PERBANDINGAN HASIL PEMOTRETAN FOTO UDARA MENGGUNAKAN DRONE INDUSTRIAL DENGAN DRONE BASIC

Authors

  • Made Abdi Negara univeristas pendidikan ganesha
  • I Gede Yudi Wisnawa
  • I Wayan Krisna Eka Putra

Abstract

UAV atau biasa disebut drone merupakan pesawat tanpa pilot yang dikendalikan jarak jauh oleh pengguna di darat, perairan maupun pada kendaraan lainnya melalui sistem komputer atau remote control. Salah satu pemanfaatan drone yaitu untuk pemetaan. Jenis drone antara lain ; Drone Militer, Drone Konsumer, Drone Mainan, Drone Profesional, Drone Industrial. Drone yang paling sering digunakan pemotretan udara untuk kebutuhan pemetaan adalah drone industrial sedangkan drone jenis mainan tergolong kedalam drone basic biasanya digunakan untuk pemula akan tetapi seiring perkembangan waktu drone jenis ini semakin memiliki sistem dan perangkat yang mumpuni terutama pada bagian sensor kameranya. Faktor biaya, kualitas hasil, waktu dan proses sangat mempengaruhi sehingga drone khususnya drone industrial dianggap sangat cocok untuk pemetaan akan tetapi harga yang ditawarkan drone tersebut masih terbilang mahal dibandingkan menggunakan drone basic dengan harga yang terjangkau. Maka perlu dilakukan penelitian mengenai perbandingan antara hasil pemotretan udara drone basic dengan drone industrial sebagai acuannya dan pengukuran lapangan sebagai perhitungan akuratnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan dimensi foto hasil pemetaan kedua drone yang berbeda jenis pada kondisi titik penerbangan dan skala yang sama sehingga didapatkan satu unsur dapat atau tidaknya drone basic digunakan sebagai alat pemetaan foto udara. Metode pada penelitian ini yaitu dengan komparasi foto dan menganalisis persentase keakuratan dimensi foto yang dihasilkan oleh kedua drone menggunakan bantuan koordinat titik ikat yang didapat dari citra BPN, dengan pembuatan mark pada sekitaran titik terbang yang nantinya akan diukur luasnya. Hasil penelitian ini berupa persentase kecocokan drone basic jika digunakan untuk pengukuran pada poligon yang telah dibuat dan hasil komparasi foto dimulai dari objek yang terdekat dengan titik prinsipal foto sampai objek yang terjauh dari titik prinsipal foto.

References

Apriyanti, D., et. all. (2011). Orthorektifikasi Citra Resolusi Tinggi untuk Keperluan Pemetaan Rencana Detail Tata Ruang (Studi Kasus Kabupaten Nagekeo , Provinsi Nusa Tenggara Timur). 487–492.

Bahar, E. (2015). Kajian Umum Tentang Pesawat Nir-Awak (Drone). www.emirul.staff.gunadarma.ac.id. http://emirul.staff.gunadarma.ac.id/ Downloads/files/46041/DRONE.pdf

Balai Tekkomdik. (2017). Jenis Drone dan Fungsinya. www.jogjabelajar.org. https://www.jogjabelajar.org/tfgmcegayycebb.html?act=artikel&judul=jenis-drone-dan-fungsinya&er=197

Gularso, H., et. all. (2015). PENGGUNAAN FOTO UDARA FORMAT KECIL MENGGUNAKAN WAHANA UDARA NIR-AWAK DALAM PEMETAAN SKALA BESAR ( Small Format Aerial Photography Application using UAV for Large Scale Mapping ). Jurnal Ilmiah Geomatika, 21(1), 37–44.

Park, J. (2019). Penggunaan drone dalam penelitian perencanaan kota di Indonesia. www.theconversation.com. https://theconversation.com/penggu naan-drone-dalam-penelitian- perencanaan-kota-di-indonesia-109732

Rahmad, R. (2019). Pemanfaatan Drone DJI Phantom 4 Untuk Identifikasi Batas Administrasi Wilayah. Jurnal Geografi, 11(2), 218–223. https://doi.org/10.24114/jg.v11i2.10604

Syauqani, A., et. all. (2017). Jurnal Geodesi Undip Januari 2017 UNMANNED AERIAL VEHICLE ( UAV ) QUADCOPTER DJI PHANTOM 3 Jurnal Geodesi Undip Januari 2017. Geodesi Undip, 6(1), 249–257.

Terra Drone. (2019). Survei Pemetaan Menggunakan Drone. www.terra-drone.co.id. https://terra-drone.co.id/id/2019/10/29/survei-pemetaan-drone/

Downloads

Published

2021-09-29