DEPOSISI CALLOSE HASIL INDUKSI LIPOPOLISAKARIDA BAKTERI Pseudomonas syringae pv. tabaci PADA TANAMAN TEMBAKAU

Penulis

  • Pipit Marianingsih
  • Andi Salamah
  • Yuki Ichinose

Abstrak

ABSTRAK
Callose, β-1,3-glukan, merupakan senyawa alami yang terdapat pada tanaman dan terlibat dalam sistem pertahanan tanaman. Callose merupakan bentuk pertahanan tanaman yang penting karena dapat menjadi penghalang awal masuknya patogen ke dalam tanaman. Deposisi callose termasuk ke dalam sistem pertahanan aktif karena akan terinduksi jika tanaman terserang patogen. Molekul patogen yang dilaporkan dapat menginduksi deposisi callose adalah lipopolisakarida (LPS), komponen utama membran luar bakteri gram negatif. Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari induksi deposisi callose pada tanaman tembakau oleh LPS yang diekstraksi dari bakteri Pseudomonas syringae pv. tabaci (Pta). Bakteri Pta merupakan fitopatogen penyebab penyakit wildfire pada tembakau. Untuk pengamatan deposisi callose, daun tembakau diinfiltrasi dengan LPS Pta 400 μg/ml dan 800 μg/ml serta diinkubasi selama 24 jam dan 48 jam. Selanjutnya, klorofil daun diluruhkan menggunakan larutan laktofenol dan daun diwarnai dengan aniline blue. Hasil pengamatan menunjukkan deposisi callose yang telah diwarnai dengan aniline blue tampak berpendar warna hijau ketika diamati menggunakan mikroskop fluoresensi. Intensitas deposisi callose, hasil induksi LPS bakteri Pta, dalam satu daun tampak tidak merata di semua bagian daun, namun dan cenderung terdeposisi di sekitar pertulangan daun.

Diterbitkan

2012-12-15

Terbitan

Bagian

Seminar Nasional MIPA