JALINAN PERDAGANGAN ANTARA ETNIS TIONGHOA DENGAN ETNIS BALI DI DESA BATURITI, TABANAN, BALI (Sumbangannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Berbasis Kurikulum 2013)

Authors

  • Ni Made Cristia Dewi .
  • Drs. I Wayan Mudana,M.Si. .
  • Dra. Desak Made Oka Purnawati,M.Hum .

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjps.v6i1.4149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Latar belakang terdapatnya jalinan perdagangan antara etnis Tionghoa dengan etnis Bali di Desa Baturiti, Tabanan, Bali, (2) Bentuk-bentuk jalinan perdagangan antara etnis Tionghoa dengan etnis Bali di Desa Baturiti, Tabanan, Bali, dan (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam jalinan perdagangan antara etnis Tionghoa dengan etnis Bali di Desa Baturiti, Tabanan, Bali dan sumbangannya sebagai sumber belajar sejarah berbasis kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu: (1) Teknik penentuan lokasi penelitian, (2) Teknik penentuan informan, (3) Teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, kajian dokumen), (4) Teknik penjaminan keaslian data (triangulasi data dan triangulasi metode), dan (5) Teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa jalinan perdagangan antara etnis Tionghoa dengan etnis Bali merupakan suatu bentuk kerjasama dalam bidang perdagangan (ekonomi) yang dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi, budaya, sosial, dan politik. Bentuk-bentuk jalinan perdagangan antara etnis Tionghoa dengan etnis Bali di Desa Baturiti, Tabanan, Bali yaitu : (1) Bentuk Perdagangan Barang (produk pertanian dan produk bahan bangunan), (2) Bentuk Perdagangan Jasa. Nilai-nilai yang bisa dijadikan sumber belajar sejarah dalam jalinan perdagangan antara etnis Tionghoa dengan etnis Bali adalah nilai toleransi,kerjasama, etos kerja yang ulet, kreatif dan pantang menyerah.
Kata Kunci : Perdagangan, jalinan kerjasama, sumber belajar sejarah

This study is aimed in order to know (1) Background of the trade relation between Tionghoa ethnic and Balinese ethnic at Baturiti, Tabanan, Bali, (2) Trade forms of Tionghoa ethnic and Balinese ethnic at Baturiti, Tabanan, Bali, (3) Values in relationship between Tionghoa ethnic and Balinese ethnic at Baturiti, Tabanan, Bali and its role as the resources of the study of curriculum 2013 based. This study used qualitative approach which are: (1) Techniques used in deciding the location of the study, (2) Techniques in deciding the informants, (3) Techniques in collectig the Data (observation, interviews, documents recited, (4) The trustful of data, (5) Techniques of data analysis. The result of the study showed that the relationship between Tionghoa ethnic and Balinese ethnic was the relationship in economic field which effected by economic factors, cultures, social, and politics. The form of trade relations between Tionghoa ethnic and Balinese ethnic at Baturiti, Tabanan, Bali were: (1) Trade goods form (agricultural products and building materials products), (2) Trade servise form. Values that can be resources of the history study in trade relation between Tionghoa ethnic and Balinese ethnic at Baturiti, Tabanan, Bali is tolerance, teamwork, hardworking, creative, and never give up.
keyword : Trading, teamwork relationship, resources of history study

Published

2018-04-12

How to Cite

., N. M. C. D., ., D. I. W. M., & ., D. D. M. O. P. (2018). JALINAN PERDAGANGAN ANTARA ETNIS TIONGHOA DENGAN ETNIS BALI DI DESA BATURITI, TABANAN, BALI (Sumbangannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Berbasis Kurikulum 2013). Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah, 6(1). https://doi.org/10.23887/jjps.v6i1.4149

Issue

Section

Articles