IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH

I Made Satria Budi

Abstract


ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh pada siswa kelas VIII A-1 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek siswa kelas VIII A-1 SMP Negeri 6 Singaraja  berjumlah 35 orang terdiri dari 14 orang putra dan 21 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar lompat jauh secara klasikal sebesar 7,91 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,4 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,49. Persentase hasil belajar lompat jauh secara klasikal pada siklus I sebesar 62,86% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 85,71% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 22,85%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh (gaya jongkok dan gaya menggantung) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII A-1 SMP  Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam proses pembelajaran sebagai alternatif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh.

 

Abstract: This study aims to improve the activity and results learning basic techniques in broad jump VIII A-1 grade students of SMP Negeri 6 Singaraja school year 2012/2013". This study classified as class action research conducted in two cycles. Each cycle consists of an action plan, action, observation and reflection. The subject of research is the VIII A-1 grade students of SMP Negeri 6 Singaraja, amounting to 35 people consisting of the 14 boys and girls 21 students. Data were analyzed using statistical data analysis deskriptif. The result of analysis data activity cycle I learned the basic techniques of broad jump at 7.91 (active), and on the second cycle of 9.4 (quite active). From cycle I to cycle II has increased by 1.49. Percentage yield learning the basic techniques of broad jump in the first cycle of 62.86% (good), and on the second cycle of 85.71% (excellent). From cycle I to cycle II an increase of 22.85%. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activity and the results of learning the basic techniques of broad jump through the implementation of cooperative learning model type TGT the VIII A-1 grade students of SMP Negeri 6 Singaraja school year 2012/2013. Penjasorkes suggested to teachers to implement cooperative learning model type TGT in the learning process as an alternative to improve the activity and results of learning the basic techniques of broad jump.

 

Kata-kata kunci: Model TGT, aktivitas dan hasil belajar.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 53 times
PDF file view : 79 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :




Universitas Pendidikan Ganesha


Jurnal Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan Undiksha indexed by:

 Crossref




Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.