Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) di Pejeng, Gianyar, Bali Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA

Authors

  • Anisya Setia Rizqi Sholeha Putri Universitas Pendidikan Ganesha
  • Tuty Maryati Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ketut Sedana Arta Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjps.v10i3.43683

Keywords:

Balai Pelestarian Cagar Budaya, Koleksi, Sumber Belajar Sejarah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) latar belakang berdirinya Balai Pelestarian Cagar Budaya di Pejeng, Gianyar, Bali, (2) koleksi yang disimpan di Balai Pelestarian Cagar Budaya di Pejeng, Gianyar, Bali  yang dapat dijadikan sumber belajar sejarah, dan (3) pemanfaatan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Pejeng, Gianyar, Bali sebagai sumber belajar sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Meliputi: (1) Rancangan Penelitian, (2) Penentuan Lokasi Penelitian,(3) Penentuan Informan, (4) Pengumpulan Data, (5) Kesahihan Data, (6)  Analisis Data. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa: (1) latar belakang berdirinya Balai Pelestarian Cagar Budaya yang diresmikan pada tahun 1989 telah mengalami perubahan nama sebanyak tujuh kali sesuai dengan kebijakan pemerintah (2) koleksi yang disimpan di Balai Pelestarian Cagar Budaya terdiri dari benda peninggalan pada masa paleolithikum, mesolithikum, neolithikum, megalithikum, perundagian dan hindu-budha  (3) Balai Pelestarian Cagar Budaya sejauh ini sudah dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah baik untuk kalangan pelajar atau mahasiswa. Terkhusus bagi siswa SMA koleksi peninggalan diolah menjadi materi alternatif dengan berpacuan pada merti-materi pokok yang telah termuat pada silabus.

Author Biographies

Anisya Setia Rizqi Sholeha Putri, Universitas Pendidikan Ganesha

Program Studi Pendidikan Sejarah-Jurusan Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan

Tuty Maryati, Universitas Pendidikan Ganesha

Program Studi Pendidikan Sejarah-Jurusan Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan

Ketut Sedana Arta, Universitas Pendidikan Ganesha

Program Studi Pendidikan Sejarah-Jurusan Sejarah, Sosiologi dan Perpustakaan

References

Agung, L dan Wahyuni, Sri. 2013. Perencanaan Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta : Penerbit Ombak

Djam’an Satori, Aan Komariah. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta

Hermianto. 2012. Sejarah Indonesia Masa Praaksara. Yogyakarta : Ombak

Kartono. 1996. Pengantar Metodologi Riset Sosial. Bandung: CV. Mandar

Lisdayeni, Sri, dkk. 2015. Penerapan Metode Outdoor Study Dalam Meningkatkan Minat Belajar dan Keterampilan Sosial Siswa. Jurnal FKIP Vol. 3 No. 3. Lampung : Universitas Lampung

Pujaastawa, Ida Bagus Gde. 2016. Teknik Wawancara Dan Observasi Untuk Pengumpulan Bahan Informasi. Denpasar: Universitas Udayana

Prasetyo, Bagus. 2018. Efektivitas Pelestarian CagarBudaya Dalam Undang-UndangNomor 11 Tahun 2010 tentangCagarBudaya. Jurnal Legislasi Indonesia Vol.15 No. 01

Prihantoro, Iptu. 2010. Metode Pembelajaran Outdoor Study. Jakarta: PT Gramedia.

Salim, Syahrum. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Cita Pustaka Media

Soekmono. 1973. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Yogyakarta : Yayasan Kanisius

Downloads

Published

2022-12-30

How to Cite

Rizqi Sholeha Putri, A. S., Maryati, T., & Arta, K. S. (2022). Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) di Pejeng, Gianyar, Bali Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA. Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(3), 51–64. https://doi.org/10.23887/jjps.v10i3.43683

Issue

Section

Articles