Dampak Pola Asuh Demokratif dan Primisif Terhadap Kualitas Motorik Anak 5-6 Tahun

Authors

  • Febi Rahmawati Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23887/paud.v10i1.42518

Keywords:

motorik, pola asuh

Abstract

Kemampuan motorik cenderung diabaikan oleh beberapa pihak stimulan, seperti orangtua dan guru. Hal ini disebabkan beberapa faktor salah satunya pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh demokratif dan promisif terhadap kualitas motorik anak 5-6 tahun. Jenis penelitian ini merupakan penelitian metode campuran yang dilakukan dengan desain penelitian eksperimental dengan tipe penelitian pre-eksperimental. Subjek pada penelitian ini merupakan 2 (dua) orang anak laki-laki dengan usia berada pada rentan usia 5-6 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan observasi. Pengelolaan data menggunakan metode studi pustaka dengan analisis kuantitaf yang dijabarkan secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh pola asuh orangtua terhadap kualitas kemampuan motorik anak, yang ditunjukan dengan adanya perbedaan kualitas motorik anak dengan pola asuh primisif memiliki kemampuan motorik yang baik (normal) sedangkan anak dengan pola asuh demokratif memiliki kemampuan motorik lebih (advanced). Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam menentukan pola asuh yang tepat untuk anak.

Author Biography

Febi Rahmawati, Universitas Pendidikan Indonesia

Program Studi Pendidikan Guru Pendiddikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Indonesia , Tasikmalaya, Indonesia  

Published

2022-04-01

How to Cite

Rahmawati, F. (2022). Dampak Pola Asuh Demokratif dan Primisif Terhadap Kualitas Motorik Anak 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(1). https://doi.org/10.23887/paud.v10i1.42518

Issue

Section

Articles