PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BOLA VOLI

I Wayan Pasek Antara ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. ., dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tegallalang, yang berjumlah 21 orang terdiri dari 11 orang putra dan 10 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar passing bola voli secara klasikal pada observasi awal 5,9 (cukup aktif), meningkat pada siklus I menjadi 6,61 (cukup aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 8,30 (aktif). Sedangkan presentase ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada observasi awal 64,2%, meningkat pada siklus I menjadi 69,1%, dan meningkat pada siklus II menjadi 77,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli siswa.
Kata Kunci : TPS, aktivitas, hasil belajar, bola voli.

This study aims to improve the activity and learning outcomes volleyball passing through the implementation of cooperative learning model NHT in Class VIII SMP Negeri 1 Tegallalang school year 2015/2016. The subjects were students of class VIII SMP Negeri 1 Tegallalang, which amounts to 21 people consisting of 11 sons and 10 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the results, the average learning activity in the classical volleyball passing the preliminary observations of 5.9 (quite active), increased in the first cycle to 6.61 (quite active), and increased in the second cycle becomes 8.30 (active) . While the percentage of completeness results in the classical study on the initial observation of 64.2%, an increase in the first cycle to 69.1%, and increased in the second cycle becomes 77.5%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes volleyball passing increased through the implementation of cooperative learning model TPS in Class VIII SMP Negeri 1 Tegallalang school year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers to implement cooperative learning model NHT because it can increase activity and learning outcomes of students passing volleyball.
keyword : NHT, activities, learning outcomes of Volyball.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :




Universitas Pendidikan Ganesha


Jurnal Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan Undiksha indexed by:

 Crossref




Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.