Analisis Kesesuaian Lahan Komoditas Unggulan Wilayah Pesisir Selatan Kabupaten Purworejo

Main Article Content

Ismi Nuari Puspitaningrum
Sudrajat Sudrajat
Andri Kurniawan

Abstract

Keberagaman potensi unggulan yang ada di kawasan pesisir selatan Kabupaten Purworejo merupakan salah satu modal dasar dalam pembangunan ekonomi. Namun kenyataannya keragaman potensi komoditas unggulan dari sektor pertanian dan non pertanian belum menjadi basis dalam pengelolaan wilayah pesisir, salah satunya tercermin dalam kebijakan pengelolaan pesisir yang telah ditetapkan dan dilaksanakan di wialyah pesisir selatan Kabupaten Purworejo. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian difokuskan untuk memetakan berbagai jenis komoditas unggulan sebagai basis dalam pengelolaan wilayah pesisir selatan Kabupaten Purworejo berdasarkan kesesuaian lahan. Pada penelitian ini, data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara expert choice serta observasi lapangan, dan data sekunder yang diperoleh melalui survei institusional. Data-data tersebut diolah dengan metode analisis berupa analisis LQ, Shift share, dan overlay peta kesesuaian lahan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat berbagai jenis komoditas unggulan sektor pertanian berupa padi ladang, padi sawah, jagung, ketela rambat, kelapa deres, tebu, jambu mete, kambing, domba, ayam, itik entog, kelinci serta perikanan tambak. Beberapa komoditas unggulan tidak memiliki kelas kesesuaian lahan yang sesuai, namun dengan mengatasi faktor pembatas, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan.

Article Details

Section
Articles

References

Ahaliki, B. (2016). Sistem Informasi Geografis (Sig) Pemetaan dan Analisis Daerah Pertanian Di Kabupaten Gorontalo. Jtech 2016, 4(2) 116 – 122. Program Studi Teknik Informatika, Politeknik Gorontalo

Alecsandru, S. V. & Raluca, D.A. (2015). A Regional Level Hierarchy of the Main Foreign Direct Investments’ Determinants–Empirical Study, The Case of Romanian Manufacturing Sector. Procedia Social and Behavioral Science. Eng., 181, 321–330.

Djaenudin, D., Marwan H., Subagjo, H. A., Hidayat. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Balitbang Pertanian. Bogor

Djunaedi, A. & Basuki, N. (2002.). Perencanaan pengembangan kawasan pesisir. Jurnal Teknologi Lingkungan, 3(3), 225–231.

Harinta, Y. W., Basuki, J. S., & Sukaryani, S. (2018). Pemetaan dan Pengembangan Agribisnis Komoditas Unggulan Sayuran di Kabupaten Karanganyar. Agriekonomika, 7(1), 37-47. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v7i1.3201

Kawik, S. (2003). Pengenalan Perencanaan Wilayah Pantai. Yogyakarta: UGM Press.

Khakim, N. (2009). Kajian Tipologi Fisik Pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Mendukung Pengembangan dan Pengelolaan Wilayah Pesisir. Disertasi. Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor.

Mustofa, A. (2012). Kriteria Kesesuaian Lahan Untuk Berbagai Komoditas Tambak. Media Akuakultur, 7(2).

Permana, C. D. & Asmara, A. (2010). Analisis Peranan dan Dampak Investasi Infrastruktur Terhadap Perekonomian Indonesia: Analisis Input–Output. J. Manajemen dan Agribisnis, 7 (7), 48–58.

Poerwadi, B. S. (2018). Refleksi 2017 dan Outlook 2018 Membangun dan Menjaga Ekosistem Laut Indonesia Bersama Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (Siaran Pers). Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Resosudarmo, B. P., Nina I. L. S., & Budi, R. (2000). The Indonesian Marine Resources: An Overview of Their Problems And Challenges. The Indonesian Quarterly. VOL. XXVIII, NO. 3. Third Quarter. Center for Strategic and International Studies. Jakarta. 2000

Rismana, N., Atmiyanti, & Ridwan (2006). Pembuatan Peta Kesesuaian Ekologis Untuk Ternak Ruminansia Pada Skala Tinjau. Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian. Balai Penelitian Ternak. Bogor

Sari, R. M. (2010). Analisis Komoditas Unggulan Pertanian di Pulau Buru Provinsi Maluku. Jurnal Agroforestry, 5(3), 228-236.

Setiawan, B. (2004). Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. Yogyakarta. UGM

Sumanto. E., & Juarini. (2006). Potensi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Ternak Ruminansia di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Iptek Sebagai Motor Penggerak Pembangunan Sistem dan Usaha Agribisnis Peternakan. Puslitbangnak, Balitbangtan. Bogor

Suprapto, O., Syawaludin, A. H., & Herawati, T. (2016). Analisis Kerentanan Fisik Pantai Di Pesisir Garut Selatan Jawa Barat. Jurnal Perikanan Kelautan, (7)2, 51-57

Suratman, W., Suharyadi, & Suharyanto. (1993). Evaluasi Kemampuan Lahan untuk Perencanaan Penggunaan Lahan dengan Metode GIS di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: UGM Press.

Wahyunto, Hikmatullah, E., Suryani, C., Tafakresnanto, S., Ritung, A., Mulyani, Sukarman, K., Nugroho, Y., Sulaeman, Y., Apriyana, Suciantini, A., Pramudia, Suparto, R. E., Subandiono, T., Sutriadi, D., & Nursyamsi. (2016). Petunjuk Teknis Pedoman Penilaian Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Pertanian Strategis Tingkat Semi Detail Skala 1:50.000. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Bogor.