IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (TGT) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BASKET

I Nyoman Agus Darma Susanta

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII 10 SMP Negeri 3 Banjar sejumlah 32 orang, yaitu 15 orang perempuan dan 17 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal teknik passing bola basket pada siklus I adalah 62.5 (aktif), dan meningkat menjadi 85.5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 68.75% (cukup), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (cherst pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII 10 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket.

Abstract: This study is aimed at improving students’ activity and their learning result of passing technique (chest pass and bounce pass) in basket ball. The technique was implemented through TGT cooperative learning method. This research is a class action research in which the teacher’s role as the researcher within two cycles, including action plan, performance, observation, evaluation and self-reflection. The subject was 32 students of VIII 10 class in VIII 10 SMP Negeri 3 Banjar consisting 15 girls and 17 boys.  The data was analyzed using statistic descriptive method. The activity result using classical technique in the first cycles was 62.5(active) as it increased into 85.5 (active) in the second cycles. Meanwhile, the first cycles showed 68.75% (good) as the result of learning. It increased into 100% (very good) in the second cycles. It can be concluded that the students’ ability in learning passing technique (chest pass and bounce pass) was improved through the implementation of TGT cooperative learning method. It was suggested to the teacher to implement the method as it resulted in improving students’ activity and learning result.

 

Kata-kata kunci: Model pembelajaran, kooperatif ,TGT, aktivitas dan hasil belajar, bola basket.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 61 times
PDF file view : 42 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :




Universitas Pendidikan Ganesha


Jurnal Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan Undiksha indexed by:

 Crossref




Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.