KONTRIBUSI SENI RUPA SEBAGAI DISPLIN ILMU DALAM ISLAM DENGAN AFTERLIFE MAPPING

Authors

  • Muhamad Parhan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Eka Nur Lia Sukma Universitas Pendidikan Indonesia
  • Fikri Ilham Nugraha Universitas Pendidikan Indonesia
  • Indri Asofah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Julia Relita George Universitas Pendidikan Indonesia
  • Karyana Tri Utama Universitas Pendidikan Indonesia

Abstract

Abstrak
Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang diekspresikan melalui media rupa atau visual yang sangat bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi disaat perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin meningkat justru muncul kesenjangan yang cukup signifikan antara Seni dengan disiplin ilmu dalam Islam. Padahal seni memiliki porsi yang sangat besar di dalam agama yang menujukan visual dari peristiwa di dunia dan tanda-tanda Ilahi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara
mengumpulkan survey sederhana kepada mahasiswa atau seniman muslim yang berada di Bandung dengan rentang usia 18-21 tahun yang dilakukan secara daring menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi seni rupa sebagai displin ilmu dalam Islam dengan afterlife mapping memerlukan upaya rekonstruksi pemikiran kependidikan dalam rangka mengantisipasi setiap perubahan yang terjadi: pertama, kontribusi seni apa saja yang dihasilkan seniman/mahasiswa muslim pada saat ini; kedua, jangan beranggapan bahwa seni rupa membuat pelaku seni jadi jauh dari kaidah Islam, karena hal tersebut hanyalah
stereotype; ketiga buatlah rencana dengan kontribusi yang dimiliki untuk kehidupan akhirat.
Kata kunci: kontribusi seni rupa; disiplin ilmu; afterlife mapping

Abstract
Fine art is a branch of art that is expressed through visual or visual media that is in close contact with everyday life. However, when the development of science is increasing, there appears a significant gap between art and disciplines in Islam. Whereas art has a very large portion in religion which shows visuals of events in the world and divine signs. The research method uses a qualitative approach by collecting a simple survey of Muslim students or artists in Bandung with an age range of 18-21 years which is carried out online using Google Form. The results show that the contribution of art as a discipline in Islam with afterlife mapping requires an effort to reconstruct educational thinking in order to anticipate any changes that occur: first, what artistic contributions are produced by Muslim artists/students at this time; secondly, do not assume that art makes art  performers away from Islamic principles, because this is just a stereotype; Third, make a plan with the contribution you have for the afterlife.
Keywords: art contribution; disciplines; afterlife mapping

Published

2022-06-30

Issue

Section

Articles