Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Tingkat Stress Mahasiswa Bimbingan Konseling yang sedang Menjalani Tugas Akhir

Agustinus Goldi Anggara Putra, Tritjahjo Danny, Yustinus Windrawanto

Abstract


Setiap manusia yang berada di dalam belahan dunia manapun pasti memiliki masalah di dalam hidupnya dan mereka harus menyelesaikan masalah – masalah itu dengan kemampuan dan rasa percaya diri yang tinggi. Stanley Hall mengemukakan bahwa masa remaja merupakan 'masa badai dan tekanan' (storm and stress). Banyak dari mereka mengalami stress hingga depresi karena dianggap sudah bias menyelesaikan masalah mereka sendiri. Mahasiswa merupakan remaja yang sangat rentan mengalami stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan tingkat stress mahasiswa bimbingan konseling yang sedang menjalani tugas akhir. Subyek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Kriten Satya Wacana yang sedang mengerjakan tugas akhir berjumlah 56 orang, penulis menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Total Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Kendall Tau dengan bantuan SPSS Windows 20.0. berdasarkan Analisis data, hasilnya didapatkan koefisien rᵪᵧ = 0,063 dengan p = 0,588 > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan tingkat stress mahasiswa bimbingan dan konseling yang sedang menjalani tugas akhir

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jppp.v2i3.16275

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :


Universitas Pendidikan Ganesha



Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) indexed by:

   Crossref 




Creative Commons License

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Penelitian is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.