PERILAKU MASYARAKAT DUNIA MAYA PADA PELATIHAN ONLINE DI KOMUNITAS IBU PROFESIONAL

Dwi Indah Lestari, Mustofa Kamil

Abstract


Perkembangan teknologi komunikasi menyebabkan era saat ini dikenal sebagai sebagai era digital. Smarthphone sebagai aplikasi teknologi komunikasi merupakan salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan pelatihan. Paper ini memaparkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap pelatihan online yang diadakan di Komunitas Ibu Profesional, yang bertujuan untuk menambah kemampuan seorang ibu dalam mengelola keluarganya. Dari hasil observasi diketahui bahwa para peserta pelatihan online yang merupakan bagian masyarakat dunia merasakan manfaat pelatihan online. Berdasarkan survey yang peneliti lakukan terhadap peserta pelatihan, didapatkan hasil sebagai berikut. Sebanyak 75% responden menyatakan bahwa pmbelajaran secara online memberikan kemudahan belajar, sebanyak 69% responden menyatakan tidak adanya kendala teknis, sebanyak 77% responden merasakan manfaat dari simulasi yang efektif dalam pelatihan online, sebanyak 75% responden tetap merasakan kebutuhan tatap muka, dan sebanyak 76% responden menyatakan mendapat manfaat peningkatan penguasaan teknologi. Selanjutnya, dari hasil wawancara terhadap beberapa responden, didapatkan faktor determinan yang menyebabkan rendahnya jumlah peserta yang mengikuti keberlanjutan program di Komunitas Ibu Profesional, yaitu: (1) terlalu besarnya jumlah peserta dalam satu virtual classroom, dan (2) masih adanya kebutuhan akan tatap muka yang belum terpenuhi.

Kata Kunci: Pelatihan Online, Komunitas Ibu Profesional, Virtual Classroom


The development of communication technology led today’s era to be known as the digital era. Smarthphone as an application of communication technology can be utilized in the implementation of an online training. The paper presents our research on online training held in the Ibu Profesional Community, which has a goal to improve the ability of mothers to manage their families. The observation has shown that the participants of online training get the benefit of the training. We conducted a survey to the participants. The result is 75% of respondents said online learning provides them with the easiness of learning, and 69% of respondents said there are no technical obstacles. Also, 77% of respondents said the benefits of simulation applied on online training, 75% of them said the need of face-to-face communication, and 76% of them said they get benefit of the growing of their skill in using the technology. Furthermore, from the interview, it is shown that the determinant factors that led to the decreasing number of participants who follow the next level of the program in the Ibu Profesional Community are two folds, i.e. (1) too many participants involving in the virtual class, and (2) the need of face-to-face communication.

Keywords: Online Training, Ibu Profesional Community, Virtual Classroom,



Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jish-undiksha.v7i1.14160

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :



Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.