APAKAH SAK ETAP MASIH PENTING BAGI AKUNTABILITAS UMKM?

Arif Widyatama, Andi Sabirin, M. Ihsan, Jarudin Jarudin

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk memahami mengenai penerapan SAK ETAP bagi akuntabilitas UMKM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigm intepretif yaitu dengan mengangkat fenomena atau masalah yang terjadi pada UKM Irwan Bengkel, dengan mengguanakan pendekatan interpretif peneliti ingin melihat pemahaman dari UKM dalam hal ini Irwan Bengkel dalam memahami penerapan SAK ETAP.  Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Irwan Bengkel belum melakukan pencatatan laporan keuangan sesuai dengan  SAK ETAP. Hanya melainkan  laporan yang tidak jelas pencatatanya; kedua faktor-faktor yang tidak terlaksananya pencatatan laporan keuangan berbasis (SAK ETAP) pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Irwan Bengkel, ketiga keberadaan Standar Akuntabilitas Keuangan Entitas Tanpa Publik yang di peruntukan untuk Usaha Kecil dan Mengah tidak dikerahui oleh para pemilik usaha dan kurangnya sumberdaya manusia yang memiliki pemampuan menyusun laporan keuangan. dalam pengambilan keputusan pemilik masih menggunakan intuisi terakhir kurangnya sumberdaya manusia yang dimiliki terutama yang memiliki kemampuan dalam proses penyusunan laporan keuangan.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/vjra.v9i1.24827

Article Metrics

Abstract view : 279 times
PDF file view : 140 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi



Published by :


Universitas Pendidikan Ganesha



VOKASI : JURNAL RISET AKUNTANSI indexed by:

 Crossref      Akreditasi SINTA 5


Creative Commons License
Vokasi : Jurnal Riset Akutansi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.