PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL MEGOAK-GOAKAN TERHADAP PERKEMBANGAN KETERAMPILAN LOKOMOTOR ANAK KELOMPOK B DI TK GUGUS JEMPIRING KECAMATAN DENPASAR BARAT

Ni Made Anom Pramita Sari, Ni Nyoman Ganing, Luh Ayu .Tirtayani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan perkembangan keterampilan lokomotor antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui permainan tradisional megoak-goakan dan kelompok anak yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus Jempiring Denpasar Barat yang berjumlah 446 orang anak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random. Sampel penelitian ini adalah kelompok B4 PAUD Kusuma 2 Denpasar berjumlah 25 anak sebagai kelompok eksperimen dan TK Buana Kumara Asih Denpasar berjumlah 24 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil post-test dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil yang didapat thitung=3,01 dan ttabel= 2,00 (pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 47). Oleh karena thitung 3,01> ttabel 2,00 maka terdapat perbedaan yang signifikan perkembangan keterampilan lokomotor antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui permainan tradisional megoak-goakan dengan kelompok anak yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata perkembangan keterampilan lokomotor yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (77,64>71,33). Maka dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional megoak-goakan berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan lokomotor pada anak kelompok B PAUD Gugus Jempiring Denpasar Tahun Pelajaran 2016/2017.
Kata Kunci : permainan tradisonal megoak-goakan, perkembangan keterampilan lokomotor

This research aims to determine the significant differences in the development of locomotor skills between groups of children who were taught through traditional megoak-goakan games and groups of children learned through conventional learning. This type of research is a quasi experiment with Nonequivalent Control Group Design design. The population in this research is all children of group TK Gugus Jempiring West Denpasar, amounting to 446 children. Sampling was done by random technique. The sample of this research is B4 PAUD Kusuma 2 Denpasar group of 25 children as experimental group and TK Buana Kumara Asih Denpasar amounted to 24 children as control group. Post-test results were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics using the t-test. Based on the results obtained thitung = 3.01 and ttabel = 2.00 (at 5% significance level with dk = 47). Therefore thitung 3.01> ttabel 2.00 then there is a significant difference in the development of locomotor skills between groups of children who are taught through traditional megoak games with groups of children who are taught through conventional learning. The average development of locomotor skills obtained between the experimental groups was higher than the control group (77.64> 71.33). So it can be concluded that the traditional game megoak-go affect on the development of locomotor skills in children group B PAUD Gugus Jempiring Denpasar Lesson 2016/2017.
keyword : tradisional game megoak-goakan, locomotor skills development

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/paud.v5i1.11213

Article Metrics

Abstract view : 454 times
PDF file view : 168 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :


Universitas Pendidikan Ganesha


Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini  Undiksha indexed by:

Akreditasi SINTA 4 Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha    Crossref      


Creative Commons License

Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.