Film Dokumenter Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles Di Desa Tambakan Kecamatan kubutambahan Kabupaten Buleleng

Komang Gede Wenten ., I Gede Mahendra Darmawiguna, S.Kom, M.Sc ., I Made Ardwi Pradnyana, S.T., M.T. .

Abstract


Tradisi lisan merupakan salah satu bentuk ekspresi kebudayaan daerah yang jumlahnya beratus-ratus di seluruh Indonesia. Tradisi Pembayaran Kaul dengan Bulu Geles adalah pembayaran janji atau hutang dengan menggunakan seekor anak sapi jantan sebagai sarananya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : (1) mengimplementasikan Film Dokumenter Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles di Desa Tambakan (2) mengetahui respon pengguna terhadap Film Dokumenter Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles di Desa Tambakan. Metode penelitian yang digunakan dalam Film Dokumenter Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles di Desa Tambakan menggunakan metode cyclic strategy. Aplikasi ini diimplementasikan menggunakan Sony Vegas Pro 13.0 sebagai pembuat video.
Pemanfaatan aplikasi pembuat video dari dampak kemajuan teknologi menyebabkan para remaja atau anak muda mampu berkreasi dalam mengolah video dengan berbagai efek sesuai kemampuan dan keinginan sehingga video dapat dijadikan berbagai sarana yang vital dalam berbagai media promosi. Oleh karena itu, penulis mengembangkan sebuah film dokumenter yang berjudul “Film Dokumenter Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles di Desa Tambakan”. Dengan dikembangkannya film dokumenter ini, diharapkan keberadaan tradisi Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles di Desa Tambakan semakin di kenal, serta dapat dijadikan sebuah media pembelajaran baik dari segi proses dan makna di balik sebuah tradisi Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles yang berada di Desa Tambakan.
Hasil akhir film dokumenter Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles di Desa Tambakan dapat memberikan wawasan bagi penonton terkait tradisi Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles di Desa Tambakan. Respon pengguna terhadap film dokumenter Pembayaran Kaul Dengan Bulu Geles dapat dikategorikan sangat positif.

Kata Kunci : Bulu Geles, Film Dokumenter, Tradisi.

The oral tradition is one form of cultural expression of the region whose numbers hundreds throughout Indonesia. Payment tradition vows with Bulu Geles is a promise or debt payment by using a male calves as ingredients.
The purpose of this study was to: (1) implement Documentary Payments vows With Bulu Geles in Tambakan village. (2) Determine the user response to the Documentary Payments vows With Bulu Geles in Tambakan village.
The method used in the Documentary Payments vows With Bulu Geles in Tambakan village using cyclic strategy. This application is implemented using Sony Vegas Pro 13.0 as a video maker.
Utilization maker application video of the impact of technological advances led to the teenagers or young child is able to be creative in the process the video with various effects according to ability and desire so that video can be used as the means vital in a variety of media promotion.
Therefore, the authors developed a documentary titled "Documentary Payments vows With Bulu Geles in Tambakan village". With the development of this documentary, expected presence Payment tradition vows with Bulu Geles in Tambakan village increasingly well known, and can be used as a medium of learning in terms of both the process and the meaning behind the tradition Payment vows with Bulu Geles in Tambakan village.
The final result documentary Payment vows With Bulu Geles in Tambakan village can provide insight for the audience related payments tradition vows With Bulu Geles in the village. User response to the documentary film payment vows With Bulu Geles can be categorized as very positive.

keyword : Bulu Geles, Documentary, Tradition.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Diterbitkan oleh:

PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Kode Pos 81116
Telp. 0362-27213
Homepage: http://pti.undiksha.ac.id


KARMAPATI Undiksha indexed by:

 

Creative Commons License

KARMAPATI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.