Pelatihan Tendangan Drill 10 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Putri Pencak Silat

Authors

  • I Komang Adi Palgunadi Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Denpasar, Indonesia
  • Putu Citra Permana Dewi Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Denpasar, Indonesia
  • Kadek Dian Vanagosi Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Denpasar, Indonesia
  • Ni Luh Putu Indrawathi Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23887/jiku.v9i2.36745

Keywords:

Pelatihan, Kecepatan, Tendangan Sabit, Pencak Silat

Abstract

Lemahnya kemampuan atlet putri pencak silat saat melakukan serangan, tendangannya terutama tendangan sabit. mengakibatkan atelt kehilangan poin karena lawan mudah mengantisipasi serangan yang diberikan. Hal ini berdampak terhadap perolehan perstasi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan tendangan drill kanan kiri 10 repetisi 5 set terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit atlet putri pencak silat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen. Penelitian dilaksanakan selama 6 minggu. Sampel penelitian berjumlah 24 orang atlet putri, dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 12 orang. Kelompok perlakuan diberikan pelatihan tendangan drill kanan kiri 10 repetisi 5 set. Pengumpulan data menggunakan instrument berupa tes. Data dianalisi dengan uji t-independen. Hasil analisis data menunjukkan  rerata kecepatan tendangan sabit sesudah pelatihan pada kelompok perlakuan terjadi peningkatan 41,25%, sedangkan kelompok kontrol terjadi peningkatan sebesar 19,28%. Hasil t-test independent rerata tes akhir kecepatan tendangan sabit antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebesar -3,652 dengan nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05 (p = 0,001 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pelatihan tendangan drill kanan kiri 10 repetisi 5 set memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit atlet putri pencak silat BN Kintara.

References

Bangun Novembrian Y.P & Sugiyoto. (2017). Pengaruh Variasi Latihan Quickness Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Pada Pembinaan Prestasi Pencak Silat Pok Fkip Uns Tahun 2016/2017. Jurnal Olahraga Dan Prestasi, 10(1), 27–33.

Dewi, A. K. (2014). Kontribusi kelincahan dan kecepatan terhadap tendangan sabit pada atlet pencak silat putra usia 12-14 tahun. Jurnal Kesehatan Olahraga, 2(2).

Hamdani. (2014). Evaluasi IMT & Kondisi Atlet PELATNAS Pencak SilatSEA Games Tahun 2013. PPs Universitas Negeri Surabaya, Surabaya.

Hartoyo, A. R. E. (2015). Survei Pembinaan PenCak Silat Di PerguruAn PencakSilat Se-Kabupaten Wonogiri Tahun 2013/2014. Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations, 4(12), 2246–2250. https://doi.org/10.15294/active.v4i12.8797.

Hendri Irawadi. (2014). Kondisi fisik dan pengukurannya. UNP Press: Sukabina.

Ihsan, N., Sepriadi, S., & Suwirman, S. (2018). Hubungan Status Gizi Dan Motivasi Berprestasi Dengan Tingkat Kondisi Fisik Siswa Pplp Cabang Pencak Silat Sumatera Barat. Sporta Saintika, 3(1), 410 –422. https://doi.org/10.24036/sporta.v3i1.61.

Ilham, N. (2015). Hubungan Konsentrasi Terhadap Hasil Belajar Pencak Silat Jurus Tunggal. . 4(1):42- 44. Jurnal Altius, 4(1), 42–44.

Kholis, M. N. (2016). Aplikasi Nilai-Nilai Luhur Pencak Silat Sarana Membentuk Moralitas Bangsa. Jurnal SPORTI, 2(2), 76–84. Retrieved from. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/pjk/article/view/508/390.

Lesmana, H. S. (2019). Profil Delayed Onset Muscle Soreness (Doms) Pada Mahasiswa Fik Unp Setelah Latihan Fisik. Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan), 2(1), 50–59.

Lesmana, H. S., & Broto, E. P. (2018). Profil Glukosa Darah Sebelum, Setelah Latihan Fisik Submaksimal dan Selelah Fase Pemulihan Pada Mahasiswa FIK UNP. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 8(2), 44–48.

Lesmana, H. S., Padli, P., & Broto, E. P. (2018). Pengaruh Recovey Aktif dan Pasif Dalam. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 2(2), 38–41.

Lubis Johansyah & Wardoyo Hendro. (2016). Pencak Silat Edisi Ketiga. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Marlianto, F., Yarman, Sutisyana, A., & Defliyanto. (2018). Analisis Tendangan Sabit Pada Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Di Kota Bengkulu. KINESTETIK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 2(2), 179–185. https://doi.org/10.33369/jk.v2i2.8740.

Marlianto, F., & Yarmani, Y. (2018). Analisis Tendangan Sabit pada Perguruan Pencak Silat Tapak Suci di Kota Bengkulu. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 2(2), 179–185.

Muhtar, T. (2020). Pencak silat. UPI Sumedang Press.

Mulyana. (2014). Pendidikan Remaja Silat. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nabila, Y., Malinda, M. S., Maulana, Y. I., & Gilang Panggraita, N. (2021). Pengaruh Latihan Tendangan Menggunakan Ban Karet Terhadap Hasil Tendangan Sabit Pencak Silat. Jurnal HalamanOlahraga Nusantara, 4(1), 77–88. https://doi.org/10.31851/hon.v4i1.5074.

Nala, I. G. N. (2015). Prinsip Pelatihan Fisik Olahraga. In Denpasar: Udayana University Press. Denpasar: Udayana University Press.

Nugraha, B. E. (2014). Analisis Kecepatan Tendangan Pencak Silat Pada Pesilat Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Mulawarman. Samarinda: Universitas Mulawarman.

Nurul Ihsan, S. (2018). Sumbangan Konsentrasi terhadap Kecepatan Tendangan Pencak Silat. Jurnal Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 8(1), 1–6. https://doi.org/10.15294/miki.v8i1.11873.

Palar, C. M., Wongkar, D., & Ticoalu, S. H. R. (2015). Manfaat latihan olahraga aerobik terhadap kebugaran fisik manusia. EBiomedik, 3(1).

Pratiwi, R. A., Purnomo, E., & Mimi Haetami. (2018). Pengaruh latihan plyometrik terhadap kecepatan tendangan T Pencak Silat. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(11).

Rosalina, M. (2017). Profil Atlet Pencak Silat Pra Porda Dilihat Dari Aspek Psikologi Dan Fisiologi. JUARA : Jurnal Olahraga, 2(2), 174–180. https://doi.org/10.33222/juara.v2i2.44.

Rosmawati, F.-U., Darni, F.-U., & Syampurma, H. (2019). Hubungan Kelincahan Dan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat Silaturahmi Kalumbuk Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jurnal Menssana, 4(1), 44–52.

Sakti, N. W. P., Wibawa, E., & Mulyajaya, M. S. (2017). Pengaruh Latihan Ladder Drills Dan Zig Zag Run Terhadap Kelincahan Tendangan Sabit Kanan Kiri Pesilat Putra Tapak Suci Caringin Sukabumi. Prosiding Seminar Nasional Pendidik Dan Pengembang Pendidikan Indonesia Dengan Tema “Membangun Generasi Berkarakter Melalui Pembelajaran Inovatif,” 363–370. Retrieved from http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/Semnas/article/view/312.

Saputra, J., Syafria, & Sofino. (2018). Pengaruh Latihan Push –Up Dan Latihan Pull –Up terhadap Kemampuan Pukulan Lurus Olahraga Pencak Silat Pada Siswa Ekstrakurikuler smp Negeri 1kota Bengkulu. KINESTETIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasman, 2(1), 104–110. https://doi.org/10.33369/jk.v2i1.9194.

Sinulingga, A., Simatupang, N., & Mentari, S. P. (2020). Dampak agen sosial terhadap prestasi atlet pusat pendidikan dan latihan pelajar. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 6(3), 794–806. https://doi.org/10.29407/js_unpgri. v6i3.1 5277.

Spyanawati, N. L. P., & Mudariani, N. W. (2015). Pengaruh Metode Pelatihan Terhadap Keterampilan Jurus Tunggal Pencak Silat Pada Atlet Pemula (10-12 Tahun) di Perguruan Bakti Negara Kecamatan Tegallalang Gianyar. Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 14(1), 7–20. https://doi.org/10.20527/multilateral.v14i1.2466.

Sudiana, I. K., & Sepyanawati, N. L. P. (2017). Keterampilan dasar pencak silat. Rajawali Pers.

Sudirjo, E., & Rukmana, A. (2019). Teknik Serangan Yang Dominan Menghasilkan Kemenangan Pada Pertandingan Pencak Silat Kategori Tanding. SpoRTIVE, 4(1), 401–410.

Sudirman, R. (2015). Pengaruh Metode Latihan Pliometrik Dan Maxex Dengan Kekuatan Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Pencak Silat Di Stkip Setia Budhi Rangkasbitung. Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 14(1), 54–61. https://doi.org/10.20527/multilateral.v14i1.2470.

Sukadiyanto dan Dangsina Muluk. (2011). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. Bandung: Lubuk Agung.

Sumantri, R. J., Sulaiman, S., & Nasuka, N. (2016). Pengaruh media gaya mengajar latihan dan tingkat motor educability terhadap hasil belajar pencak silat. Journal of Physical Education and Sports, 5(2), 127–133.

Supriyoko, A., & Mahardika, W. (2018). Kondisi Fisik Atlet Anggar Kota Surakarta. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 4(2), 280–292. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v4i2.12540.

Syafruddin. (2011). Ilmu Kepelatihan Olahraga teori dan Aplikasinya Dalam Pembinaan Olahraga. Padang: UNP Press.

Yarmani, & Japriansyah, Z. (2017). Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Dan Kelentukan Terhadap Tendangan Belakang Pada Pesilat Padepokan Pencak Silat Bengkulu. Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 1(2), 75–79. https://doi.org/10.33369/jk.v1i2.10925.

Downloads

Published

2021-08-15

How to Cite

Palgunadi, I. K. A., Dewi, P. C. P., Vanagosi, K. D., & Indrawathi, N. L. P. (2021). Pelatihan Tendangan Drill 10 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Putri Pencak Silat. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 9(2), 91–98. https://doi.org/10.23887/jiku.v9i2.36745

Issue

Section

Articles