ANALISIS SALURAN PEMASARAN BAWANG MERAH DI DESA SONGAN KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI TAHUN 2013

Authors

  • Wayan Juli Arista .
  • Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .
  • Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjpe.v4i1.4024

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1)menganalisis pola saluran pemasaran bawang merah yang dilakukan di desa Songan Kecamatan Kintamani, (2) mengetahui jumlah margin pemasaran dari masing-masing saluran pemasaran bawang merah di Desa Songan, (3) menganalisis efisiensi pemasaran bawang merah dengan pendekatan fungsi-fungsi pemasaran, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, analisis farmer’s share, dan analisis marjin pemasaran. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah petani bawang merah, pedagang pengepul, dan pedagang pengecer yang ada di Desa Songan. Objek penelitian adalah pola saluran pemasaran bawang merah. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan metodedokumentasi. Data dianalisissecara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Pertama, pola saluran pemasaran bawang merah di Desa Songan ada empat pola yaitu (1) pola saluran I : Petani – Konsumen, (2) pola saluran II : Petani – Pengecer – Konsumen, (3) pola saluran III : Petani – Pedeagang Pengepul – Pengecer – Konsumen, dan (4) pola saluran IV : Petani – Pedagang Pengepul – Pasar Jawa (Jakarta). Kedua, jumlah marjin pemasaran dari masing – masing saluran pemasaran adalah pola saluran IV memiliki marjin sebesar Rp 5.000;00/kg, III memiliki marjin sebesar Rp 4.000;00/kg, II memiliki marjin sebesar Rp 2.000;00/kg, dan saluran pemasaran I tidak memiliki marjin pemasaran karena petani langsung menjualnya ke konsumen akhir. Ketiga, pola saluran pemasaran di Desa Songan secara keseluruhan masih belum efesien karena dua kreteria berikut, 1) memiliki presentase >5% sedangkan presentase untuk dikatakan efesien adalah <5%; 2) pola saluran pemasaran bawang merah di Desa Songan masih sangat panjang.
Kata Kunci : saluran pemasaran, marjin pemasaran, efesiensi pemasaran

The research aims to (1) analyze patterns of onion marketing channels made in the village of Songan, district of Kintamani, (2) find out the amount of marketing margin of each onion marketing channel in the Village of Songan, (3) analyze the efficiency of onion marketing by marketing functions approach, marketing agencies, marketing channels, the farmer's share analysis, and analysis of marketing margins. The type of the research is a descriptive study. The subjects is onion farmer, traders wholesalers, and retailers in the village of Songan. The object of research is the pattern of onion marketing channels. Data is collected through interviews and documentation methods. Data is analyzed descriptively and quantitatively. The results of the research show that. First, the pattern of onion marketing channels in the village of Songan there are four patterns, namely (1) the channel pattern of I: Farmers – Consumer, (2) the channel pattern of II: Farmers – Retailer – Consumer, (3) the channel pattern of III: Farmers – Traders Wholesalers – Retailer – Consumer, (4) the channel pattern of IV: Farmers – Traders Wholesalers – Java Market (Jakarta).Second, the number of marketing margin of each marketing channel is as follows the channel pattern of IV has a margin of Rp 5,000/kg, the channel pattern of III has a margin of Rp 4,000/kg, the channel pattern of II has a margin of Rp 2,000/kg, and the channel pattern of I does not have a marketing margin because farmers sell directly to the end consumer.Third, the pattern of marketing channel in the village of Songan as a whole still not efficient because of the following two criteria, 1) has a percentage >5%, while the percentage to say efficient is < 5%; 2) the pattern of onion marketing channel in the Village Songan still very long.
keyword : marketing channel, marketing margins, marketing efficiency

Published

2014-08-27

Issue

Section

Articles