ANALISIS PELESTARIAN SITUS CAGAR BUDAYA SEKARAN (STUDI KASUS SITUS SEKARAN DI DESA SEKARPURO KABUPATEN MALANG)

Authors

  • Wahyu Nurvita Afnani Universitas Negeri Malang
  • Neni Wahyuningtyas Universitas Negeri Malang
  • Bayu Kurniawan Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v10i3.34307

Keywords:

Pelestarian Cagar Budaya, Situs Sekaran, Situs Sejarah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelestarian Situs Cagar Budaya Sekaran di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ada tiga, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Situs Sekaran ditemukan pada tahun 2019 saat penggalian tanah yang dilakukan oleh pekerja proyek tol Malang-Pandaan. Sebelumnya masyarakat Desa Sekapuro sudah lama mengenal daerah tersebut sebagai bangunan bata kuno, namun tidak pernah dilaporkan karena rendahnya kesadaran sejarah masyarakat Desa Sekarpuro. Peran pemerintah desa dalam melindungi Situs Sekaran meliputi perawatan, perlindungan dan pengawasan. Peran arkeolog, sejarawan, BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) dan komunitas peduli sejarah dalam pelestarian Situs Sekaran meliputi penyelamatan sejak ditemukannya situs tersebut, pemugaran, mendorong penelitian dan menetapkannya sebagai Cagar Budaya menurut wilayah administratifnya.

References

Abdillah, J. (2020). Analisis Peran Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Desa Dalam Upaya Pengelolaan dan Pelestraian Cagar Budaya di Desa Kota Kapur Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Doctrinal, 5(2), 187-191.

Adiwijaya, R. (2011). Upaya Pemeliharaan Benda Cagar Budaya dan Peninggalan Sejarah Menurut Data Balai Arkeologi Kepurbakalaan, Sejarah dan Nilai Tradisional. Doctoral disesertation: Universitas Widyatama.

Adman, B., Mukhlisi, Muslimin, T., Arifin, Z., Priyono, Rengku, M. T., Ningsih, M. K. (2018). Kawasan Wana Parta Letari Gunung Sepuluh Timur PT Pertamina RU V. Balikpapan: PT. Pertamina RU V Balikpapan.

Afida, R., Basuki, A., & Turaeni, N. (2014). Virtual Tour Situs Sejarah Candi Jago Kabupaten Malang Berbasis Android. Jurnal Informatika dan Komputer PENS, 1(1).

Aji, I. S., Cikusin, Y., & Abidin, A. Z. (2021). Pelestarian Cagar Budaya Situs Baru Kumitir Berbentuk Talud Kerajaan Majapahit (Studi Kasus Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto). Respon Publik, 15(2), 1-5.

Akbar, A. (2013). Situs Gunung Padang Misteri dan Arkeologi. Jakarta Selatan: Change.

Alimaturriyah, & Prasojo, Z. H. (2020). Interaksi Islam dan Budaya Lokal Dalam Tradisi Syukuran Laut di Kuala Jelai Kalimantan Tengah. Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Tadarus Tarbawy, 2(1).

Amboro, K. (2015). Membangun Kesadaran Berawal Dari Pemahaman; Relasi Pemahaman Sejarah dengan Kesadaran Sejarah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Fkip Universitas Muhammadiyah Metro. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 3(2), 109-118.

Amin, M. (2018). Kedudukan Akal dalam Islam . Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(01), 79-92.

Arifin, Z. (2019). Melacak Umur Situs Sekaran Peninggalan Pra-Majapahit di Tol Malang. Malang: Liputan6.com. Dari https://www.liputan6.com/regional/read/3939639/melacak-umur-situs-sekaran-peninggalan-pra-majapahit-di-tol-malang.

Ariyanto, A., Rachman, I., & Toknok, B. (2014). Kearifan Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Hutan di Desa Rano Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala. Jurnal Warta Rimba, 2(2).

Arlado, I. (2019). Ganti Rugi Lahan Situs Dikeluhkan. Mojokerto: radarmojokerto.jawapos.com. Dari https://radarmojokerto.jawapos.com/read/2019/11/01/163907/ganti-rugi-lahan-situs-dikeluhkan.

Bhirawa, D. (2020). Satu Lagi Tempat Diduga Situs Sejarah Ditemukan di Kota Batu. Batu: Bhirawa Oline. Dari https://www.harianbhirawa.co.id/satu-lagi-tempat-diduga-situs-sejarah-ditemukan-di-kota-batu/.

Budiono, H., Widiatmoko, S., Budianto, A., & Afandi, Z. (2018). Inventaris Cagar Budaya Kevamatan Badas, Ngampeng Rejo, Ngrogol dan Gurah Kabupaten Kediri. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 1(2), 126-132.

Dianingrum, I. (2018). Studi Historiografi: Sejarah Lanud Sulaiman Karya Jokoo Nugroho. Bandung: Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Edo , R. (2017). Situs Pancur Gading Putri Hijau Kondisi dan Permasalahannya. Medan: Doctoral dissertation, Universitas Negeri Medan.

Fatimah, T. (2014). Gion Matsuri: Prosesi Budaya, Partisipasi Komunitas dan Pelestarian Wajah Kota Kyoto. NALARs, 13(1).

Firmansyah, D., & Soesilo, F. (2020). Sejarah Daerah Malang Timur, Mengenal Toponimi dan Sejarah Lokal Desa-Desa di Derah Pakis dan Sekitarnya. Malang: Intelegensia Media.

Fitriana, R. (2014). Studi Komparasi Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Jalan Tol Menggunakan Metode Bina Marga 2002 Dan AASHTO 1992 (Studi Kasus: Ruas Jalan Tol Solo-Kertosono). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Gemilang, W. A., Ridwan, N. H., Wisha, U. J., Rahmawan, G. A., Ilham, & Tahir, Z. (2020). Kerentanan Tinggalan Budaya Bawah Air Situs Karang Bui di Perairan Pantai Utara Jawa Barat. AMERTA, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi.

Hamzah, S. (2017). Peranan Sultan Muhammad Salahuddin dalam Perkembangan Islam di Bima. Makasar: Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makasar.

Handoko, D. T. (2016). Gusur Rumah Panggung, Proyek Apartemen Digugat. Balikpapan: nasional.tempo.co. Dari https://nasional.tempo.co/read/818576/gusur-rumah-panggung-proyek-apartemen-digugat/full&view=ok.

Handoko, S. (2018). Pengembangan Media Infografis Untuk Pembelajaran Berbasis Sejarah Daerah Menampilkan Eksistensi Candi Songgoriti di SMK Ardjuna 2 Malang. Semarang: Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang.

Hendri. (2021). MPU Terbitkan Fatwa Penyelamatan Situs Sejarah dan Cagar Budaya, Ini Hukum Menjual dan Merusak Situs. Banda Aceh: aceh.tribunnews.com. Dari https://aceh.tribunnews.com/2021/02/11/mpu-terbitkan-fatwa-penyelamatan-situs-sejarah-dan-cagar-budaya-ini-hukum-menjual-merusak-situs.

Huberman, M. (2012). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Jelajah Jejak Malang. (2019). Laporan Tinjauan Awal Situs Sekaran Sebuah Dugaan Korelasi Dengan Wilayah Kuno "Kabalan" Masa Mataram-Majapahit. Malang: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang dan Komunitas Jelajah Jejak Malang.

Kencana, D., & Basid, A. (2015). Aplikasi Metode Geomagnetik Untuk Memetakan Situs Arkeologi Candi Badut Malang Jawa Timur. Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 103-111.

Khakim, M. L., Ramadhan, D. N., Firman, F. D., & Putri, Y. S. (2020). Kegiatan Perawatan dan Pengenalan Wisata Situs Sejarah Pada Zaman Kolonial Makam Dinger Di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Jurnal Praksis dan Dedikasi (JPDS), 3, 6-10.

Kusmiati, N. T., Retnanigsih, S., Dewi, W. D., Hasibuan, H., Subardini, N. N., Surachmad, & Wiyarto, S. (1982a). Laporan Pemugaran Peninggalan Sejarah dan Purbakala Bali dan Nusa Tenggara Barat. Jakarta: Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala.

Kusmiati, T. N., Dewi, D. W., Hadniwati, Subardini, N. N., Surachmad, M. M., Wiyarto, S., & Retnoningsih, S. (1982b). Laporan Seminar Pemugaran dan Perlindungan Peninggalan Sejarah dan Purbakala. Jakarta: Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala.

Mabrun , J. (2012). Pelestarian Warisan Budaya Dalam Era Otonomi Daerah Berdasarkan Kajian Perundang-Undangan. Yogyakarta: Pasca Sarjana Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Maharoesman, Z. R., Suwardhi, D., & Indrajaya, A. (2013). Pembangunan Sistem Informasi Geografis Berbasis WEB untuk Kegiatan Ekskavasi Situs Warisan Budaya Indonesia (StudI Kasus: Komplek Candi Batujaya. Jurnal Konservasi Cagar Budaya Borobudur, 7(2), 35-43.

Mailina, L. (2017). Identifikasi dan Pemanfaatan Potensi Sumber Belajar Berbasis Peninggalan Sejarah di Ambarawa Kabupaten Semarang. Semarang: Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang.

Mansyur, S. (2007). Sumbangan Penelitian Arkeologi Bagi Pembangunan Daerah Maluku. Kapata Arkeologi, 80-100.

Mansyur, S. (2008). Arkeologi Maritim, Kajian Awal untuk Pengembangan Highlight Penenlitian Balai Arkeologi Ambon. Kapta Arkeologi, 4(7), 1-14.

Masykuroh, D. K., & Rudiarto, I. (2016). Kajian Perubahan Penggunaan Lahan dan Harga Lahan di Wilayah Sekitar Pintu Tol Ungaran. TATA LOKA, 18(1).

Midaada, A. (2019). 8 Fakta Situs Kuno di Proyek Tol Malang, nomor 2 berbau mistis. Okezone. Dari Dari https://news.okezone.com/read/2019/03/22/519/2033515/8-fakta-situs-kuno-di-proyek-tol-malang-nomor-2-berbau-mistis.

Midaada, A. (2020). Situs Kuno Ditemuan di Malang, Diduga Permukiman Kuno Era Kerajaan Singosari. Malang: Okezone. Dari https://news.okezone.com/read/2020/10/16/519/2294797/situs-kuno-ditemukan-di-malang-diduga-permukiman-kuno-era-kerajaan-singosari?page=1.

Nurcahyo , A. (2011). Museum Trowulan dan Historiografi Majapahit Penguat Identitas Bangsa Agastya . Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 1(1), 83-89.

Nurhalimah. (2019). Keberadaan Balai Pengelola Cagar Budaya (BPCB) Banten dalam Pelestarian Situs Cagar Budaya di Daerah Cibungbulang. CHRONOLOGIA, 1(2), 54-71.

Nurpratiwi, H., & Putranto, A. (2017). Sejarah dan Fakta Kekinian. Tulungagung: Seminar Sejarah Nasional.

Pramana, A. H., Abdullah, F., Afrizal, T., & Ismail, N. (2018). Pemetaan Struktur Situs Cot Sidi Abdullah Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai Berdasarkan Sebaran Model Resistivitas. Jurnal Geografi.

Pratikno, H., Rahmat, H. K., & Sumantri, S. H. (2020). Implementasi Cultural Resource Management dalam Mitigasi Bencana pada Cagar Budaya di Indonesia. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 7(2), 427-438.

Purwadi, H. (2021). Warga Tengger Gunung Bromo Temukan Situs Purbakala Diduga Sisa Kerajaan Singosari. Kabupaten Malang: jatim.inews.id. Dari https://jatim.inews.id/berita/warga-tengger-gunung-bromo-temukan-situs-purbakala-diduga-sisa-kerajaan-singosari/1.

Ramli, S., & Wikantoyoso, R. (2018). Makna Ruang Sebagai Aspek Pelestarian Situs Sumberawan . Local Wisdom: Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal , 10(1), 31-42.

Ransnawi, R. (2020). Pembelajaran Sejarah Pada Lembaga Non-Formal: Historical Conciousness Komunitas Masyarakat Peduli Sejarah Aceh. Malang: Universitas Negeri Malang.

Riski, P. (2014). Masyarakat Berperan Penting untuk Penyelamatan Situs Bersejarah dan Benda Cagar Budaya. Ketintang: voaindonesia.com. Dari https://www.voaindonesia.com/a/masyarakat-berperan-penting-untuk-penyelamatan-situs-bersejarah-dan-benda-cagar-budaya/2440830.html.

Sasongko, A. (2020). BPCB Ekskavasi Situs Petirtaan Kuno di Kediri. Kediri: republika.co.id. Dari https://republika.co.id/berita/qdi2aw313/bpcb-ekskavasi-situs-pertirtaan-kuno-di-kediri.

Siaran Pers. (Nomor: 087/Sipres/A5.3/HM/III/2019). Struktur Bata Diduga Cagar Budaya Ditemukan di Kabupaten Malang. Jakarta: Biro Komunikasi dan Layanan Mayarakat, Kementrian dan Kebudayaan.

Soekanto, Sugiyanti, S., Dewi, P., & Guntur. (1993). Rencana Induk Taman Purbakala Sriwijaya di Karanganyar Palembang. Jakarta: Proyek Pelestarian/ Pemanfaatan Peninggalan Sejarah dan Purbakala.

Suantika, I. W. (2012). Pengelolaan Sumberdaya Arkeologi. Forum Arkeologi, 25 (1), 185-205.

Sulistyanto, I. (2016). Revitalisasi Situs Masjid Kauman-Pleret Sebagai Upaya Rekonstruksi Kehidupan Religi Pada Zaman Kerajaan Mataram Islam. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 19(23).

Sulistyo, W. D., Khakim, M., & Jauhari, N. (2020). Jelajah Situs Air di Malang Raya. Malang: Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.

Sulistyo, W., Nafi'ah, U., Agung, D., & Cahyono, M. (2020). Jejak Sejarah Malang Raya. Malang: CV. Bintang Sejahtera.

Susanti, D. (2016). Strategi Konservasi Berbasis Masyarakat Pada Kompleks Gua Prasejarah Bellae Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Yogyakarta: Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada.

Susanto, A. (2015). Situs Majapahit di Sidoarjo: Pemilik Mimpi Tanahnya Tak Boleh Didirikan Bangunan. Sidoarjo: Solopos.com. Dari https://www.solopos.com/situs-majapahit-di-sidoarjo-pemilik-mimpi-tanahnya-tak-boleh-didirikan-bangunan-612770.

Tuppang, K. B. (2019). Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Benda-Benda Bersejarah Menurut Undang-Undang Noor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya. Lex Et Societatis, 7(7).

Turaeni, N. (2015). Aplikasi Adi Parwa dalam Relief Situs Candi Kidal. In Forum Arkeologi, 28(2), 131-144.

Wawan, J. H. (2021). Batu Susun Berjejer Diduga Situs Kuno Ditemukan di Prambanan. Magelang: news.detik.com. Dari https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5435920/batu-susun-berjejer-diduga-situs-kuno-ditemukan-di-prambanan.

Widyastuti, E. (2017). Arsitektur Bangunan Suci di Situs Indihiang Kota Tasikmalaya. Balai Arkeologi Jawa Barat.

Wismabrata, M. H. (2019). 5 Fakta Penemuan Situs Kuno di Jombang, Diduga Bekas Dinding hingga Ada Serpihan Tengkorak Manusia. Kompas.com. Dari https://regional.kompas.com/read/2019/06/28/16330161/5-fakta-penemuan-situs-kuno-di-jombang-diduga-bekas-dinding-hingga-ada?page=all.

Wuryani, E., & Purwiyastuti, W. (2012). Menumbuhkan Peran Serta Masyarakat Dalam Melestarikan Kebudayaan dan Benda Cagar Budaya Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kawasan Wisata Dusun Ceto. Satya Widya, 28(2), 147-154.

Yulianto. (2019). Pelestarian Situs dan Benda Bersejarah Harus Libatkan Komunitas Pecinta Budaya. Boyolali: FokusJateng.com. Dari https://www.fokusjateng.com/2019/11/20/pelestarian-situs-dan-benda-bersejarah-harus-libatkan-komunitas-pecinta-budaya/.

Zahroh, N. (2014). Pemanfaatan Situs Singosari dalam Mengembangkan Literasi Sejarah Peserta Didik. J-PIPS, 1(1), 159.

Published

2021-12-01

Issue

Section

Articles