REPRESENTASI MONO NO AWARE YANG TERCERMIN DALAM FILM "GOEMON" KARYA KAZUAKI KIRIYA

I Putu Dody Rama Suciptha, Gede Satya Hermawan, Ni Nengah Suartini

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rasa keindahan Jepang yang disebut dengan Mono No Aware yang selalu diwarnai dengan kesedihan dan kepiluan. Untuk memudahkan meganalisis Mono No Aware penelitian ini menggunakan film Goemon menceritakan tentang  pertempuran Sekigahara dengan kepahlawanan Goemon yang legendaris, yaitu dengan mencuri barang dari orang kaya dan memberikannya kepada orang miskin yang menggambarkan kesengsaraan pada masa tersebut. Penelitian ini bersifat kualitatif karena penjelasan kata bersifat deskriptif. Analisis data dilakukan dengan menggunkan teori Mise En Scene, teori ini meliputi beberapa aspek yaitu, setting, akting, blocking, make-up dan kostum, ruang dan lighting. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam film Goemon mendeskripsikan kesedihan dan kepiluan terlihat pada setting, akting, lighting, make-up dan kostum pada setiap scene yang di analisis

 


Keywords


Film; Mono No Aware; Mise En Scene

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Aso, Isoji, dkk. 1980. Nihon Bungaku Gairon. Tokyo: Shuei Shuppan.

Denesi, Marcel. 2004, Massages, Sign and Meaning: A Basic Texbook in Semiotics and Comunikation Theory.

Jesika, Ismail. (2020). “Memahami Apa Itu Mise en Scene dalam Produksi Film”. (online, https://studioantelope.com/apa-itu-mise-en-scene/ , diakses tanggal 20 Agustus 2020).

Jonathan, Sarwono. 2006. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu

Kodansha. 1994. Japan, An Illustrated Encyclopedia 2. Tokyo: Kodansha Ltd.

Lustyantie, Ninuk. (2012). “ Pendekatan Semiotika Model Roland Barthes dalam karya sastra Prancis”.

Mente, Boye De. (2006). “Elements of Japanese Design. North Clarendon”. Tuttle Publishing.

Marra, F. Michael. (2007). The Poetics of Motoori Norinaga. Dalam “A Hermeneutical Journey”. USA: University Of Hawai’I Press.

Marra, Michael.(1999).” Modern Japanesse Aesthetics: A Reader”. USA: University Of Hawai’I Press.

Pratista, Himawan. (2008). “Memahami Film”. Yogyakarta:Homerian Pustaka.

Perkins, Dorothy. (1991).”Encyclopedia of Japan: Japanese History and Culture, from Abacus to Zori”. New York: Facts on File.

Picken, Stuart D.B. (2004). “Source Book in Shinto: Selected Document”. USA: Greenwood Publishing Group.

Sartini, Arianto, Saring. (2010). Jepang ‘Habis gelap terbitlah terang’: Tinjauan sejarah Jepang pasca perang dunia II. Jurnal Sosio e-Kons, Vol.2 - No.1.




DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jpbj.v7i1.31755

Article Metrics

Abstract view : 40 times
PDF file view : 25 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Publishing by

Japanese Language Education Program

Faculty of Languages and Arts



Ganesha University of Education


Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha (JPBJ) indexed by:

 Crossref

 


Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.