menggunakan <em>shock absorber</em> rancangan ganesha <em>electric vehicles</em> 1.0 generasi 2 sebagai obyek penelitian. Selanjutnya oli predam kejut yang akan di pakai dalam penelitian ini beserta campuran yang akan di ujikan yaitu Minyak kelapa Sawit (CPO)<em> </em>yang di anggap peneliti untuk meningkatkan daya redam dari <em>shock absorber</em> rancangan ganesha <em>electric vehicles</em> 1.0 generasi 2.</p><p> Berdasarkan hasil uji oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>100% sebagai pengujian awal untuk mendapatkan nilai standar yang akan dibandingkan dengan minyak kelapa sawit sebesar 40% dan 20%. Dari pengujian oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>100% dan didapatkan nilai rata-rata <em>Compression Force</em> 81.438, <em>Rebound Force</em> 99.51725,<em> </em>dan <em>Temperature </em>29.74 C. Berdasarkan hasil uji oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>60% dengan minyak kelapa sawit 40% setelah dicampur didapatkan nilai rata-rata <em>Compression Force</em> yaitu<em> </em>-100.4055, nilai rata-rata dari <em>Rebound Force</em> yaitu 169.14075 <em> </em>dan <em>Temperature </em>30.69 C. Dari pengujian oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>100% dibandingkan dengan oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>60% dengan minyak kelapa sawit 40% terdapat perbedaan dimana viskositas oli tersebut terlalu kental sehingga mendapatkan hasil kompresi terlalu tinggi dan rebound tidak stabil. Berdasarkan hasil uji oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>80% dengan minyak kelapa sawit 20% setelah dicampur didapatkan nilai rata-rata <em>Compression Force</em> yaitu<em> </em>-85.377, nilai rata-rata dari <em>Rebound Force</em> yaitu 185.73675 dan <em>Temperature </em>29.82 C. Dari pengujian oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>100% dan dibandingkan dengan uji oli peredam kejut <em>Shock Absorber </em>80% dengan minyak kelapa sawit 20% terdapat perbedaan dimana viskositas oli tersebut memenuhi syarat sehingga mendapatkan hasil kompresi stabil dan rebound stabil.</p> 2022-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/38695 Pengaruh Variasi Kedalaman dan Kecepatan Pemakanan Terhadap Tingkat Kekasaran Permukaan Baja ST.37 2022-01-18T14:36:30+00:00 Made Budi Suadnyana budisuadnyana03@gmail.com I Nyoman Pasek Nugraha paseknugraha@undiksha.ac.id Kadek Rihendra Dantes rihendra-dantes@undiksha.ac.id <p>Kedalaman dan kecepatan pemakanan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kekasaran permukaan benda kerja pada saat proses pemesinan, khususnya pada proses pembubutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kedalaman dan kecepatan pemakanan terhadap tingkat kekasaran permukaan hasil pembubutan rata baja ST. 37. Penelitian ini menggunakan metode experiment dengan variabel terikat yaitu kekasaran permukaan dan variabel bebas yaitu kedalaman dan kecepatan pemakanan. Kecepatan pemakanan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 0.10 mm/putaran dan 0.13 mm/putaran sedangkan kedalaman pemkanan yang digunakan yaitu: 0.1 mm, 0.2 mm, dan 0.3mm. Sampel penelitian sebanyak 60 spesimen. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur dengan menganalisa data kekasaran permukaan masing-masing spesimen setelah dilakukan pengujian kekasaran permukaan sebanyak 3 kali untuk 1 spesimen dengan menggunakan alat dial indikator dengan ketelitian 0.001mm. Dari hasil analisis data, kedalaman 0.1mm dengan kecepatan pemakanan 0.10 mm/putaran yang menghasilkan kekasaran permukaan paling rendah dengan harga kekasaran permukaan .015490mm.</p><p><strong> </strong></p><p><strong>Kata kunci :</strong> Kekasaran Permukaan (Y) Kedalaman Pemakanan (X1) Kecepatan Pemakanan (X2)</p> 2022-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/51606 Studi Kasus Kebocoran Horizontal Sand Mill Machine KWS-30L dengan Menerapkan Preventive Maintenance di PT. ACI 2022-08-30T23:56:27+00:00 Sanam Sanam sanam.officially@gmail.com Hamid Abdillah hamid@untirta.ac.id Ono Rokhadhitomo hamid@untirta.ac.id <p>Pada dasarnya sebuah perusahaan tentunya memiliki perencanaan atau tindakan perawatan yang matang terhadap mesin oprasionalnya. Hal ini biasanya di tugaskan/dibebankan kepada teknisi engineering atau maintenance. Perawatan tersebut tentunya berimplikasi langsung terhadap kelangsungan oprasional produksi baik dari segi penghematan biaya hingga dapat menambah usia dari alat atau mesin yang tersekedul perawatannya tersebut. Penelitian ini dilakukan PT. Asia Chemical Industry yang bergerak pada bidang chemical adhesive. Penelitian ini menggunakan metode true exsperimental design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, serta diskusi dengan para ahli yang, serta menggunakan alat thermal infrared. Tujuan penelitian ini pengaplikasian preventive maintenence pada mesin produksi pasta cat jenis grinding yang mengalami kebocoran air pendingin pada komponen mechanical seal. Hasil penelitian dalam kasus kebocoran tersebut diatasi dengan mengganti komponen mechanical seal yang baru. Permasalahan kebocoran air pendingin mechanical seal memang tidak berdampak buruk pada pengoperasian mesin akan tetapi akan sangat buruk pada hasil proses pembuatan material pasta (kualitas) bahkan kerugian perusahaan. Nilai rata-rata suhu komponen, bearing 50.87°C, shaft 39.9°C, serta mechanical seal 43.97°C, maka mesin pasta masih ideal. Hal yang terpenting adanya kolaborasi antara engineer dan operator produksi untuk mencegah kerusakan dan mencapai produktivitas, kinerja, dan hasil yang optimal, dikarenakan pada saat perawatatan mesin pasta dalam keadaan kotor.</p> 2022-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPTM/article/view/51720 The Rancang Bangun Jig And Fixture Suction Casing Untuk Proses Milling Di Mesin Cnc Milling 3-Axis 2022-08-31T13:41:52+00:00 Rizal Indrawan rizal11307@ppns.ac.id Bayu Wiro Kurniawan rizal11307@ppns.ac.id Fipka Bisono rizal11307@ppns.ac.id Dhika Aditya Purnomo rizal11307@ppns.ac.id Fais Hamzah rizal11307@ppns.ac.id Tri Andi Setiawan rizal11307@ppns.ac.id Nanda Evan Renato rizal11307@ppns.ac.id <p>Perkembangan industri manufaktur sangatlah cepat. Salah satunya di bidang pengecoran logam dan permesinan lanjutan yang menerima pesanan dalam bentuk mass production. Salah satu produk komponen yang diproduksi adalah Suction Casing. Produk ini merupakan komponen bagian dari Cenrifugal Pump, Suction Casing merupakan rumahan untuk pompa untuk melindungi komponen di dalam pompa agar aman saat digunakan. Terdapat dua proses permesinan dalam produksi produk Suction Casing ini dan kedua proses ini dikerjakan di mesin yang berbeda. Untuk proses pertama dikerjakan di mesin CNC turning dan untuk proses kedua dikerjakan di mesin CNC milling dan proses kedua inilah yang penulis teliti lebih lanjut. Dalam pengerjaan produk suction casing ini diperlukan clamping system agar benda kerja tidak bergerak disaat cutting tool sedang memproses benda kerja tersebut. Pekerjaan ini sebenarnya masih bisa lebih efisien yaitu dengan cara menggunakan Jig and Fixture agar pengerjaan bisa lebih dari satu produk per proses permesinan. Untuk jig fixture suction casing ini dapat menghasilkan dua produk dalam waktu kurang dari 12 menit dan jika ditotal dalam satu shift bisa mendapatkan 192 pcs produk suction casing.</p> 2022-08-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022