Teknik Fermentasi Jus Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) Menjadi Wine

Authors

  • Tri Ratna Nastiti

Abstract

Abstrak
Wine Belimbing Wuluh adalah hasil fermentasi dari buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) yang memiliki khasiat terutama sebagai anti diabetes dan antioksidan. Proses fermentasi menggunakan ragi wine (Saccharomyces cerevisiae) hingga dihasilkan wine yang matang, berwarna keemasan dan mengandung alkohol cukup tinggi. Dalam upaya mendapatkan hasil fermentasi yang maksimal, penelitian dilanjutkan dengan beberapa teknik pengendalian proses diantaranya dengan perlakuan yang difokuskan pada pengolahan buah Belimbing Wuluh sebelum proses fermentasi. Buah yang cukup tua dan matang penuh dibuat jus terlebih dulu sebelum proses fermentasi. Hasil fermentasi dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya yaitu dari fermentasi buah tanpa dibuat jus lebih dulu melainkan hanya dibelah dua. Teknik ini dinilai sangat berpengaruh terhadap proses pematangan, citarasa serta aroma wine yang diperoleh. Selanjutnya dilakukan evaluasi atribut sensori yang meliputi cita rasa, aroma, tampilan, warna, dan after taste pada produk wine yang dibuat dari jus dan yang tanpa dibuat jus lebih dulu. Perlakuan yang berbeda sebelum fermentasi menghasilkan wine yang berbeda pula. Wine dari belimbing wuluh yang hanya dibelah menghasilkan wine yang bening, berwarna keemasan namun memiliki cita rasa yang kurang kresss .....,sementara wine dari jus belimbing wuluh agak keruh, berwarna putih kehijauan namun memiliki cita rasa yang lebiht enak. Hasil fermentasi jus buah belimbing memiliki daya terima lebih tinggi dari aspek cita rasa namun kurang dalam aspek tampilan dan warna. Sebaliknya hasil fermentasi buah tanpa di-jus memiliki daya terima tinggi dari aspek tampilan dan warna, sedangkan daya terima cita rasanya kurang.

Published

2012-12-15

Issue

Section

Seminar Nasional MIPA