DETEKSI PLAGIARISME PADADOKUMEN SKRIPSI BERDASARKAN TINGKAT KESAMAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LONGEST COMMON SUBSEQUENCE

Authors

DOI:

https://doi.org/10.23887/janapati.v8i3.21299

Keywords:

Kemiripan, Plagiarisme, Longest Common Subsequence

Abstract

Plagiarisme adalah tindakan menyalin, mengambil karangan atau pendapat orang lain tanpa adanya izin tertulis dan menjadikanya seolah-olah pendapatnya sendiri. Hal ini masih menjadi fenomena yang sering terjadi pada instansi akademik atau non akademik. Namun pada jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang belum ada aplikasi yang dapat digunakan untuk mendeteksi plagiarisme. Berdasarkan permasalahan diatas, maka dibuatlah aplikasi deteksi plagiarisme pada dokumen Tugas Akhir / Skripsi yang bernama Document plagiarism Detection (Doristec) dengan menggunakan metode Longest Common Subsequence (LCS) dengan membuat modifikasi untuk mencapai hasil yang sesuai dengan perancangan. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat plagiarisme pada dokumen Tugas Akhir / Skripsi yang nantinya akan diketahui oleh mahasiswa dan panitia Laporan Akhir dan Skripsi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Metode Longest Common Subsequence dapat digunakan untuk deteksi plagiarisme dengan perbandingan dua atau lebih dokumen. Hal ini dapat menjadi alternatif bagi mahasiswa jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang dalam melakukan pengujian terhadap penelitiannya dan bagi panitia Laporan Akhir dan Skripsi dapat melakukan monitoring Laporan Akhir dan Skripsi.

Downloads

Published

2020-01-04

How to Cite

Nawawi, I., Arhandi, P. P., & Rahutomo, F. (2020). DETEKSI PLAGIARISME PADADOKUMEN SKRIPSI BERDASARKAN TINGKAT KESAMAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LONGEST COMMON SUBSEQUENCE. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI, 8(3), 217–226. https://doi.org/10.23887/janapati.v8i3.21299

Issue

Section

Articles