Pengaruh Volatilitas Arus Kas, Volatilitas Penjualan, Book Tax Difference, Tingkat Hutang Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Persistensi Laba

Authors

  • Ajeng Lovita Universitas Stikubank Semarang
  • Anggana Lisiantara Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Stikubank Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23887/jimat.v14i04.58221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh volatilitas arus kas, volatilitas penjualan, book tax difference, tingkat hutang dan kepemilikan institusional terhadap persistensi laba. Persistensi laba didefinisikan sebagai laba yang dapat digunakan sebagai indikator laba di masa yang akan datang, dengan kata lain persistensi yaitu kemampuan laba suatu perusahaan untuk bertahan di masa depan. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah persistensi laba pada tahun pengamatan 2019-2021 Populasi pada penelitian ini adalah 155 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan perusahaan manufaktur periode tahun 2019-2021. Berdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 32 perusahaan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa volatilitas arus kas, tingkat hutang, kepemilikan institusional berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap persistensi laba. Sedangkan volatilitas penjualan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap persistensi laba. Namun book tax difference berpengaruh negatif dan signifikan terhadap persistensi laba.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

 

 

This research aims to analyze the affect of cash volatility, sale volatility, book tax difference, leverage and institutional ownership on earning persistence. Earnings persistence is defined as the profit that can be used as an indicator of future earnings, in other words, the persistence of the earnings of a company's ability to survive in the future. The dependent variabel used in this study is earning persistence in observations 2019-2021.

The population of this research is 155 companies in the manufacturing sector which were listed in Indonesian Stock Exchange (IDX). The research data were collected from manufacturing companies financial statement for the period of years 2019-2021. Based on purposive sampling method, there are 32 samples. The reseacrh hypotesis were tested using multiple linear regression analysis.

The results indicate that the cash volatility, leverage, institutional ownership firm has positive and no significant effect on earning persistence. While sales volatility firm has negative and no significant effect on earnings persistence. But the book tax difference firm has negative and significant effect on earnings persistence.

 

Key words : Earning persistence, cash volatility, sales volatility, book tax difference, leverage and institutional ownership

Downloads

Published

2023-12-09